lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peristiwa mayday Bandung pada Jumat, 1 Mei 2026, yang bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional di Bandung menjadi sorotan publik setelah aksi yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi berubah menjadi kericuhan di sejumlah titik kota. Aksi yang semestinya diwarnai tuntutan kesejahteraan buruh justru berujung pembakaran fasilitas umum dan gangguan ketertiban.
Berikut ini adalah 10 fakta penting di balik aksi rusuh Mayday Bandung yang perlu dipahami secara utuh—bukan sekadar potongan video viral yang lewat di timeline.
Kronologi dan Aktor di Balik Kericuhan
1. Mayday Bandung 2026 Berujung Ricuh
Aksi mayday Bandung yang berlangsung di Bandung berubah dari demonstrasi menjadi kerusuhan terbuka. Situasi memanas sejak sore hingga malam hari, terutama di kawasan pusat kota.
2. Titik Kerusuhan di Cikapayang–Tamansari
Kericuhan terpusat di sekitar simpang Cikapayang dan Jalan Tamansari, termasuk area dekat Gedung DPRD Jawa Barat. Lokasi ini sebelumnya menjadi titik aksi penyampaian aspirasi mahasiswa.
3. Pembakaran Pos Polisi dan Warung
Salah satu insiden paling mencolok dalam aksi rusuh Mayday Bandung adalah pembakaran pos polisi. Api bahkan merambat ke warung warga di sekitar lokasi, memperbesar dampak kerugian.
4. Muncul Massa Berpakaian Hitam
Kericuhan dipicu oleh kelompok yang datang dengan ciri khas: pakaian hitam dan wajah tertutup. Kehadiran mereka menjadi pembeda antara aksi damai dan aksi anarkis.
5. Jumlah Massa Diperkirakan 150 Orang
Menurut keterangan aparat, jumlah kelompok perusuh ini mencapai sekitar 150 orang. Mereka bergerak dalam formasi yang cukup terorganisir.
Halaman selanjutnya; Motif, Dampak dan Penanganan









