Keren! Gagal Panen di Garut, Petani Dapat Asuransi

lintaspriangan.com, BERITA PEMKAB GARUT. Pemerintah sudah selayaknya hadir di tengah kesulitan warganya. Begitu kira-kira yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Garut, saat memberikan klaim asuransi kepada para petani yang mengalami gagal panen di Garut. Klaim asuransi untuk petani gagal panen ini diserahkan langsung oleh Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, secara simbolis bersamaan dengan kegiatan apel gabungan, di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (06/01/2025).

“Ini upaya pemerintah daerah, khususnya untuk membantu petani yang gagal panen di Garut,” terang Haeruman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, sebagaimana dilansir website resmi Pemerintah Kabupaten Garut.

Klaim asuransi yang berbentuk uang pengganti diberikan kepada empat kelompok tani yang mengalami gagal panen di Garut. Keempat kelompok tani (poktan) tersebut antara lain; Poktan Barokah Tani dari Sukakarya, Torogong Kidul. Lalu Poktan Asih Saluyu dari Sukalilah, Cibatu. Poktan Sukamulya, dari Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan. Dan yang terakhir, Poktan Harapan Mukti, Sindangsuka, Cibatu.

Masing-masing kelompok tani menerima uang klaim asuransi sebagai penggantian gagal panen di Garut dalam jumlah nominal yang berbeda, bergantung pada berapa luas lahan yang mereka garap. Barokah Tani menerima sekitar Rp. 23,64 juta, Asih Saluyu menerima Rp. 16,8 juta, Sukamulya menerima Rp. 6 juta, dan Harapan Mukti Rp. 24,18 juta.

Masih menurut Haeruman, klaim asuransi tahun ini diberikan kepada kelompok tani yang mengalami gagal panen di Garut dengan total luas lahan sekitar 11,8 hektar. Menurutnya, ke depannya Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan setidaknya 8000 hektar lahan kelompok tani yang akan di-cover oleh asuransi.

Dalam pelaksanaannya, program asuransi gagal panen di Garut ini menggandeng Perusahaan Asuransi Jasindo. Premi yang dibayarkan relatif terjangkau, hanya sebesar Rp. 36.000/hektar/musim. Dengan membayar premi sebesar itu, Pemerintah Kabupaten Garut berhak mengklaim asuransi sebesar Rp. 36 juta per hektar.

Tahun 2024, setidaknya 92 kelompok tani sudah diikutsertakan dalam program asuransi gagal panen di Garut. Diharapkan, pada tahun 2025 semakin banyak kelompok tani dan lahan yang diasuransikan, sehingga dapat terjaga dari resiko besar gagal panen, termasuk yang disebabkan oleh bencana alam. (Lintas Priangan)

Berita lainnya:

DAMRI Tak Kebagian PMN, PUKIS Kritik Lemahnya Komitmen Negara

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 22 April 2026 – Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (PUKIS) mengkritik lemahnya komitmen negara atas penyediaan transportasi...

Samsung Galaxy A37 5G & A57 5G Hadirkan Awesome Intelligence bagi Generasi Muda

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 20 April 2026 — Samsung memperkenalkan dua ponsel barunya, Samsung Galaxy A37 5G dan Samsung Galaxy A57 5G,...

Mau Daftar? Hundred Hoo Haa Cup 2026: Ajang Bulutangkis Berhadiah Milyaran Rupiah!

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Kesempatan tampil di turnamen bulutangkis berskala internasional kini terbuka lebar. Hundred Hoo Haa Cup 2026 resmi dibuka untuk...

Terbaru

Daerahnya Masuk 3 Besar Risiko Bencana, Wabup Tasikmalaya Serukan Warga Siaga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wabup Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi...

Sat Samapta Polres Bogor Gelar Patroli Jam Kecil

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Pasien BPJS Harus Bayar, RS Jasa Kartini Tasikmalaya Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorotan publik mengarah ke RS Jasa...

Identitas Media Tak Jelas, Hak Jawab SMAN 11 Kota Tasikmalaya Terhambat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SMAN 11 Kota Tasikmalaya kembali menjadi...

DAMRI Tak Kebagian PMN, PUKIS Kritik Lemahnya Komitmen Negara

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 22 April 2026 – Pusat Kajian...

Dandim 0612/Tasikmalaya Terima Kunjungan DPR RI Komisi I, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M....

Pasien Tak Mampu Tetap Dilayani, Dilan Pulih Usai Dirawat di RSUD Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis memastikan pelayanan kesehatan tetap...

9 Fakta Tabrakan Kereta Bekasi Timur: Tragedi yang Seharusnya Bisa Dicegah!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Peristiwa tabrakan kereta api Bekasi Timur...

BAZNAS Ciamis Pastikan Warga Tak Tertahan di Rumah Sakit Lewat Program Ciamis Sehat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten...

Perjuangan Penakluk Sampah di Tasikmalaya: Haruskah Mereka Sendirian?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Masalah sampah di Tasikmalaya bukan lagi...

Priangan Timur

Daerahnya Masuk 3 Besar Risiko Bencana, Wabup Tasikmalaya Serukan Warga Siaga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wabup Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi...

Pasien BPJS Harus Bayar, RS Jasa Kartini Tasikmalaya Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorotan publik mengarah ke RS Jasa...

Identitas Media Tak Jelas, Hak Jawab SMAN 11 Kota Tasikmalaya Terhambat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SMAN 11 Kota Tasikmalaya kembali menjadi...

Dandim 0612/Tasikmalaya Terima Kunjungan DPR RI Komisi I, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M....

Pasien Tak Mampu Tetap Dilayani, Dilan Pulih Usai Dirawat di RSUD Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis memastikan pelayanan kesehatan tetap...

BAZNAS Ciamis Pastikan Warga Tak Tertahan di Rumah Sakit Lewat Program Ciamis Sehat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten...

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan di Polsek Karangnunggal Bersama Ulama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan botol minuman keras berbagai jenis...

Polisi Sambangi Bantarkalong, Ajak Warga Jaga Keamanan Bersama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana kampung di Desa Bantarkalong, Kecamatan...

Perspektif

Popular Categories