Jembatan Ambruk di Majalengka, Akses Warga Dua Desa Terputus Akibat Erosi Sungai Cikasarung

Jembatan penghubung dua desa di Majalengka ambruk akibat erosi Sungai Cikasarung, aktivitas warga lumpuh total.

lintaspriangan.com, Berita Majalengka โ€” Jembatan penghubung antara Blok Dukuh Domba, Desa Liangjulang, dan Blok Sawala, Desa Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ambruk pada Selasa (4/11/2025). Peristiwa itu menyebabkan akses utama warga dua desa terputus total, memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas.

Kapolsek Kadipaten, AKP Budi Wardana, menjelaskan bahwa insiden jembatan ambruk Majalengka pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada malam hari. Mereka segera melapor kepada aparat desa dan pihak kepolisian setempat. โ€œKami bersama unsur Muspika Kecamatan Kadipaten langsung turun ke lokasi untuk melakukan monitoring dan koordinasi,โ€ kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/11/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta. โ€œKondisinya cukup parah. Struktur utama jembatan runtuh ke dasar sungai,โ€ ujar Budi.


Erosi Sungai Cikasarung Jadi Penyebab Utama

Dari hasil investigasi sementara, penyebab jembatan ambruk Majalengka diduga kuat akibat erosi tanah penyangga jembatan yang terkikis derasnya arus Sungai Cikasarung. Arus sungai itu meningkat tajam setelah hujan deras mengguyur kawasan Kadipaten dan sekitarnya sejak Senin (3/11/2025) sore hingga malam hari.

โ€œErosi di sekitar pondasi jembatan membuat struktur penyangga tidak lagi kuat menahan tekanan air. Akibatnya, jembatan akhirnya roboh,โ€ jelas AKP Budi. Ia menambahkan, kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di dua desa.

Jembatan dengan panjang sekitar 6 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1 meter itu dibangun pada tahun 2014 melalui dana aspirasi pemerintah daerah. Sejak dibangun, jembatan ini menjadi jalur penghubung utama antara Desa Liangjulang dan Desa Kadipaten yang banyak digunakan warga untuk ke pasar, sekolah, serta akses pertanian.

Sejumlah warga mengaku khawatir jika kondisi serupa terulang kembali, mengingat intensitas hujan di wilayah Majalengka mulai meningkat menjelang akhir tahun. โ€œBiasanya kalau hujan deras, arus Sungai Cikasarung memang sangat kencang. Kami harap segera diperbaiki karena jembatan itu satu-satunya akses utama,โ€ ujar Dedi (42), warga Desa Liangjulang.


Langkah Cepat Pemerintah dan Koordinasi Teknis

Menanggapi peristiwa jembatan ambruk Majalengka ini, unsur Muspika Kadipaten telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka. Tim teknis dari dinas tersebut dijadwalkan segera melakukan asesmen lanjutan di lokasi untuk memastikan keamanan struktur sebelum dilakukan pembangunan kembali.

โ€œKami sudah berkoordinasi dengan pihak PUTR Majalengka untuk mempercepat penanganan. Pemerintah daerah ingin memastikan jembatan baru nanti dibangun dengan perhitungan teknis yang lebih kuat,โ€ ujar Budi.

Baca juga: SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

Ia menegaskan bahwa penanganan cepat menjadi kunci agar akses masyarakat segera pulih. Menurutnya, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi ekonomi warga dua desa. Banyak warga bergantung pada jalur tersebut untuk kegiatan perdagangan dan transportasi hasil pertanian.

โ€œKami bersama pemerintah daerah terus berupaya agar jalur ini bisa segera digunakan kembali. Jembatan ini vital bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi,โ€ kata Budi.

Selain koordinasi teknis, aparat kepolisian juga berupaya menjaga keamanan di sekitar lokasi jembatan yang ambruk. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga melintas di area berbahaya serta menghindari kemungkinan longsor tambahan akibat kondisi tanah yang labil setelah hujan.


Warga Didorong Waspadai Cuaca Ekstrem

Peristiwa jembatan ambruk Majalengka menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Jawa Barat bagian timur, termasuk Majalengka dan sekitarnya.

Budi mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri melintas di jalur berisiko tinggi, terutama di dekat sungai atau jembatan dengan kondisi tanah rawan erosi. โ€œKami minta warga lebih berhati-hati dan segera melapor bila menemukan tanda-tanda longsor atau retakan di area jembatan,โ€ ucapnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah mitigasi bencana dengan memperkuat struktur penahan tanah di beberapa jembatan kecil lain di wilayah Kadipaten. Upaya ini diharapkan bisa mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Jembatan ambruk Majalengka akibat erosi Sungai Cikasarung memutus akses dua desa. Pemerintah segera ambil langkah perbaikan cepat. (MD)


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kebakaran Purbaratu Dilaporkan Melanda Rumah Warga, Penyebab Masih Dugaan

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Purbaratu dilaporkan melanda sebuah rumah di...

Gempa Pangandaran M4,2 Terasa di Ciamis dan Sejumlah Wilayah

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN. Gempa Pangandaran berkekuatan magnitudo 4,2 terjadi pada...

Rahasia Wawangi Situ Gede, Sendratari Budaya Tasikmalaya Siap Bawa Legenda ke Panggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kisah legenda dan kekayaan budaya lokal...

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital, 72 TPS Disiapkan Perangkat Khusus

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak...

Viral Dangdutan di Masjid Ciamis, Kadus Akui Salah dan Minta Maaf

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pagelaran hiburan dalam rangka memeriahkan HUT...

JAWA BARAT

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

12 Daerah Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis Jabar hingga 20 Agustus

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan 12...

Rahasia Wawangi Situ Gede Pentas di Taman Budaya Jabar Sore Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Pementasan Rahasia Wawangi Situ Gede dari Kota Tasikmalaya...

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

Olahraga

Popular Categories