Pesan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya di Hari Pendidikan Nasional 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Pendidikan Nasional kembali menjadi ruang refleksi bagi berbagai elemen bangsa. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menyampaikan pandangannya dalam wawancara via telepon pada Sabtu (02/05/2026), dengan menyoroti satu isu penting yang kerap luput dari pembahasan pendidikan: pengenalan politik sejak dini.

Dalam pandangannya, pendidikan tidak hanya berbicara tentang ilmu pengetahuan formal, tetapi juga tentang bagaimana membentuk kesadaran sebagai warga negara. Ia menilai, politik selama ini sering dipersepsikan sempit—identik dengan kekuasaan—padahal memiliki fungsi yang jauh lebih luas dan strategis.

Aslim menjelaskan, politik pada dasarnya adalah alat pembangunan. Di dalamnya, berbagai aspirasi masyarakat dihimpun, dipertimbangkan, lalu diperjuangkan menjadi kebijakan yang menentukan arah bangsa.

“Bagaimana suara masyarakat diperjuangkan, bagaimana nilai-nilai luhur dijaga, dan bagaimana arah pembangunan ditentukan, itu semua terjadi di ruang politik,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa pemahaman politik yang baik, generasi muda berpotensi hanya menjadi penonton dalam proses besar tersebut. Padahal, mereka adalah bagian penting dari masa depan yang sedang dirancang hari ini.

Selain sebagai alat pembangunan, ia juga menekankan bahwa politik memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Ia kemudian menyinggung sejumlah peristiwa penting dalam sejarah diplomasi Indonesia sebagai contoh nyata bagaimana politik menjadi instrumen pertahanan bangsa.

Salah satunya adalah Perjanjian Linggarjati, yang menjadi pengakuan awal Belanda terhadap eksistensi Republik Indonesia, meski masih terbatas pada wilayah tertentu. Perjanjian ini membuka jalan bagi perjuangan diplomatik di tingkat internasional.

Perjalanan itu berlanjut dengan Perjanjian Renville, yang meski penuh tekanan dan kompromi, tetap menjadi bagian dari strategi mempertahankan eksistensi negara di tengah situasi yang tidak seimbang.

Puncaknya, Indonesia berhasil memperoleh pengakuan kedaulatan melalui Konferensi Meja Bundar, sebuah forum diplomasi internasional yang menandai berakhirnya konflik terbuka dengan Belanda.

“Kalau melihat sejarah, kita ini tidak hanya bertahan dengan senjata, tapi juga dengan kecerdasan politik. Diplomasi itu bagian dari pertahanan negara,” kata Aslim.

Dalam konteks kekinian, ia menilai tantangan bangsa tidak lagi selalu berbentuk fisik. Pengaruh global, arus informasi, hingga pertarungan ideologi menjadi bagian dari dinamika yang harus dihadapi. Oleh karena itu, pemahaman politik dinilai penting sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Namun demikian, Aslim juga mengingatkan bahwa politik memiliki dua sisi. Ia mengibaratkannya seperti pisau bermata dua—bisa menjadi alat untuk kemaslahatan, tetapi juga berpotensi merusak jika disalahgunakan.

Pandangan inilah yang melatarbelakangi pentingnya pendidikan politik sejak dini. Ia beranggapan, daripada generasi muda mengenal politik dari praktik-praktik yang keliru, lebih baik mereka diperkenalkan sejak awal melalui pendekatan yang sehat dan terarah.

“Lebih baik dikenalkan dengan benar sejak awal, daripada dipahami secara keliru di kemudian hari,” ujarnya.

Ia membayangkan pendidikan politik yang tidak bersifat indoktrinatif, melainkan edukatif—yang mengajarkan nilai, etika, serta cara berpikir kritis dalam melihat persoalan publik. Dengan pendekatan yang tepat, politik tidak lagi terasa asing atau menakutkan, tetapi justru menjadi bagian dari pembelajaran sebagai warga negara.

Menurut Aslim, generasi muda perlu memahami bahwa politik bukan sekadar kontestasi, melainkan juga tentang tanggung jawab, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan bersama.

“Indonesia bisa merdeka, berdiri kokoh, itu karena leluhur kota jago berpolitik. Mereka bisa menandingi strategi yang dilakukan pihak-pihak asing yang ingin menguasai negeri ini. Kalau generasi penerus bangsa ini tidak memahami dan menguasai urusan politik, negara ini bisa terancam,” tegas Aslim.

Di akhir pesannya, ia menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pemahaman generasi mudanya, termasuk dalam hal politik.

“Yang kita butuhkan adalah generasi tidak hanya aktif, tapi juga faham,” tutupnya.

Berita lainnya:

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya: “Kalau 2 Pilar Ini Terjaga, Indonesia Pasti Digdaya!”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana siang tadi terasa bersahaja. Meja kayu, suara sendok beradu pelan, dan aroma masakan rumahan yang...

Borong Dua Penghargaan, JNE Perkuat Posisi di Logistik Digital

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. JNE kembali menegaskan eksistensinya di industri logistik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni...

Peras Pedagang, 8 Bea Cukai Gadungan di Tasikmalaya Diringkus Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi bea cukai gadungan di Tasikmalaya akhirnya terbongkar. Delapan orang pelaku yang menyamar sebagai petugas resmi...

Terbaru

Bupati Karawang: Underpass Karawang Jadi Prioritas

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat menyiapkan...

Kasus NV Disorot, Aktivis Desak Pembenahan Perlindungan Anak Usai Hardiknas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan kasus perundungan terhadap siswa berinisial...

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya: “Kalau 2 Pilar Ini Terjaga, Indonesia Pasti Digdaya!”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana siang tadi terasa bersahaja. Meja...

Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Tekankan Penanganan Serius Bullying dan Kekerasan Anak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026...

Jadwal Samsat Keliling Bogor Sabtu 2 Mei 2026

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Warga yang hendak membayar pajak kendaraan...

Pramuka Ciamis Bantu Amankan Pelepasan Jemaah Haji

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah suasana haru pelepasan jemaah...

10 Fakta Penting di Balik Aksi Rusuh Mayday Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peristiwa mayday Bandung pada Jumat, 1...

Jemaah Haji Ciamis Kloter 15 Awali Keberangkatan dari Kertajati

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tangis haru dan doa mengiringi langkah...

Ajaib! Rumah Anisa Cherrybelle Terbakar, 3500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kabar mengejutkan datang dari Anisa Rahma....

Bupati Garut Terima Aspirasi Buruh di Hari May Day

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima...

Priangan Timur

Kasus NV Disorot, Aktivis Desak Pembenahan Perlindungan Anak Usai Hardiknas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan kasus perundungan terhadap siswa berinisial...

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya: “Kalau 2 Pilar Ini Terjaga, Indonesia Pasti Digdaya!”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana siang tadi terasa bersahaja. Meja...

Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Tekankan Penanganan Serius Bullying dan Kekerasan Anak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026...

Pramuka Ciamis Bantu Amankan Pelepasan Jemaah Haji

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah suasana haru pelepasan jemaah...

Jemaah Haji Ciamis Kloter 15 Awali Keberangkatan dari Kertajati

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tangis haru dan doa mengiringi langkah...

Bupati Garut Terima Aspirasi Buruh di Hari May Day

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima...

Bupati Garut Dorong Wisata Lewat Pameran Foto “Frame Of Garut”

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka...

Wali Kota Banjar Salurkan Program Berdaya Bantu Warga Rentan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar menyalurkan bantuan sosial...

Perspektif

Popular Categories