lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Kepastian pahit harus diterima PSBS Biak setelah menelan kekalahan telak dari Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-31 BRI Super League yang berlangsung Sabtu, 2 Mei 2026. Bermain di kandang lawan, PSBS tak mampu membendung dominasi tuan rumah dan harus menyerah dengan skor mencolok 0-4.
Hasil ini memastikan PSBS Biak resmi terdegradasi. Mereka tertahan di angka 18 poin dan tidak lagi memiliki peluang matematis untuk keluar dari zona merah, meski masih menyisakan beberapa pertandingan. Jarak poin dengan tim di atas mereka sudah terlalu jauh untuk dikejar dalam waktu yang tersisa.
Sepanjang pertandingan, PSBS Biak sebenarnya mencoba tampil disiplin, terutama pada babak pertama. Namun, setelah kebobolan di awal babak kedua, konsentrasi tim mulai goyah. Serangan demi serangan Persebaya sulit dibendung, hingga akhirnya empat gol bersarang tanpa balas.
Secara keseluruhan musim, performa PSBS memang belum stabil. Minimnya konsistensi, terutama dalam bertahan, menjadi salah satu faktor utama kegagalan mereka bertahan di kasta tertinggi. Selain itu, produktivitas lini depan yang kurang tajam juga membuat mereka kesulitan mengejar poin.
Dengan hasil ini, PSBS Biak harus mulai bersiap menghadapi musim berikutnya di level yang berbeda. Evaluasi menyeluruh menjadi hal yang tak terelakkan jika mereka ingin kembali bersaing di kompetisi tertinggi pada masa mendatang.
Klasemen Terbaru Memanas, Persib dan Borneo Saling Kejar
Persaingan papan atas BRI Super League semakin memanas memasuki pekan ke-31 yang bergulir pada awal Mei 2026. Hingga Minggu, 3 Mei 2026, Persib Bandung masih bertahan di puncak klasemen dengan koleksi 69 poin.
Namun posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Borneo FC membayangi ketat dengan jumlah poin yang sama. Persib hanya unggul dalam catatan head-to-head, yang untuk sementara menjadi pembeda di antara keduanya.
Situasi ini membuat perebutan gelar semakin menarik. Dengan hanya empat pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga. Satu hasil imbang atau kekalahan bisa langsung mengubah posisi di puncak klasemen.
Di bawah dua tim teratas, Persija Jakarta masih menjaga peluang meski terpaut poin cukup jauh. Sementara itu, Persebaya Surabaya menunjukkan tren positif dan terus merangsek naik setelah meraih kemenangan besar pada pekan ini.
Tidak hanya di papan atas, persaingan juga terjadi di papan tengah dan bawah. Sejumlah tim masih berjuang memperbaiki posisi, baik untuk mengamankan tempat di klasemen maupun menghindari zona degradasi.
Klasemen terbaru ini mencerminkan ketatnya kompetisi musim ini. Tidak ada tim yang benar-benar aman, baik di jalur juara maupun dalam upaya bertahan di liga. Semua akan ditentukan dalam beberapa pertandingan terakhir yang penuh tekanan.
Peluang Persib Juara, Empat Laga Jadi Penentu
Persib Bandung berada dalam posisi yang sangat strategis dalam perburuan gelar BRI Super League musim 2025/2026. Hingga awal Mei 2026, mereka masih memimpin klasemen dengan 69 poin, unggul head-to-head atas pesaing terdekat, Borneo FC.
Kemenangan penting atas Bhayangkara FC pada laga sebelumnya menjadi modal berharga. Pelatih Bojan Hodak menyebut hasil tersebut sebagai langkah penting dalam menjaga peluang juara.
Meski demikian, perjalanan Persib belum sepenuhnya aman. Kapten tim Marc Klok mengingatkan bahwa masih ada empat pertandingan tersisa yang harus dijalani dengan fokus penuh. Ia menyebut setiap laga sebagai “final” yang menentukan nasib tim di akhir musim.
Dalam waktu dekat, Persib akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Senin, 4 Mei 2026, sebelum melakoni laga krusial melawan Persija Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026. Dua pertandingan ini diprediksi akan sangat berpengaruh terhadap posisi akhir mereka.
Jika mampu menjaga konsistensi dan meraih hasil maksimal, peluang Persib untuk meraih gelar juara terbuka sangat lebar. Namun, ketatnya persaingan membuat mereka tidak boleh kehilangan fokus sedikit pun.
Empat laga tersisa akan menjadi penentu segalanya. Persib kini berada di garis depan, tetapi tekanan dari pesaing membuat setiap langkah harus diambil dengan sangat hati-hati.
