lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kebakaran lahan di Bogor terjadi di kawasan Gunung Wangun, Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin petang, 13 Juli 2026. Api membakar hamparan alang-alang hingga kobarannya terlihat jelas dari sejumlah titik di sekitar lokasi.
Kebakaran yang muncul menjelang malam itu sempat membuat warga cemas. Api telah membesar ketika pertama kali terlihat, sementara lahan yang terbakar berada tidak jauh dari kawasan yang dihuni masyarakat. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor.
Api Terlihat Membakar Alang-alang
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, M Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.10 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas dari warga, api terlihat membakar lahan yang dipenuhi alang-alang. Saat kejadian, kondisi lokasi disebut relatif sepi sehingga tidak ada warga yang mengetahui secara pasti dari mana titik api bermula.
Laporan kebakaran diterima petugas Damkar Kota Bogor sekitar pukul 18.20 WIB. Personel pemadam kemudian tiba di lokasi pada pukul 18.31 WIB atau sekitar sebelas menit setelah laporan masuk.
Kobaran api yang terlihat membentang di kawasan perbukitan juga terekam dalam sejumlah video warga. Rekaman tersebut memperlihatkan cahaya api cukup mencolok di tengah kondisi hari yang mulai gelap.
Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api bergerak semakin luas. Penanganan dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang dapat kembali memicu kebakaran.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 50 menit. Setelah seluruh titik yang dianggap berisiko ditangani, petugas menyatakan situasi di lokasi telah aman dan terkendali.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran lahan Bogor tersebut. Belum ada pula informasi resmi mengenai kerusakan bangunan milik warga akibat peristiwa itu.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Hingga proses pemadaman selesai, Damkar Kota Bogor belum dapat memastikan penyebab munculnya api. Petugas memperoleh laporan ketika kobaran telah membesar dan membakar alang-alang.
Karena itu, dugaan mengenai sumber api—termasuk kemungkinan berasal dari pembakaran sampah atau aktivitas lain—belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan. Kepastian penyebab membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di sekitar titik awal kebakaran.
Peristiwa di Gunung Wangun menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama di lahan kering yang ditumbuhi rumput dan alang-alang. Api kecil dapat merambat dengan cepat ketika bertemu tumbuhan kering dan hembusan angin.
Warga juga diminta segera melapor kepada petugas apabila melihat asap atau titik api di lahan terbuka. Laporan cepat memberi kesempatan lebih besar bagi petugas untuk mengendalikan api sebelum mendekati rumah penduduk.
Dalam kejadian kali ini, kecepatan warga menyampaikan informasi dan respons Damkar Kota Bogor membantu mencegah kebakaran berkembang menjadi ancaman yang lebih besar. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
