lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kapolres Cup Burung Berkicau 2026 Tasikmalaya berlangsung meriah di Lapangan Upacara Mapolresta Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Minggu (28/6/2026). Sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah mengikuti kontes burung berkicau dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi ajang adu kualitas burung, lomba ini juga menyita perhatian karena menyediakan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor, lima motor listrik, serta uang pembinaan.
Sejak pagi, kawasan Mapolresta Tasikmalaya dipadati para kicau mania yang datang membawa burung-burung terbaik mereka. Atmosfer kompetisi terasa semarak ketika puluhan gantangan dipenuhi berbagai jenis burung yang bersaing menampilkan suara dan performa terbaik di hadapan para juri.
Panitia pelaksana yang juga Kasat Intelkam Polresta Tasikmalaya, AKP Widi Eko, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti kontes mencapai sekitar 1.000 orang.
“Peserta yang ikut kontes burung ini ada sekitar 1.000 orang,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan Kapolres Cup telah berkembang menjadi salah satu agenda bergengsi yang dinantikan para penghobi burung berkicau dari berbagai daerah.
Kapolres Cup Burung Berkicau 2026 Tasikmalaya Masuk Kategori Nasional
AKP Widi Eko menjelaskan kontes tahun ini mempertandingkan delapan jenis burung dalam sejumlah kelas, mulai dari Kelas Kapolres, Wakapolres, hingga kelas para Kasat.
Ia menyebut jumlah gantangan yang digunakan mencapai 70 unit, sehingga kapasitas peserta jauh lebih besar dibanding kontes pada umumnya.
“Ini sudah masuk kategori kelas nasional. Jumlah gantangan lebih dari 50. Total gantangan di lomba kali ini ada 70,” katanya.
Selain peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat, kontes juga diikuti kicau mania dari luar provinsi, termasuk Bali. Kehadiran peserta dari Pulau Dewata menunjukkan Kapolres Cup semakin dikenal sebagai salah satu kompetisi burung berkicau berskala nasional.
Panitia juga menetapkan biaya pendaftaran untuk Kelas Utama Kapolres Cup sebesar Rp1.100.000 per burung, yang menjadi salah satu nilai pendaftaran tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Karena pendaftaran mahal, peserta makin tertantang. Makin diburu untuk ikut. Ini adu kualitas dan mental,” tambahnya.
Hadiah Motor dan Motor Listrik Jadi Daya Tarik Peserta
Selain prestise kompetisi, hadiah yang disiapkan panitia menjadi daya tarik utama bagi para peserta.
Secara keseluruhan panitia menyediakan dua unit sepeda motor, lima unit motor listrik, serta uang pembinaan dengan nominal berbeda di setiap kelas yang dipertandingkan.
Besarnya hadiah membuat persaingan berlangsung ketat sejak babak awal hingga penentuan juara di masing-masing kategori.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menilai kontes burung berkicau tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Ini luar biasa. Selain hobi, ekonomi juga bergerak. Pakan, sangkar, kuliner, hotel semua hidup,” ujarnya.
Menurut Diky, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat positif.
Ia berharap Kapolres Cup Burung Berkicau dapat terus digelar secara rutin sebagai agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi Kota Tasikmalaya.
Dengan tingginya antusiasme peserta, besarnya hadiah yang diperebutkan, serta hadirnya kicau mania dari berbagai penjuru Indonesia, Kapolres Cup Burung Berkicau 2026 semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kontes burung terbesar di Tasikmalaya. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi wadah silaturahmi, kompetisi yang sportif, sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis hobi di Kota Resik. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
