Konser Besar di Cilembang, Lalu Lintas hingga Sampah Diuji

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Konser musik berskala besar akan berlangsung di kawasan eks Terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 1 Agustus 2026. Bertajuk Pekan Gembira Ria 2026, pertunjukan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 hingga 22.00 WIB dengan menghadirkan NDX AKA, Guyon Waton, Lavora, dan sejumlah penampil lainnya.

Deretan musisi dengan basis penggemar luas membuat kawasan Cilembang berpotensi menjadi salah satu pusat keramaian terbesar di Kota Tasikmalaya hari ini. Namun, kemeriahan panggung juga membawa ujian di luar pagar konser: kelancaran lalu lintas, keteraturan parkir, keamanan penonton, hingga tumpukan sampah setelah musik berhenti.

Titik Parkir dan Jalur Keluar-Masuk Jadi Kunci

Eks Terminal Cilembang berada di sekitar Jalan Ir H Juanda, salah satu ruas yang menampung pergerakan kendaraan dari kawasan perkotaan menuju jalur utara Tasikmalaya. Akun warga sebelumnya beberapa kali merekam kepadatan kendaraan di depan kawasan tersebut, termasuk pada pertengahan Juli 2026.

Kondisi itu membuat pengaturan kendaraan penonton menjadi persoalan penting. Arus kendaraan diperkirakan mulai meningkat menjelang pintu masuk dibuka, kemudian kembali menumpuk ketika ribuan penonton—atau setidaknya kerumunan dalam jumlah besar—meninggalkan lokasi pada waktu hampir bersamaan.

Promotor telah menginformasikan tarif parkir sepeda motor sebesar Rp10.000 untuk sekali penggunaan. Namun, dalam materi publik yang ditelusuri hingga Sabtu pagi, belum tampak informasi terperinci mengenai kapasitas parkir, lokasi parkir mobil, jalur masuk dan keluar kendaraan, titik penurunan penumpang, maupun peta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Kejelasan titik parkir dibutuhkan agar badan jalan tidak berubah menjadi tempat penitipan kendaraan dadakan. Parkir liar bukan hanya mempersempit ruang kendaraan, tetapi juga dapat menutup akses warga, menghambat kendaraan darurat, dan memunculkan tarif yang tidak terkendali.

Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 15 Tahun 2015 menegaskan bahwa parkir di dalam ruang milik jalan hanya dapat diselenggarakan pada tempat tertentu dan harus ditandai dengan rambu atau marka. Penyelenggaraan parkir juga harus mempertimbangkan kapasitas jalan, analisis dampak lalu lintas, kemudahan pengguna, dan kondisi kawasan sekitarnya.

Karena itu, tugas pemerintah dan aparat bukan hanya menjaga pagar konser. Petugas perlu memastikan kantong parkir mudah dikenali, juru parkir resmi dapat dibedakan dari parkir liar, serta arus warga yang tidak menonton tetap memperoleh ruang untuk melintas.

Panggung Bisa Dibongkar, Sampah Jangan Ditinggalkan

Ujian berikutnya datang setelah konser selesai. Pertunjukan selama berjam-jam berpotensi menghasilkan sampah botol minuman, gelas plastik, bungkus makanan, tiket, puntung rokok, dan berbagai kemasan sekali pakai.

Persoalannya bukan sekadar menyediakan beberapa tong sampah di sekitar panggung. Penyelenggara perlu memastikan jumlah wadah memadai, sampah dipilah, petugas kebersihan bekerja selama acara, dan seluruh sisa kegiatan diangkut setelah penonton meninggalkan lokasi.

Peraturan daerah tentang pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya mewajibkan setiap penghasil sampah mengurangi serta menangani sampah secara berwawasan lingkungan. Ketentuannya meliputi pemilahan berdasarkan jenis, penggunaan tempat sampah terpisah, penyimpanan sampah pada tempatnya, dan pemeliharaan kebersihan lingkungan sekitar.

Penanganan sampah juga harus mencakup pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, hingga pemrosesan akhirnya. Penyediaan wadah sampah terpilah menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, badan hukum, dan masyarakat.

Konser tentu dapat memberi denyut ekonomi bagi pedagang, penyedia transportasi, penginapan, dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Warga juga memperoleh ruang hiburan yang selama ini tidak terlalu sering menghadirkan beberapa musisi nasional dalam satu panggung.

Namun, keberhasilan Pekan Gembira Ria tidak cukup dinilai dari riuhnya penonton atau ramainya unggahan media sosial. Ukurannya juga sederhana: jalan tetap bergerak, kendaraan tidak mengambil hak pengguna jalan lain, warga sekitar tidak terkurung kemacetan, dan kawasan Cilembang kembali bersih setelah lampu panggung dipadamkan.

Sebab musik yang bagus boleh meninggalkan kenangan. Bukan meninggalkan kemacetan dan gunungan sampah. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Wamenkes Dorong Program CKG Ciamis, Deteksi Dini Penyakit Berat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia...

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories