DAMRI Tak Kebagian PMN, PUKIS Kritik Lemahnya Komitmen Negara

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 22 April 2026 – Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (PUKIS) mengkritik lemahnya komitmen negara atas penyediaan transportasi umum yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kritik ini muncul lantaran Perum DAMRI, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang transportasi darat, kembali gagal mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah. “Ini membuktikan bahwa negara tidak punya keberpihakan dan tidak pernah bersungguh-sungguh mewujudkan transportasi publik yang adil dan merata di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif PUKIS M. M. Gibran Sesunan, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4).

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI, Direktur Utama Perum DAMRI Setia N. Milatia Moemin mengungkapkan bahwa DAMRI sudah tiga kali mengajukan PMN, namun usulan tersebut selalu ditolak oleh Kementerian Keuangan. Akibat penolakan berulang tersebut, DAMRI memilih untuk tidak lagi mengajukan PMN. Gibran menilai, penolakan ini mengancam keberlanjutan bisnis DAMRI sekaligus membuktikan bahwa pemerintah sesungguhnya tidak mengetahui kondisi, urgensi, dan kebutuhan riil di lapangan. “Pemerintah seharusnya membantu karena peran DAMRI itu nyata dan keberadaannya sangat dinantikan di daerah. Dia menjadi simbol kehadiran negara di penjuru Nusantara,” kata Gibran.

PUKIS memandang, minimnya dukungan pemerintah berdampak terhadap kinerja dan masa depan DAMRI. Dampak yang paling terasa adalah tertundanya peremajaan armada, padahal armada menjadi ujung tombak pelayanan DAMRI kepada masyarakat. Tanpa armada yang andal, pelayanan publik yang diselenggarakan DAMRI dipastikan akan terganggu. Implikasi tersebut menjadi kian serius karena peremajaan armada tersebut direncanakan untuk mengganti bus-bus angkutan perintis di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) yang kebanyakan sudah uzur dan tidak produktif.

Gibran mengatakan, DAMRI seringkali menjadi satu-satunya penyedia angkutan umum di wilayah 3TP karena operator transportasi lain tidak berani masuk ke sana, baik karena medannya berat, infrastrukturnya tidak memadai, maupun dirasa kurang menguntungkan secara komersial. Tanpa dukungan dari pemerintah, konektivitas terutama di daerah-daerah 3TP ini akan terganggu, padahal masyarakat di sana sangat memerlukan angkutan umum untuk aktivitas dan mobilitas sehari-hari. “Pengabaian terhadap daerah 3TP tidak sejalan dengan visi Indonesia-sentris dalam pembangunan nasional,” tegas Gibran.

Dari sisi keberlangsungan usaha, Gibran berpandangan bahwa DAMRI memang masih dapat bertahan tanpa PMN, namun hal itu tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, DAMRI memerlukan modal besar untuk melakukan modernisasi layanan demi bisa bersaing dengan perusahaan otobus swasta di tengah kondisi pasar yang kian kompetitif. Tanpa dukungan pemerintah, daya saing DAMRI jelas akan menurun. Karena itu, PUKIS mendesak adanya PMN untuk DAMRI, sekaligus menuntut pemerintah dan DPR menunjukkan dukungan yang sama seperti yang diberikan kepada BUMN transportasi lainnya. Terlebih, BUMN ini tidak hanya menjalankan kegiatan bisnis, tetapi juga ada fungsi sosial di dalamnya. “Garuda yang terus-menerus merugi saja selalu dibantu, dulu dengan PMN, sekarang disuntik melalui Danantara, mengapa DAMRI yang sedang tumbuh malah ditelantarkan?” tanya Gibran.

Ke depan, menurut PUKIS, pemerintah juga perlu mengevaluasi skema pengadaan angkutan jalan perintis yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Selama ini, lelang angkutan perintis seringkali hanya diikuti DAMRI sebagai satu-satunya peserta alias peserta tunggal. Ketiadaan peserta menunjukkan bahwa trayek-trayek yang dilelang memang kurang menarik bagi pelaku usaha. Namun demikian, trayek-trayek tersebut amat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga negara tetap harus memberikan pelayanan. Karena itu, PUKIS mengusulkan agar skema lelang pada trayek-trayek perintis diubah menjadi skema penugasan langsung kepada DAMRI berupa Kewajiban Pelayanan Publik atau Public Service Obligation (PSO), sebagaimana telah diterapkan pada sektor perkeretaapian melalui KAI.

Skema ini memberikan kepastian pendanaan bagi DAMRI karena perusahaan akan menerima kompensasi dari negara melalui APBN dan kompensasi tersebut dapat diperhitungkan sejak awal dalam kas perusahaan, tidak seperti skema saat ini yang kepastiannya menunggu hasil lelang setiap tahun. Dengan demikian, kinerja perusahaan ke depan akan lebih stabil sehingga dapat melakukan perencanaan jangka panjang dengan lebih baik, misalnya untuk mengembangkan rute, menyiapkan armada baru, dan bahkan melakukan subsidi silang secara mandiri kepada trayek-trayek perintis. “Skema ini akan memperkuat fondasi bisnis dan keuangan DAMRI sehingga nantinya bisa lebih mandiri dan tidak terus-menerus bergantung pada dukungan pemerintah,” tambah Gibran.

Pada kesempatan yang sama, PUKIS meminta manajemen DAMRI untuk terus memperkuat tata kelola dan pelayanan meskipun modal dan sumber daya yang ada saat ini dirasa masih belum memadai. Menurut PUKIS, DAMRI harus merevitalisasi dan mengoptimalkan tujuh segmen usahanya, yakni angkutan kota, angkutan antarkota, angkutan lintas batas negara, angkutan bandara, angkutan pariwisata, angkutan logistik, dan angkutan perintis. Selama ini angkutan bandara masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan, padahal segmen antarkota, pariwisata, lintas batas negara, dan logistik masih sangat potensial untuk dimaksimalkan. DAMRI juga dapat mempertimbangkan lini usaha baru yang potensial, misalnya dengan mengusahakan aset tanah dan bangunan yang banyak menganggur (idle).

Terakhir, PUKIS mengatakan bahwa DAMRI masih menjadi pemain utama dan terbesar dalam kancah angkutan darat di Indonesia. Jaringan yang sudah ada di hampir seluruh kota di Indonesia ini mestinya didayagunakan untuk mewujudkan Asta Cita. Apalagi krisis energi sudah di depan mata dan seharusnya ini menjadi momentum untuk mendorong penggunaan transportasi publik di Indonesia. Karena itu, peran DAMRI sebagai perusahaan angkutan umum milik negara mestinya dapat diperkuat. “Kita bicara soal pemerataan dan keadilan dalam bertransportasi, dan hal ini adalah bagian dari Asta Cita yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Gibran. ***

Direktur Eksekutif
Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (PUKIS)
M. M. Gibran Sesunan

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

SIARAN PERS: Lintas Priangan Tidak Pernah Dilibatkan dalam Muskorda Aliansi Jurnalis Tasikmalaya

lintaspriangan.com, RILIS.  Redaksi Lintas Priangan menyampaikan klarifikasi resmi terkait pencantuman logo/nama Lintas Priangan dalam materi publikasi kegiatan Muskorda Aliansi Jurnalis...

JMSI Lampung Siapkan Festival Keris Pusaka Nusantara di Pringsewu

lintaspriangan.com, RILIS. Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI Provinsi Lampung menyiapkan penyelenggaraan Festival Keris Pusaka Nusantara di Kabupaten Pringsewu sebagai...

Bakti Budaya Djarum Foundation Tawarkan Rp35 Juta untuk Komunitas Seni

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, Minggu (4/5/2026). Bakti Budaya Djarum Foundation kembali membuka peluang bagi komunitas seni pertunjukan di Indonesia melalui program...

Terbaru

Polres Ciamis Gencarkan KRYD, Sasar C3 hingga Miras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polres Ciamis kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas...

BLK Ciamis Santuni 50 Anak Yatim di Hari Jadi Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dimanfaatkan...

Avanza Tabrak Pohon di Gunungkalong, 5 Penumpang Luka-luka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Provinsi kawasan...

Cek! Ini 5 SMA Negeri di Kota Tasikmalaya Paling Diminati di SPMB 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persaingan masuk SMA Negeri di Kota Tasikmalaya...

Prediksi Skor Swedia vs Tunisia: Tim Tajam Lawan Tembok Sabar

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Swedia vs Tunisia pada laga pembuka...

Prediksi Skor Spanyol vs Cape Verde: La Roja Tetap Unggul

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Spanyol vs Cape Verde di Piala...

Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Oranye Menang Tipis

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Belanda vs Jepang menjadi salah satu...

Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Der Panzer Unggul, Tapi Lawan Punya Celah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Jerman vs Curacao menjadi salah...

Prediksi Ivorie vs Ekuador: Duel Sabar yang Bisa Meledak

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Ivorie vs Ekuador menjadi salah satu laga menarik...

Swedia vs Tunisia: Saat Tim Tajam Bertemu Tembok Sabar

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Swedia vs Tunisia menjadi salah satu laga...

Priangan Timur

Polres Ciamis Gencarkan KRYD, Sasar C3 hingga Miras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polres Ciamis kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas...

BLK Ciamis Santuni 50 Anak Yatim di Hari Jadi Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dimanfaatkan...

Avanza Tabrak Pohon di Gunungkalong, 5 Penumpang Luka-luka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Provinsi kawasan...

Cek! Ini 5 SMA Negeri di Kota Tasikmalaya Paling Diminati di SPMB 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persaingan masuk SMA Negeri di Kota Tasikmalaya...

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Kepri untuk Dongkrak IPM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjajaki peluang kerja sama...

Sepuluh Ribu Warga Banjiri Mapolresta, Bhayangkara Galunggung Fun Walk 2026 Pecah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lautan manusia membanjiri kawasan Mapolresta Tasikmalaya, Jalan...

Bupati Tasikmalaya Serahkan BPJS dan Dana Stimulan untuk Laskar Singa Galuh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, resmi menyerahkan...

RSUD Ciamis Semarakkan Hari Jadi ke-384, Senam Massal hingga Donor Darah Digelar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten...

Perspektif

Popular Categories