Wajah Baru Jembatan Cirahong: Menghubungkan Kembali Harapan 2 Kabupaten

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tepian Sungai Citanduy, air mengalir tenang di antara tebing-tebing yang menghijau. Di atasnya, bentang besi berwarna kusam memanjang: Jembatan Cirahong, sebuah jembatan peninggalan era kolonial Belanda yang selama puluhan tahun menjadi saksi lalu-lalang kehidupan. Di bawah rangka baja itu, warga dari Ciamis dan Tasikmalaya bertukar senyum, hasil bumi berpindah tangan, dan cerita-cerita lama menyeberang dari satu tepian ke tepian lain.

Namun waktu punya cara sendiri untuk menguji ketangguhan. Dalam usianya yang sudah melebihsi satu abad, ditambah dengan keterbatasan daya dukung, membuat akses bagi kendaraan roda empat harus ditutup. Sejak itu, jalur vital ini kehilangan sebagian denyutnya. Mobil-mobil yang dulu melintas kini harus memutar jauh, sementara warga hanya bisa berharap ada jalan baru yang sanggup mengembalikan keterhubungan seperti dulu.

Dan, harapan itu kini mulai menjelma. Pemerintah pusat, bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, memulai langkah besar, membangun jembatan baru yang tak sekadar menjadi lintasan, tapi juga simbol kebangkitan konektivitas di selatan Jawa Barat.

Dari Mimpi Panjang ke Meja Perencanaan

Rencana pembangunan Jembatan Cirahong bukan gagasan yang muncul tiba-tiba. Sejak lama, pemerintah daerah dan warga bermimpi menghadirkan kembali jalur yang aman dan nyaman di titik ini. Mimpi itu mendapat tenaga baru ketika pemerintah pusat menetapkan proyek ini sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pembangunan Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan.

Di atas kertas, proyek ini tak hanya akan memperbaiki konektivitas antarwilayah, tapi juga menjadi bagian dari strategi besar menggerakkan ekonomi di selatan Jawa Barat. Dalam rapat-rapat panjang, Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya berbagi tanggung jawab.

“Kita sudah lalui proses yang cukup panjang. Tahun 2022, Tasikmalaya memulai Feasibility Study, untuk menguji kelayakan teknis, sosial, dan ekonominya. Dua tahun kemudian, Ciamis menuntaskan tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED), yang merinci segala aspek teknis pembangunan,” papar Bupati Ciamis, Dr.  H. Herdiat Sunarya.

Lahan dan Tanggung Jawab

Namun, sebelum baja dan beton bisa disusun, ada lahan yang harus dibebaskan. Totalnya sekitar 46 ribu meter persegi di Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis. Sebagian, sekitar 19.555 m², milik Kementerian Perhubungan melalui PT KAI DAOP 2 Bandung, yang akan digunakan dengan skema kerja sama pemanfaatan barang milik negara. Sisanya, sekitar 26.450 m², adalah lahan milik warga, termasuk 4.553 m² untuk pelebaran jalan menuju jembatan.

Kini prosesnya sudah memasuki tahap penilaian (appraisal) harga tanah, setelah sebelumnya dilakukan penetapan lokasi (Penlok) dan sosialisasi kepada masyarakat. Bagi pemerintah daerah, tahap ini krusial—karena lancarnya pembebasan lahan akan menentukan mulus tidaknya tahap pembangunan konstruksi ke depan.

Bukan Sekadar Lintasan

Menurut Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis, Dr. H. Taufik Gumelar, S.T., M.M., ketika jembatan baru nanti berdiri, ia akan menjadi jalur utama pergerakan orang dan barang, memangkas waktu tempuh, dan membuka akses bagi perdagangan serta pariwisata. Pemerintah juga berharap bentang jembatan di atas Sungai Citanduy itu bisa menjadi magnet wisata baru—memadukan panorama alam dengan konstruksi modern. Efeknya diharapkan mengalir ke warung-warung, penginapan, hingga transportasi lokal, menciptakan multiplier effect yang menghidupkan ekonomi warga.

Menunggu dengan Doa dan Optimisme

Di balik semua hitungan teknis, ada harapan yang tak bisa diukur dengan angka.  “Kami memohon doa agar semua proses pelepasan tanah dapat diberikan kelancaran, keselamatan, dan berjalan tepat waktu atas izin dan ridha Allah,” ujar H. Taufik.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Jembatan Cirahong yang baru akan menjadi lebih dari sekadar infrastruktur. Ia akan menjadi penanda bahwa kerja sama lintas wilayah dan kesabaran panjang mampu menjembatani masa lalu dengan masa depan, menghubungkan bukan hanya dua kabupaten, tapi juga ribuan asa yang menunggu di kedua tepinya. (Lintas Priangan/Nank)

Kunjungan Kapolda Jabar di Ciamis, Soroti Kekeringan hingga Ancaman Banjir dan...

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis tengah menghadapi dua persoalan yang datang beriringan. Kekeringan masih dirasakan di sejumlah wilayah, sementara musim penghujan mulai tiba dengan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Usai Kecelakaan, Yoyo Kembali Jualan Cilok Berkat Bantuan Kapolda Jabar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Setelah sempat terhenti akibat kecelakaan, Yoyo,...

Kunjungan Kapolda Jabar di Ciamis, Soroti Kekeringan hingga Ancaman Banjir dan Longsor

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis tengah menghadapi dua persoalan...

Dari Balai Desa ke Tribun, 250 Perangkat Desa Siap Dukung PSGC Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dukungan untuk PSGC Ciamis di Liga...

Rakerkab PPDI Ciamis, Bupati Tekankan Integritas Perangkat Desa di Tengah Efisiensi Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Keterbatasan anggaran tidak boleh ikut membatasi...

Rumah Lapuk Ambruk Timpa Rumah di Baregbeg Ciamis, Dua Bangunan Rusak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah rumah lapuk ambruk dan menimpa...

JAWA BARAT

3 Orang Jadi Tersangka, Data Warga Jebol dan Diduga Dijual Lewat API Key dan Bot Telegram

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Data pribadi warga yang semestinya terlindungi...

Sekdis Dishub Sukabumi Dijemput Polisi, Dugaan Pelecehan Siswi PKL

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Penanganan dugaan pelecehan siswi PKL di...

Kebakaran Ciumbuleuit Berdampak pada 19 Warga, Tiga Titik Panas Masih Ditangani

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penanganan kebakaran Ciumbuleuit di kawasan Cihanja, Kecamatan...

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

Olahraga

Popular Categories