Kerusakan Jembatan CBL Bekasi Disorot Lagi, Warga Swadaya Patungan Rp10 Juta

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Lebih dari satu dekade menunggu perbaikan, harapan warga di sekitar Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) akhirnya berubah menjadi aksi gotong royong. Karena tak kunjung mendapat penanganan, masyarakat rela melakukan swadaya mengumpulkan uang hingga Rp10 juta untuk menambal jalan berlubang di atas jembatan yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan.

Di balik aksi itu tersimpan satu pertanyaan besar: mengapa infrastruktur vital yang rusak selama bertahun-tahun belum juga diperbaiki secara permanen?

Jembatan CBL yang menghubungkan sejumlah kawasan di Kabupaten Bekasi itu selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisi permukaan jalannya dipenuhi lubang, retakan, dan kerusakan yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Lebih dari 10 Tahun Rusak, Warga Khawatir Jembatan Ambles

Kerusakan Jembatan CBL bukan persoalan baru. Warga menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Seiring meningkatnya volume kendaraan, kerusakan pun semakin parah hingga memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.

Selain permukaan jalan yang berlubang, sejumlah bagian jembatan juga dinilai mengalami penurunan kualitas sehingga memunculkan kekhawatiran akan potensi kerusakan yang lebih besar apabila tidak segera ditangani.

Tak Menunggu Pemerintah, Warga Bergerak Sendiri

Merasa perbaikan tak kunjung datang, warga akhirnya mengambil inisiatif.

Melalui swadaya, mereka menggalang dana sekitar Rp10 juta untuk membeli material dan menutup lubang-lubang di atas jembatan agar lebih aman dilalui kendaraan.

Aksi gotong royong tersebut dilakukan secara sukarela oleh warga sekitar sebagai upaya meminimalkan risiko kecelakaan sambil menunggu adanya perbaikan permanen dari pemerintah.

Tambalan Hanya Solusi Sementara

Meski membuat kondisi jalan sedikit lebih baik, warga menyadari tambalan tersebut bukan solusi jangka panjang.

Kerusakan konstruksi dan usia jembatan memerlukan penanganan teknis yang lebih menyeluruh agar keamanan pengguna jalan benar-benar terjamin.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan rehabilitasi total sehingga jembatan kembali layak digunakan tanpa dihantui kekhawatiran setiap kali melintas.

Infrastruktur Vital yang Tak Bisa Terus Diabaikan

Jembatan CBL memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Bekasi.

Jika kerusakannya terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya terhadap keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi mengganggu mobilitas ekonomi masyarakat.

Aksi patungan warga menjadi gambaran nyata bahwa persoalan infrastruktur bukan sekadar urusan pembangunan fisik, melainkan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses jalan yang aman.

Kini, harapan warga sederhana: tambalan swadaya itu cukup menjadi solusi sementara, sementara perbaikan permanen segera direalisasikan agar jembatan yang telah melayani masyarakat selama puluhan tahun dapat kembali berfungsi dengan aman. (HS)


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories