Pilkada melalui DPRD: 3 Elite Parpol Kota Tasikmalaya vs Hasil Survei

Hasil Survei: Publik Masih Menolak Pilkada melalui DPRD

Saat sebagian elite Parpol Kota Tasikmalaya mulai mengirim sinyal positif terhadap Pilkada oleh DPRD, berbagai survei nasional justru menunjukkan tren sebaliknya.

Pertama, survei nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) yang dipublikasikan 9 Januari 2026 menunjukkan bahwa:

  • 80,3% responden setuju gubernur dipilih langsung oleh rakyat.
  • 81,3% responden setuju bupati/wali kota dipilih langsung.
  • 64,5% responden tidak setuju jika Pilkada dikembalikan ke DPRD,
    sementara yang setuju hanya 19,1%.

Survei Puspoll ini dilakukan pada 13–20 Agustus 2025 terhadap 2.400 responden di seluruh Indonesia, menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kedua, survei Litbang Kompas yang dipublikasikan 12 Januari 2026 memperkuat temuan tersebut. Dalam survei yang dilakukan melalui wawancara telepon pada 8–11 Desember 2025 terhadap 510 responden di 76 kota di 38 provinsi, dengan margin of error sekitar ±4,24 persen, hasilnya:

  • 77,3% responden menilai sistem paling cocok adalah Pilkada langsung.
  • Hanya 5,6% responden yang memilih Pilkada melalui DPRD.
  • 15,2% menganggap tidak terlalu masalah apakah lewat DPRD atau langsung.

Lebih jauh, Litbang Kompas juga mencatat mayoritas responden tidak percaya DPRD bila diberi kewenangan memilih kepala daerah. Sebanyak 78,1% responden menyatakan tidak percaya DPRD akan memilih kepala daerah secara jujur dan sesuai aspirasi masyarakat; yang percaya hanya sekitar 19%.

Yang membuat cerita ini makin relevan untuk Tasikmalaya adalah temuan tentang basis pemilih partai. Litbang Kompas mencatat, mayoritas pemilih partai-partai yang mendorong atau membuka ruang diskusi Pilkada melalui DPRD justru menginginkan Pilkada tetap langsung. Pemilih Gerindra tercatat sekitar 65,9% mendukung Pilkada langsung, PKS sekitar 72,6%, dan PKB sekitar 76%, sementara pemilih partai lain seperti NasDem, PAN, Demokrat bahkan lebih dari 80% mendukung Pilkada langsung.

Dengan kata lain, jika dilihat dari data survei, preferensi pemilih partai-partai tersebut masih condong ke mekanisme Pilkada langsung. Di tingkat nasional, wacana Pilkada melalui DPRD justru berhadapan dengan temuan bahwa sebagian besar warga masih ingin menggunakan hak pilihnya secara langsung, sekaligus menyimpan keraguan terhadap DPRD sebagai satu-satunya penentu kepala daerah.

Di titik inilah Tasikmalaya menjadi potret kecil paradoks demokrasi Indonesia: elite Parpol Kota Tasikmalaya bicara atas nama efisiensi, sementara hasil riset nasional menunjukkan mayoritas publik, termasuk pemilih Gerindra, PKB, dan PKS sendiri, masih ingin kepala daerah dipilih langsung. Apakah wacana Pilkada melalui DPRD Tasikmalaya akan mengikuti selera elite atau justru diuji oleh suara pemilihnya sendiri, tampaknya akan menjadi bab penting berikutnya dalam dinamika politik lokal kota ini. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Wamenkes Dorong Program CKG Ciamis, Deteksi Dini Penyakit Berat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia...

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories