Pesan Penting Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya di Harkitnas 2026, Orang Tua Wajib Baca!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya menyampaikan pesan penting pada momentum Harkitnas 2026 di Kota Tasikmalaya. Ia mengingatkan orang tua agar tidak lengah terhadap ancaman digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan anak dan generasi muda.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kota Tasikmalaya tahun ini dinilai tidak cukup hanya dimaknai sebagai seremoni. Lebih jauh, Harkitnas harus menjadi pengingat bersama untuk menjaga tunas bangsa dari berbagai ancaman baru, termasuk judi online, hoaks, intoleransi digital, dan konten yang merusak karakter anak.

Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., mengatakan tema Harkitnas 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, sangat relevan dengan situasi bangsa hari ini. Tema tersebut dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital untuk peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026.

Menurutnya, menjaga tunas bangsa tidak cukup dilakukan lewat pidato atau upacara. Orang tua, sekolah, pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan harus bergerak bersama menjaga anak-anak dari ancaman yang masuk melalui ruang digital.

“Semangat Harkitnas hari ini harus kita bawa ke persoalan yang nyata. Anak-anak dan anak muda Kota Tasikmalaya hidup di tengah arus digital yang sangat cepat. Di sana ada manfaat besar, tetapi juga ada ancaman serius yang harus diwaspadai,” ujar Ade, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menegaskan, Kesbangpol Kota Tasikmalaya mengingatkan orang tua agar lebih dekat dengan aktivitas anak, terutama saat mereka menggunakan ponsel dan media sosial. Menurutnya, ancaman terhadap generasi muda tidak selalu hadir dalam bentuk yang terlihat kasar. Banyak ancaman justru datang secara halus melalui gim, iklan terselubung, grup percakapan, hingga tautan yang beredar bebas.

Judi Online Anak Jadi Alarm Serius

Salah satu ancaman yang kini menjadi perhatian nasional adalah judi online. Data Kementerian Komunikasi dan Digital menyebut sekitar 200 ribu anak Indonesia telah terpapar praktik judi online. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyebut paparan judi online sebagai ancaman serius terhadap hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan dari eksploitasi di ruang digital.

Data lain dari PPATK juga menunjukkan persoalan ini tidak bisa dianggap ringan. PPATK pernah mengungkap pemain judi online usia di bawah 10 tahun mencapai sekitar 80 ribu orang. Sementara anak usia 11 sampai 16 tahun juga tercatat melakukan puluhan ribu transaksi dengan nilai miliaran rupiah.

Bagi Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya, data tersebut menjadi alarm keras. Ia menilai judi online anak menjadi ancaman serius karena dampaknya tidak hanya menyangkut uang, tetapi juga mental, karakter, disiplin, dan masa depan generasi muda.

“Kalau anak-anak sudah mengenal judi online sejak dini, yang rusak bukan hanya ekonomi keluarga. Pola pikir, mental, dan karakternya juga bisa terganggu. Ini menyangkut masa depan bangsa,” kata Ade.

Ia menambahkan, orang tua di Kota Tasikmalaya harus lebih waspada. Anak tidak boleh dibiarkan sendirian menghadapi dunia digital. Orang tua perlu mengetahui aplikasi yang digunakan anak, jenis permainan yang dimainkan, tontonan yang diakses, serta lingkungan pergaulan digital mereka.

Menurutnya, banyak orang tua mengira anak aman karena berada di rumah. Padahal, melalui ponsel, anak bisa masuk ke ruang yang jauh lebih luas, bahkan berisiko. Karena itu, pengawasan keluarga menjadi benteng pertama.

“Kadang anak secara fisik ada di rumah, tetapi secara digital mereka berada di ruang yang tidak kita kenali. Di situlah orang tua harus hadir,” ujarnya.

Harkitnas Jangan Berhenti di Upacara

Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya menilai, anak muda Kota Tasikmalaya menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks. Selain judi online, mereka juga rentan terpapar hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, kekerasan verbal, dan gaya hidup instan yang bisa mengikis nilai kebangsaan.

Ia mengatakan, Harkitnas 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat literasi digital keluarga. Anak-anak tidak hanya perlu diajari cara menggunakan teknologi, tetapi juga cara memilah informasi, menjaga diri, memahami risiko, dan membangun tanggung jawab.

Literasi digital keluarga perlu diperkuat. Jangan sampai anak-anak hanya mahir menggunakan gawai, tetapi tidak memiliki daya tahan saat menghadapi konten berbahaya,” jelas Ade.

Dalam konteks kebangsaan, ia menilai perlindungan anak dari ancaman digital merupakan bagian dari menjaga kedaulatan negara. Sebab, masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

Ia juga mengajak sekolah, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan komunitas pemuda di Kota Tasikmalaya untuk ikut memperluas edukasi. Menurutnya, menjaga anak tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak.

“Kalau kita bicara tunas bangsa, maka semua punya tanggung jawab. Pemerintah punya peran, sekolah punya peran, keluarga punya peran, dan masyarakat juga punya peran,” ujarnya.

Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya berharap, Harkitnas 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia ingin momentum ini membangkitkan kesadaran baru bahwa tantangan kebangsaan hari ini sudah masuk ke ruang keluarga.

“Dulu kebangkitan nasional lahir dari kesadaran kaum terdidik. Hari ini, kebangkitan harus dimulai dari kesadaran menjaga anak-anak kita. Kalau tunas bangsa kuat, masa depan negara juga kuat,” katanya.

Dengan pesan itu, peringatan Harkitnas 2026 di Kota Tasikmalaya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjadi panggilan agar orang tua lebih hadir, sekolah lebih peduli, dan masyarakat tidak membiarkan anak muda tumbuh sendirian di tengah derasnya arus digital. (AS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Lowongan Kerja Tasikmalaya: Empat Posisi Tutup Pendaftaran 14 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Empat posisi lowongan kerja Tasikmalaya yang tercantum...

Benda Diduga Bom Tasikmalaya: Polisi Periksa Dua Pria, Asal-usul Masih Didalami

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom...

Sayembara Jaipong Ciamis Masuki Hari Terakhir, 300 Penari Priangan Timur Tampil

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sayembara Jaipong Ciamis bertajuk Ceta Ngajomantara memasuki...

Turbo Disebut Opsional, Ratusan Driver Maxim Tasikmalaya Tetap Minta Dihapus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim...

KPK Geledah Rumah Guru SMA di Tasikmalaya, Diduga Jadi Pengepul Maba Unsoed

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories