lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dukungan untuk PSGC Ciamis di Liga 2 Indonesia 2026/2027 mulai bergerak dari berbagai kalangan, termasuk perangkat desa. Mereka menyatakan perangkat desa dukung PSGC. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis berencana membawa ratusan anggotanya ke Stadion Galuh untuk memberikan dukungan langsung kepada Laskar Singacala pada pertandingan kandang berikutnya.
Sedikitnya 250 perangkat desa ditargetkan hadir dan memenuhi Tribun Utara.
Ketua PPDI Kabupaten Ciamis mengatakan antusiasme anggotanya cukup tinggi. Dari sekitar 3.000 perangkat desa yang ada di Kabupaten Ciamis, sekitar 300 orang disebut telah mendaftarkan diri untuk ikut memberikan dukungan.
“Untuk pertandingan besok, estimasi suporter sekitar 250 orang yang akan hadir di Tribun Utara. Dari sekitar 3.000 perangkat desa, sudah ada sekitar 10 persen yang mendaftar, kurang lebih 300 orang,” ujarnya seusai Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) PPDI Ciamis di Bumi Galuh Satria, DOI Hotel dan Resto, Kamis (17/9/2026).
Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah.
PPDI bahkan membuka kemungkinan mengerahkan hingga 500 perangkat desa apabila koordinasi dengan berbagai pihak berjalan sesuai rencana.
“Kalau support dari beberapa pihak lancar dan di luar prediksi bisa sampai 500, alhamdulillah. Yang jelas kami ingin memberikan dukungan nyata kepada PSGC,” katanya.
Bukan sekadar datang dan menonton
Rencana tersebut tidak muncul begitu saja.
Gagasan mengorganisir perangkat desa sebagai kelompok pendukung PSGC berawal dari sejumlah anggota PPDI yang memiliki latar belakang sebagai suporter sepak bola.
Mereka kemudian mengusulkan agar perangkat desa yang datang ke stadion tidak hanya duduk menyaksikan pertandingan, tetapi ikut menciptakan atmosfer dukungan bagi tim kebanggaan Ciamis.
“Banyak anggota PPDI yang merupakan mantan suporter. Mereka ingin sesama perangkat desa, terutama yang usia 30 tahun ke atas, ikut bernyanyi dan memberikan dukungan. Jadi bukan hanya datang, duduk, kemudian menonton,” ujarnya.
Konsep tersebut membuat kehadiran perangkat desa di stadion diarahkan menjadi dukungan kolektif.
Mereka diharapkan ikut bernyanyi, memberikan semangat dan membangun atmosfer pertandingan bersama kelompok suporter lainnya.
Bagi PPDI, dukungan tersebut juga tidak dirancang hanya untuk satu pertandingan.
Perangkat desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis akan diajak berangkat bersama menuju Stadion Galuh.
“Minimal dari setiap wilayah satu mobil atau satu bus kita berangkat. Kami ingin dukungan ini bisa terus berjalan untuk PSGC,” katanya.
Ada bantuan 100 tiket
Rencana mengerahkan perangkat desa semakin terbuka setelah PPDI memperoleh bantuan tiket untuk anggotanya.
Sebanyak 100 tiket disebut telah diberikan untuk mendukung kehadiran perangkat desa di Stadion Galuh.
Dukungan tersebut kemudian menjadi bagian dari upaya PPDI membangun kehadiran yang lebih terorganisir di tribun.
Bagi PSGC, tambahan dukungan dari perangkat desa tentu dapat menjadi bagian dari atmosfer laga kandang, terutama ketika tim membutuhkan energi tambahan dari pendukungnya.
PPDI berharap PSGC Ciamis bangkit
Ketua PPDI Ciamis juga menyoroti penampilan PSGC pada pertandingan sebelumnya.
Menurutnya, Laskar Singacala masih membutuhkan waktu untuk menemukan komposisi terbaik.
Ia mengaku sempat berdiskusi dengan sejumlah staf pelatih dan menilai permainan PSGC sebenarnya telah menunjukkan sejumlah sisi positif meski hasil akhirnya belum sesuai harapan.
“Saya kira setangannya juga bagus, cuma kurang hoki, kurang beruntung. Mungkin karena uji cobanya juga kurang, sehingga kemarin masih menebak-nebak dan komposisi terbaiknya belum ketahuan,” ujarnya.
Kini, harapan PPDI sederhana: dukungan dari tribun dapat ikut menyuntikkan energi bagi para pemain untuk meraih hasil lebih baik.
Mereka berharap PSGC mampu tampil maksimal sekaligus mengamankan tiga poin pertama di Stadion Galuh.
“Mudah-mudahan yang terbaik akan ditampilkan PSGC dan tiga poin pertama bisa diraih di Stadion Galuh,” pungkasnya. (FSL/HS)







