lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tata kelola digital Ciamis menjadi objek riset dan praktik lapangan 90 mahasiswa bersama 21 dosen Universitas Pasundan. Rombongan diterima Pemerintah Kabupaten Ciamis di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis pada Senin, 13 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Tata Kelola Digital Pemerintah Daerah dalam Mendukung Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Ciamis”. Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan antara kampus dan pemerintah daerah mengenai pelayanan publik, administrasi, serta pemanfaatan teknologi.
Ciamis Dipilih sebagai Lokus Pembelajaran
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyambut kegiatan itu sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Ia berharap rangkaian riset dan praktik memberikan manfaat bagi dunia akademik sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Menurut Andang, Kabupaten Ciamis tetap mampu mempertahankan berbagai capaian pembangunan meski menghadapi keterbatasan anggaran. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja bersama berbagai unsur masyarakat dan kuatnya semangat gotong royong.
Dari pihak kampus, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan, Rasman Sonjaya, menyebut Ciamis dipilih karena memiliki sejumlah capaian pembangunan. Pengelolaan lingkungan menjadi salah satu bidang yang dipandang dapat memberikan pengalaman pembelajaran langsung kepada mahasiswa.
Pilihan terhadap Ciamis membuat mahasiswa tidak hanya mempelajari teori dari ruang kelas. Mereka dapat melihat bagaimana kebijakan disusun, pelayanan dijalankan, dan tantangan pemerintahan daerah dihadapi dalam kondisi nyata.
Akun resmi Administrasi Publik FISIP Unpas juga mengonfirmasi Kabupaten Ciamis sebagai lokasi utama kegiatan riset. Hal tersebut memperkuat bahwa kegiatan bukan hanya agenda pemerintah daerah, tetapi merupakan program akademik yang dijalankan pihak kampus.
Riset Diharapkan Menghasilkan Masukan
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembekalan, diskusi, serta pemaparan mengenai inovasi tata kelola digital. Materi tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami praktik penyelenggaraan pemerintahan dan hubungan antara teknologi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Tata kelola digital Ciamis menjadi penting karena transformasi teknologi tidak cukup hanya menghadirkan aplikasi. Sistem digital juga harus membantu mempercepat layanan, memudahkan akses masyarakat, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan menghasilkan data yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Bagi masyarakat, ukuran keberhasilannya bukan seberapa banyak istilah digital digunakan, melainkan seberapa mudah pelayanan diakses, seberapa cepat aduan ditangani, serta seberapa akurat data dijadikan dasar kebijakan.
Karena itu, riset mahasiswa Unpas berpeluang menghasilkan sudut pandang baru bagi Pemkab Ciamis. Temuan akademik dapat menjadi bahan untuk mengenali layanan yang sudah berjalan baik, bagian yang masih perlu diperbaiki, serta peluang inovasi yang dapat dikembangkan.
Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa daerah dapat menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi perguruan tinggi. Sebaliknya, pemerintah daerah memperoleh kesempatan menerima gagasan dari kalangan akademik yang melihat persoalan melalui pendekatan ilmiah.
Tata kelola digital Ciamis pada akhirnya tidak hanya menjadi tema penelitian. Hasil kegiatan akan lebih bernilai apabila dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi yang sederhana, realistis, dan benar-benar membantu pelayanan masyarakat.
Ikuti perkembangan berita Ciamis dan Priangan Timur melalui Google Follow serta Kanal WhatsApp Lintas Priangan. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
