5 Jejak Perjuangan Kemerdekaan di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, WASBANG. Tasikmalaya, sebuah kota di Jawa Barat, memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perlawanan masyarakat dan tokoh-tokoh lokalnya memberikan kontribusi signifikan dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah. Berikut adalah beberapa jejak perjuangan kemerdekaan di Tasikmalaya yang mungkin belum banyak diketahui.

Perlawanan KH. Zainal Musthafa

Salah satu tokoh sentral dalam perjuangan di Tasikmalaya adalah KH. Zainal Musthafa. Lahir dengan nama Hudaemi pada tahun 1899 di Kampung Bageur, Desa Cimerah, Kecamatan Singaparna, ia kemudian dikenal sebagai Zainal Musthafa setelah menunaikan ibadah haji pada tahun 1927. Beliau mendirikan Pondok Pesantren Sukamanah yang menjadi pusat pendidikan dan perlawanan terhadap penjajah.

Pada masa pendudukan Jepang, KH. Zainal Musthafa menolak keras kebijakan seikerei, yaitu penghormatan kepada Kaisar Jepang dengan membungkuk ke arah matahari terbit. Penolakan ini memicu ketegangan dengan pihak Jepang, yang akhirnya berujung pada penyerangan terhadap Pesantren Sukamanah pada 25 Februari 1944. Dalam peristiwa tersebut, KH. Zainal Musthafa ditangkap dan dieksekusi pada 25 Oktober 1944 di Jakarta. Perlawanan ini dikenal sebagai salah satu pemberontakan sipil terbesar pada masa pendudukan Jepang.

Pertempuran di Jembatan Karang Resik

Jembatan Karang Resik, yang menghubungkan Tasikmalaya dengan Ciamis di atas Sungai Citanduy, menjadi saksi bisu pertempuran heroik pada 10 Agustus 1947. Pasukan Belanda berusaha menguasai jembatan strategis ini untuk memudahkan pergerakan mereka. Namun, pejuang Indonesia berhasil menghancurkan jembatan tersebut, menghambat laju pasukan Belanda dan memaksa mereka mundur. Pertempuran ini menunjukkan semangat juang masyarakat Tasikmalaya dalam mempertahankan kemerdekaan.

Peran Lebaksiuh sebagai Ibu Kota Sementara Jawa Barat

Setelah Agresi Militer Belanda I pada tahun 1947, pemerintah Provinsi Jawa Barat memindahkan ibu kotanya ke Lebaksiuh, sebuah daerah terpencil di Kecamatan Culamega, Tasikmalaya. Langkah ini diambil untuk menghindari serangan Belanda dan mempertahankan pemerintahan Republik Indonesia di Jawa Barat. Di tengah hutan belantara, pemerintahan darurat ini beroperasi hingga tahun 1948 sebelum akhirnya kembali ke Bandung. Peristiwa ini menunjukkan strategi gerilya dan adaptasi pemerintah dalam situasi krisis.

Kontribusi KH. Ruhiat dan Pondok Pesantren Cipasung

KH. Ruhiat, pendiri Pondok Pesantren Cipasung pada tahun 1931, memainkan peran penting dalam pendidikan dan perlawanan di Tasikmalaya. Selain mengajarkan ilmu agama, beliau juga menanamkan semangat nasionalisme kepada para santrinya. Pada masa penjajahan, pesantren ini menjadi tempat persembunyian dan koordinasi bagi para pejuang kemerdekaan. Dedikasi KH. Ruhiat dalam mengembangkan pendidikan Islam dan kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan meninggalkan warisan berharga bagi generasi berikutnya.

Peran Lasykar Hizbullah di Priangan Timur

Lasykar Hizbullah, sayap militer dari organisasi Islam, juga memiliki peran signifikan di Priangan Timur, termasuk Tasikmalaya. Mereka terlibat aktif dalam berbagai pertempuran melawan pasukan Belanda dan Sekutu, seperti peristiwa Bandung Lautan Api dan Agresi Militer Belanda I. Kontribusi mereka membantu mempertahankan kemerdekaan Indonesia di wilayah tersebut.

Jejak Djuanda Kartawidjaja, Putra Tasikmalaya

Djuanda Kartawidjaja, lahir di Tasikmalaya pada 14 Januari 1911, adalah seorang teknokrat dan politisi yang berperan penting dalam pemerintahan Indonesia pasca-kemerdekaan. Beliau menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia dan dikenal melalui Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957, yang menyatakan bahwa perairan di sekitar, di antara, dan yang menghubungkan pulau-pulau dalam wilayah Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI. Deklarasi ini menjadi dasar pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan dalam hukum internasional.

Jejak-jejak perjuangan di atas menunjukkan betapa pentingnya peran Tasikmalaya dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Semangat dan dedikasi para pahlawan serta masyarakatnya menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga dan menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan. (Lintas Priangan)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Sidang Perdana Anggota DPRD Banjar, Terdakwa Bantah Penipuan dan Penggelapan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perkara dugaan penipuan dan penggelapan dana...

FORKAB Garut 2026 Dijadwalkan Dibuka Hari Ini, Enam Olahraga Tradisional Dimainkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. FORKAB Garut 2026 dijadwalkan dibuka di GOR...

Operasi Katarak Digelar di RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya 12 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) menjadwalkan operasi...

Laporan Kebakaran Lahan Pataruman Ditindaklanjuti Polisi, Api Dipastikan Tak Meluas

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR.Laporan kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Pataruman,...

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Pastikan Aspirasi Buruh Disampaikan ke DPR RI

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim memastikan...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories