lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, hadir langsung dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala Kapolresta Cup Open 2026 yang digelar PBSI Kota Tasikmalaya dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Turnamen ini diikuti 633 atlet dan pemain dari berbagai perkumpulan bulutangkis.
Kehadiran Diky Candra menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan bulutangkis di Kota Tasikmalaya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ajang ini tidak hanya menjadi perebutan gelar juara, tetapi juga panggung pembuktian atlet muda yang selama ini dibina klub-klub lokal.
PBSI Kota Tasikmalaya Turunkan Atlet Binaan
Panitia Pelaksana, AKP Nurrozi, mengatakan antusiasme peserta dalam Piala Kapolresta Cup Open 2026 sangat tinggi. Dari total 633 atlet dan pemain yang ikut bertanding, sebanyak 285 di antaranya merupakan atlet binaan prestasi atau Binpres.
Para atlet tersebut mewakili sejumlah perkumpulan bulutangkis atau PB se-Kota Tasikmalaya. Mereka turun gelanggang membawa nama klub masing-masing dan bersaing memperebutkan gelar juara dalam ajang Kapolresta Cup Open 2026.
Tujuh klub bulutangkis Kota Tasikmalaya ikut mengerahkan atlet terbaiknya. Ketujuh klub tersebut yakni PB Kurnia, PB Kusuma, PB Mitra Jaya, PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic.
“Setiap klub menurunkan atlet Binpresnya untuk bertarung di berbagai nomor pertandingan, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, hingga ganda campuran di berbagai kelompok umur,” ujar AKP Nurrozi.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang mencari juara. PBSI Kota Tasikmalaya menjadikan Piala Kapolresta Cup Open 2026 sebagai ruang pembuktian atlet binaan sekaligus barometer kekuatan bulutangkis lokal.
Dengan 285 atlet Binpres yang turun bertanding, persaingan dipastikan berjalan ketat sejak babak awal. Adu taktik, kecepatan, daya tahan, hingga ketepatan pukulan akan menjadi penentu di setiap laga.
PB Kurnia datang dengan ambisi menjaga dominasi. PB Kusuma dan PB Mitra Jaya membawa kekuatan atlet muda yang haus kemenangan. Sementara PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic siap memberi kejutan di lapangan.
AKP Nurrozi menegaskan, turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara ke-80. Menurutnya, Polri hadir tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga ikut mendorong pembinaan olahraga prestasi di tengah masyarakat.
“Piala Kapolresta Cup Open 2026 menjadi bukti kolaborasi antara aparat kepolisian dan PBSI dalam mencetak bibit-bibit atlet unggul,” ucapnya.
Diky Candra Sebut Tasikmalaya Punya DNA Juara
Diky Candra menegaskan, bulutangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapat perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Menurutnya, Tasikmalaya memiliki sejarah kuat dalam dunia bulutangkis.
Ia menyebut nama-nama besar seperti Susi Susanti dan Lidia Wijaya sebagai bukti bahwa Tasikmalaya punya tradisi panjang dalam melahirkan atlet berprestasi. Warisan itulah yang harus terus dijaga melalui pembinaan serius sejak usia dini.
Bagi Diky, Kapolresta Cup Open 2026 menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan atlet-atlet muda di Kota Tasikmalaya. Dari gelanggang seperti ini, bibit unggul bisa terlihat, diasah, lalu diarahkan menuju level yang lebih tinggi.
Lebih membanggakan lagi, Kota Tasikmalaya saat ini memiliki perwakilan di Pelatnas. Keberadaan atlet asal Tasikmalaya di pusat latihan nasional menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan PBSI dan klub-klub lokal berjalan di jalur yang tepat.
Diky berharap Kapolresta Cup Open 2026 tidak hanya menjadi turnamen tahunan, tetapi juga menjadi jembatan lahirnya atlet-atlet baru yang mampu membawa nama Tasikmalaya ke tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, pemerintah daerah, PBSI, klub, pelatih, orang tua, dan aparat kepolisian memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat. Kalau pembinaan kuat, mental atlet terjaga, dan kompetisi rutin digelar, Tasikmalaya bukan hanya punya sejarah juara, tetapi juga masa depan juara.
“Semoga Kapolresta Cup Open 2026 bisa melahirkan lebih banyak nama besar yang mengharumkan Tasikmalaya,” pungkasnya. (KRS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

