lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 247 peserta magang nasional Tasikmalaya memasuki pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 setelah kuota mereka ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. Pembukaan secara simbolis dilakukan dalam apel Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di Kompleks Sekretariat Daerah, Singaparna, Senin, 21 September 2026.
Jumlah tersebut berasal dari proses seleksi dengan 1.060 pelamar. Data terbaru Pemkab Tasikmalaya mencatat 39 penyelenggara telah terverifikasi dengan 235 formasi lowongan dan kebutuhan mencapai 358 peserta. Dari kebutuhan tersebut, Kemnaker menetapkan 247 kuota.
247 Kuota Ditetapkan dari Kebutuhan 358 Peserta
Program magang nasional Tasikmalaya dijalankan selama enam bulan. Berdasarkan keterangan resmi Pemkab, peserta memperoleh uang saku dari pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti program.
Dalam apel 21 September, Pemkab juga menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan perjanjian pemagangan kepada peserta. Untuk peserta yang berasal dari tenaga kesehatan dan tenaga medis, penyerahan turut mencakup Surat Izin Praktik bagi mereka yang memenuhi ketentuan.
Pemkab menyebut proses penerbitan Surat Izin Praktik bagi peserta tenaga kesehatan dan tenaga medis difasilitasi melalui kerja sama Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja dengan Dinas Kesehatan. Proses tersebut dilakukan melalui Mal Pelayanan Publik Digital Nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Angka terbaru itu berubah dibanding informasi pada tahap pembukaan pendaftaran awal September. Pada 8 September, Pemkab masih mencantumkan 345 kuota yang tersebar di 38 lokasi. Setelah proses berjalan, pembaruan 21 September mencatat 39 penyelenggara terverifikasi, kebutuhan 358 peserta, dan 247 kuota yang akhirnya ditetapkan Kemnaker.
Pemkab Buka Peluang Penyelenggara untuk Batch Berikutnya
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi meminta BLUD, dunia usaha, industri, dan perusahaan di Kabupaten Tasikmalaya ikut menjadi penyelenggara maupun mitra pemagangan. Pemkab menyatakan program Batch III masih akan dibuka pada 2026.
Keterlibatan lebih banyak penyelenggara menjadi salah satu upaya menambah kesempatan bagi masyarakat memperoleh pengalaman kerja. Dalam magang nasional Tasikmalaya Batch 2, jumlah pelamar sebanyak 1.060 orang tercatat lebih dari empat kali jumlah 247 kuota yang telah ditetapkan Kemnaker.
Program tersebut ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja langsung. Informasi resmi mengenai Pemagangan Nasional menyebut peserta mengikuti program selama enam bulan dengan pendampingan di tempat kerja dan memperoleh uang saku selama masa pemagangan. (NS/AS)







