Tiba-Tiba Kepala Samsat Bandung Dipecat, Ini Alasan KDM

lintaspriangan.com,BERITA BANDUNG.Kepala Samsat Bandung dipecat. Keputusan mengejutkan ini datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung, setelah menurutnya ditemukan pelanggaran dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor. Langkah ini langsung menarik perhatian publik, terutama karena kebijakan yang dilanggar justru baru saja diluncurkan.

Kepala Samsat Bandung dinilai tidak menjalankan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang mengatur kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa KTP pemilik pertama. Dalam praktiknya, masih ada petugas yang meminta dokumen tersebut, sehingga bertentangan dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Masalah ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat. Seorang warga mengaku tetap diminta KTP pemilik pertama saat hendak membayar pajak tahunan, meskipun aturan baru memperbolehkan cukup membawa STNK dan KTP pihak yang menguasai kendaraan. Pengalaman itu kemudian menjadi pemicu perhatian pemerintah.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa temuan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Ia menyebut masih ada petugas yang tidak memberikan pelayanan sesuai standar dan mengabaikan kebijakan yang bertujuan mempermudah masyarakat. Karena itu, Kepala Samsat Bandung langsung dinonaktifkan sementara sebagai bentuk tindakan tegas.

Kebijakan pembayaran pajak tanpa KTP pemilik pertama sendiri resmi berlaku sejak 6 April 2026. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 47/KU.03.02/Bapenda, yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak di Jawa Barat.

Namun, implementasi di lapangan ternyata belum berjalan optimal. Hanya berselang dua hari sejak kebijakan diberlakukan, justru ditemukan ketidaksesuaian dalam pelayanan. Hal inilah yang kemudian mendorong evaluasi cepat dari pemerintah provinsi.

Untuk menelusuri akar masalah, Dedi Mulyadi langsung menerjunkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk mengetahui siapa yang bersalah, tetapi juga memahami kenapa kebijakan tersebut tidak berjalan efektif di tingkat pelaksana.

Selain itu, pengawasan juga diperluas ke seluruh kantor Samsat di Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan serupa benar-benar diterapkan secara konsisten dan tidak hanya berhenti di atas kertas.

Pemerintah menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah memberikan kemudahan, bukan menambah hambatan baru. Karena itu, seluruh petugas diminta untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kasus Kepala Samsat Bandung ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan kebijakan tidak hanya ditentukan oleh aturan yang dibuat, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam pelaksanaannya. Ketika aturan sudah dipermudah, tetapi praktik di lapangan masih mempersulit, maka yang dipertaruhkan bukan hanya pelayanan—tetapi juga kepercayaan publik. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories