lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Jalan Santai Kota Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB di kawasan Halaman GCC Dadaha. Kegiatan tingkat kota itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan kegiatan tersebut gratis dan terbuka untuk umum. Informasi ini menjadi peg layanan bagi warga yang ingin mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan pada akhir pekan, dua hari menjelang 17 Agustus.
Mulai Pukul 06.00 WIB di Dadaha
Pemkot melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah mengumumkan jadwal Jalan Santai Kota Tasikmalaya sejak sebelum pelaksanaan. Peserta diarahkan datang ke Halaman GCC Dadaha dengan rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lima jam, mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.
Dadaha dipilih sebagai titik pelaksanaan kegiatan tingkat kota. Informasi resmi yang disebarkan Pemkot menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kota Tasikmalaya, bukan kegiatan dengan tiket berbayar atau peserta terbatas.
Status gratis dan terbuka untuk umum juga disebarkan kembali melalui kanal resmi pemerintah di tingkat kecamatan. Dengan demikian, warga yang hendak datang tidak diarahkan membeli tiket untuk mengikuti kegiatan utama tersebut.
Poster kegiatan yang disebarkan pemerintah turut mencantumkan sejumlah agenda pendukung, termasuk layanan kesehatan gratis dan hadiah undian. Informasi teknis mengenai mekanisme memperoleh hadiah atau mengikuti layanan tersebut perlu mengikuti ketentuan panitia di lokasi kegiatan.
Bagian Rangkaian HUT ke-81 RI
Pelaksanaan Jalan Santai Kota Tasikmalaya pada 15 Agustus menjadi salah satu agenda masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Pemkot mengajak masyarakat mengikuti dan meramaikan kegiatan tingkat kota tersebut sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 RI tahun 2026.
Bagi calon peserta, informasi paling penting adalah jadwal dan lokasi. Kegiatan berlangsung Sabtu pagi di Halaman GCC Dadaha dengan waktu pelaksanaan pukul 06.00–11.00 WIB. Karena terbuka untuk masyarakat umum, peserta dapat menyesuaikan waktu kedatangan dengan rangkaian kegiatan yang diumumkan panitia.
Pemkot belum perlu dijadikan sumber untuk memperkirakan jumlah peserta sebelum acara berlangsung. Jumlah warga yang benar-benar hadir baru dapat diketahui setelah kegiatan dilaksanakan. Karena itu, antusiasme ataupun skala keramaian tidak dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum ada data pelaksanaan.
Perkembangan berikutnya dapat dilihat pada Sabtu, 15 Agustus, terutama jumlah peserta, pelaksanaan kegiatan di Dadaha, serta pengaturan di sekitar lokasi jika terjadi peningkatan arus masyarakat. Sampai sebelum acara dimulai, informasi yang telah dipastikan pemerintah adalah waktu, tempat, status gratis, dan keterbukaan kegiatan untuk masyarakat umum. (NS/AS)







