Lain Sendiri, WFH Pemkot Bekasi Pilih Hari Rabu

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kebijakan WFH Pemkot Bekasi jadi sorotan. Di saat banyak instansi memilih hari Jumat sebagai waktu kerja fleksibel, Pemerintah Kota Bekasi justru mengambil jalur “anti-mainstream”: menetapkan setiap hari Rabu sebagai hari work from home (WFH) bagi ASN.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai bagian dari strategi efisiensi sekaligus penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara. Namun, di balik keputusan yang tampak sederhana itu, ada pertimbangan teknis yang cukup serius.

Tri menjelaskan, pemilihan hari Rabu bukan keputusan acak—apalagi hasil lempar dadu di ruang rapat. Hari tersebut dipilih agar tidak mengganggu pelayanan publik yang biasanya padat di awal dan akhir pekan kerja. Pernyataan tersebut disampaikan Tri kepada media, Jumat (03/04/2026).

Dengan kata lain, Rabu dianggap sebagai “titik tengah aman”: tidak terlalu sibuk seperti Senin, tapi juga belum mendekati puncak kebutuhan layanan seperti Jumat.

Selain itu, kebijakan WFH Pemkot Bekasi juga dikaitkan dengan upaya efisiensi energi dan pengurangan konsumsi bahan bakar. Dengan ASN bekerja dari rumah satu hari dalam sepekan, mobilitas diharapkan turun, sehingga berdampak pada penghematan BBM dan listrik.

Namun, WFH di Bekasi bukan berarti “rebahan resmi negara”. Ada aturan ketat yang menyertainya.

ASN yang menjalani WFH diwajibkan tetap aktif bekerja, melaporkan kinerja, dan bahkan mengaktifkan GPS di ponsel sebagai bentuk pengawasan lokasi kerja. Kebijakan ini memastikan bahwa WFH tidak disalahartikan sebagai cuti terselubung.

Dalam implementasinya, Pemkot Bekasi juga menerapkan sistem hybrid. Tidak semua ASN bekerja dari rumah secara penuh. Untuk sektor pelayanan publik, operasional tetap berjalan dengan pengaturan khusus.

Beberapa layanan bahkan tetap beroperasi normal 100 persen, seperti:

  • Dinas Perhubungan
  • Puskesmas
  • Layanan kebersihan dan pengangkutan sampah
  • Pematusan dan layanan teknis lainnya

Sementara itu, unit kerja administratif dapat menjalankan WFH secara lebih fleksibel. Untuk layanan semi-publik, jumlah pegawai yang bertugas di kantor dikurangi hingga sekitar 50 persen.

Tri menegaskan, prinsip utama dari kebijakan ini adalah satu: pelayanan publik tidak boleh terganggu. Pemerintah kota bahkan telah melakukan evaluasi langsung ke sejumlah instansi sebelum kebijakan ini diterapkan.

Kebijakan ini juga disebut sebagai bagian dari penyesuaian terhadap arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi, meski belum ada regulasi seragam yang mengatur hari pelaksanaan WFH di setiap daerah.

Dengan kombinasi efisiensi, pengawasan digital, dan skema kerja hybrid, WFH Pemkot Bekasi menjadi salah satu model kebijakan daerah yang cukup berbeda dibandingkan wilayah lain.

Dan satu hal yang pasti:
Kalau dulu orang menunggu Jumat untuk santai, di Bekasi sekarang… Rabu yang mulai “berasa weekend”—tapi tetap harus kirim laporan kerja. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kebakaran TPA Nangkaleah Belum Padam, Asap Masuk Permukiman Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran TPA Nangkaleah di Kampung Cioray, Desa Sukasukur,...

Polres Tasikmalaya Bongkar 3 Kasus Curanmor, Modus Kunci Palsu hingga Penadah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya mengungkap tiga kasus pencurian...

Mobil Dinas Wali Kota Tasikmalaya Viral Melaju Kencang Dikawal Patwal, Kenapa?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan mobil dinas...

Merebak! Aroma Miliaran Rupiah dalam Penanganan WNA di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pengusutan dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal...

Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Karangpapak, Berawal dari Upaya Menolong Teman

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Suasana wisata di Pantai Karangpapak Santolo,...

JAWA BARAT

Ceceran Minyak Karawang Ditemukan di Dua Pesisir, PHE ONWJ Tak Temukan Kebocoran Fasilitas

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Temuan ceceran minyak Karawang dilaporkan di perairan Tanjungpakis...

PSEL Kota Bekasi Dijadwalkan Groundbreaking 26 Agustus, Ditargetkan Rampung 18 Bulan

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pembangunan PSEL Kota Bekasi dijadwalkan memasuki tahap...

Skuad Persib 2026/2027 Berisi 32 Pemain, 12 Legiun Asing untuk Empat Kompetisi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Persib Bandung memperkenalkan skuad Persib 2026/2027 yang...

Dana BOP Rp2,5 Miliar, Siswa Aktif Ternyata Hanya Hitungan Jari

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Ada yang janggal dalam penyaluran...

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Olahraga

Popular Categories