Viral Lagi! Ada Ulat di MBG Tasikmalaya, Dapur SPPG Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus ulat di MBG Tasikmalaya kembali menyita perhatian publik. Kali ini, hidangan yang diduga bagian dari program Makan Bergizi Gratis ditemukan berisi benda menyerupai ulat pada potongan jagung muda di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa, 19 Mei 2026.

Temuan itu langsung menyebar melalui video warga. Dalam rekaman yang beredar, terlihat satu paket makanan berisi telur goreng, sayuran, dan buah. Namun, perhatian publik tertuju pada potongan jagung muda yang tampak berisi benda menyerupai ulat atau larva berwarna kecokelatan.

Kabar mengenai ulat di MBG Tasikmalaya itu membuat warga geram. Sebab, program MBG selama ini digadang-gadang sebagai salah satu ikhtiar besar pemerintah untuk memperbaiki gizi anak-anak dan menyiapkan generasi emas Indonesia. Namun, temuan seperti ini justru memunculkan pertanyaan serius tentang kebersihan dapur, pengawasan bahan baku, hingga standar pengolahan makanan.

- Advertisement -

Hidangan MBG di Bojonggambir Jadi Sorotan

Pengurus ICMI Kabupaten Tasikmalaya, Roni Romansyah, menyebut kejadian tersebut sangat memprihatinkan. Ia mengatakan, kasus serupa disebut bukan kali pertama terjadi, meski tidak semuanya muncul ke ruang publik.

“Kali ini ada di pelosok Bojongkapol, Bojonggambir. Hari ini terjadi kejadian sangat memprihatinkan, sajian MBG ada uletnya. Bukan kejadian pertama, sebelumnya juga ada,” ungkap Roni Romansyah saat dihubungi, Selasa malam.

Menurut Roni, temuan pada hidangan MBG di Bojonggambir tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil. Apalagi program MBG menyasar anak-anak dan kelompok penerima manfaat yang seharusnya mendapatkan makanan aman, bersih, serta layak konsumsi.

Ia menilai, keberadaan ulat atau benda menyerupai larva dalam makanan menjadi tengara lemahnya kontrol kualitas. Dari bahan mentah, proses pencucian, pengolahan, hingga distribusi, semua tahapan mestinya memiliki standar yang ketat.

“Jangan mentang-mentang dapurnya di pelosok, pengelolaannya jadi sembarangan. Masakan tidak higienis. Ini bukan pertama kali, cuma sebelumnya tidak terekspos,” tegasnya.

Roni juga menyoroti besarnya perhatian pemerintah terhadap program MBG Tasikmalaya maupun MBG secara nasional. Menurutnya, anggaran besar dan tujuan mulia program tersebut tidak boleh rusak oleh pengelolaan teknis yang sembrono di lapangan.

“Presiden sudah gelontorkan program untuk anak bangsa. Tapi pengelola di bawah diduga asal-asalan dalam menyalurkan gizinya ke KPM,” katanya.

Dapur SPPG Bojonggambir Diminta Diaudit

Kasus menu MBG berulat di Tasikmalaya ini membuat Roni mendesak aparat penegak hukum ikut turun tangan. Ia meminta dapur penyedia makanan yang diduga terlibat segera diperiksa. Menurutnya, audit terhadap dapur SPPG Bojonggambir penting untuk memastikan dari mana persoalan bermula.

Ia menilai, pemeriksaan tidak cukup berhenti pada klarifikasi lisan. Aparat dan pihak terkait perlu menelusuri rantai pasok bahan makanan, proses penyimpanan, kebersihan dapur, cara memasak, hingga mekanisme pengecekan sebelum makanan dikirim kepada penerima manfaat.

“Saya minta hari ini. Presiden sudah instruksi, dapurnya harus diaudit. Perlu ke ranah hukum agar ada perbaikan,” tegasnya.

Roni berharap kasus ini menjadi ruang koreksi besar bagi pelaksanaan MBG di daerah. Ia tidak ingin dapur penyedia makanan merasa aman meskipun lalai. Menurutnya, jika kelalaian terbukti, maka harus ada sanksi tegas agar peristiwa serupa tidak terus berulang.

“Mumpung ada instruksi presiden, minta polisi segera periksa. Ini momentum penegakan hukum. Dapur MBG tidak kebal hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Polsek Bojonggambir bergerak cepat merespons video yang beredar. Kapolsek Bojonggambir, Iptu Agus Sukmana, menyatakan pihaknya sedang menelusuri kebenaran video tersebut.

“Memang kami akan telusuri. Video yang beredar ada hidangan diduga MBG ada uletnya,” katanya.

Respons juga datang dari Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara. Ia menyampaikan bahwa tim akan turun ke lapangan untuk mengecek laporan tersebut, terutama terhadap SPPG yang diduga menyediakan makanan.

“Terima kasih atas informasinya. Kami akan turunkan tim untuk menelusuri dan mendeteksi laporan ini, terutama SPPG yang diduga menyediakan hidangan ini,” katanya singkat.

Kasus ulat di MBG Tasikmalaya ini kembali membuka perdebatan tentang pengawasan program Makan Bergizi Gratis di daerah. Publik kini menunggu hasil penelusuran Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dan kepolisian.

Program yang lahir dengan tujuan mulia tentu tidak boleh kalah oleh dapur yang lalai. Sebab, urusan makanan anak bukan sekadar soal kenyang. Di sana ada kesehatan, kepercayaan publik, dan muruah program negara yang sedang dipertaruhkan. (DH/AS)

Abiba Guard
Produk Digital

Abiba Guard

Abiba Guard adalah plugin keamanan WordPress yang menggabungkan pembatasan percobaan login, kendali mode darurat Cloudflare, perlindungan konten premium,…

Rp198.999Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk Digital

Abiba Booster

Abiba Booster adalah plugin optimasi WordPress yang membantu mengelola cache halaman, mengonversi gambar JPG dan PNG ke WebP,…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

PRIANGAN TIMUR

Nasabah BMT Miftahussalam Ciamis Mengeluh, Puluhan Spanduk Tuntut Kepastian Dana Rp8,5 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ketidakpastian pengembalian dana sekitar Rp8,5 miliar...

Festival Payung Geulis 2026 Digelar 30–31 Oktober di Taman Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Festival Payung Geulis 2026 dijadwalkan berlangsung...

24 Atlet SD Ciamis Ikuti Invitasi Olahraga Tradisional Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 24 siswa sekolah dasar (SD)...

Futsal Kabupaten Tasikmalaya Tantang Kota Bandung di Laga Perdana PORPROV Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya akan menghadapi Kota Bandung...

180 Guru dan Siswa SMK LPT Ciamis Tak Terima Jatah MBG, Ini Kata Pihak Dapur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. CIAMIS, LINTASPRIANGAN.COM – Sebanyak 180 guru...

JAWA BARAT

Pengendalian Inflasi Kota Sukabumi, TPID Sepakati Empat Langkah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Pengendalian inflasi Kota Sukabumi menjadi fokus...

Festival Literasi Kota Cirebon Digelar hingga 29 Oktober, Ini Agenda dan Tujuannya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Literasi Kota Cirebon 2026 resmi...

Job Fair Kabupaten Bekasi 2026, Tawarkan 1.313 Lowongan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Job Fair Kabupaten Bekasi 2026 menawarkan...

Lomba Toilet Bersih Sekolah Kota Bandung, Ini 8 Kriteria Penilaiannya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Lomba toilet bersih sekolah Kota Bandung...

Pilkades Digital Sumedang Digelar Hari Ini, Keamanan Suara Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemilihan kepala desa (Pilkades) digital Sumedang...

Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor di PORPROV Jabar 2026, Misi Emas Langsung Diuji!

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Futsal Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor...

Futsal Purwakarta VS Bekasi di PORPROV Jabar 2026, Ambisi Emas Bertemu Tantangan Grup C

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Tim Futsal Purwakarta VS Bekasi menjadi...

Futsal Kota Cirebon Hadapi Kabupaten Bandung, Misi Emas Dimulai dari Laga Pembuka PORPROV Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. LINTAS PRIANGAN – Futsal Kota Cirebon...

Olahraga

Kategori Populer