Ini Dia Biang Kerok yang Bisa Bikin PSU Tasikmalaya Diulang!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemungutan Suara Ulang atau PSU Kabupaten Tasikmalaya berpotensi kembali diulang. Jika ini terjadi, lagi-lagi Kabupaten Tasikmalaya akan mengalami pemborosan anggaran yang tidak sedikit. Sekedar informasi, untuk PSU Kabupaten Tasikmalaya, besaran dana yang dibutuhkan sekitar Rp. 50 milyar. Kalau PSU Tasikmalaya diulang lagi, maka besaran anggaran yang dibutuhkan lagi-lagi berkisar di besaran tersebut. Dan ini akan sangat merugikan warga Kabupaten Tasikmalaya.

Kekhawatiran adanya potensi PSU Tasikmalaya diulang pun mengemuka dari pesan-pesan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya.

“Jangan sampai PSU Tasikmalaya kembali diulang. Bukan perkara teknis. Ini berkaitan dengan anggaran yang berasal dari uang rakyat, yang seharusnya diprioritaskan untuk pembangunan,” tegas Bima Arya di sela-sela kunjungannya ke Gedung Bupati Tasikmalaya, Kamis (20/03/2025).

Kekhawatiran Bima Arya bukan tanpa alasan. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan pesan, jangan ada ASN yang terlibat. Secara tersirat, Bima Arya ingin memberikan sinyal, bahwa potensi PSU Tasikmalaya diulang itu muncul ketika ada ASN yang tidak netral. Setidaknya, kesan inilah yang ditangkap oleh aktivis Forum Diskusi Albadar, Diki Sam Ani.

“Sekelas Wakil Menteri itu kalau memberikan pernyataan di media pasti punya motif yang kuat, ada benang merah yang harus digaris-bawahi. Ada dua poin penting yang ia sampaikan kemarin saat ke Gedung Bupati Tasikmalaya. Yang pertama adalah mengingatkan potensi PSU Tasikmalaya diulang. Dan yang kedua tentang netralitas ASN,” terang Diki kepada Lintas Priangan.

Menurut Diki, sebelum Wamendagri menginjakkan kaki di Tasikmalaya, pasti dia sudah mendapat masukan mengenai berbagai informasi yang berkaitan dengan PSU Tasikmalaya. Salah satunya tentang adanya beberapa ASN yang terindikasi tidak netral.

“Jangan-jangan, salah satu alasan yang mendorong Wakil Menteri datang ke Kabupaten Tasikmalaya itu justru itu ya, adanya indikasi-indikasi ASN yang tidak netral, dan ini sangat berpotensi jadi biang kerok PSU Tasikmalaya diulang,” tegas Diki.

Bagi Diki, yang notabene juga warga Kabupaten Tasikmalaya, netralitas ASN di Kabupaten Tasikmalaya memang jadi salah satu potensi masalah yang besar. Hal ini dikarenakan fenomena tersebut sudah terjadi pada beberapa pemilu sebelumnya.

“Sebagai warga Kabupaten Tasikmalaya, saya turut merasakan, bagaimana jejaring ASN ini bersikap. Bukan saja SKPD, tapi juga jaringan aparatur desa dan organ-organ bentukan pemerintah. Belum lagi diperkuat dengan hubungan keluarga dan kekerabatan ASN, baik secara langsung dengan para kontestan, maupun dalam konteks kepartaian. Warga Kabupaten Tasikmalaya itu banyak pemilih emosional, yang menentukan pilihan karena kedekatan emosional,” terang Diki.

Tak hanya ASN, Diki juga mencermati pernyataan-pernyataan Bawaslu yang dilansir di berbagai media. Menurutnya, eksistensi penyelenggara PSU perlu disorot serius, agar menutup potensi PSU Tasikmalaya diulang.

“Misal, saya pernah baca di salah satu media online (baca di sini), Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya berkomentar bahwa saat ini belum masuk masa kampanye. Pernyataan ini dia sampaikan dalam berita tentang Camat Ciawi yang terindikasi kuat tidak netral. Menurut saya, ini gejala buruk. Jangan sampai timbul kesan, Ketua Bawaslu nanti akan berkilah bahwa apa yang dilakukan Camat Ciawi itu tidak termasuk pelanggaran kampanye hanya gara-gara belum masuk masa kampanye. Padahal netralitas ASN ini bisa disoal oleh pasal-pasal yang ada pada peraturan lain selain ketentuan tentang kampanye,” papar Diki.

Terakhir Diki mengimbau, agar para ASN dan penyelenggara di Kabupaten Tasikmalaya lebih dewasa dalam menyikapi PSU Tasikmalaya. Menurutnya, ini satu-satunya cara yang paling bijak agar PSU Tasikmalaya lancar.

“Harus dewasa. Jangan malah seperti menantang kekuatan-kekuatan social control untuk lebih siaga. Kalau saya dan teman-teman di Albadar berniat menekan habis-habisan kasus Camat Ciawi misalnya, kami kerahkan semua sumber daya yang kami miliki untuk fokus di kasus itu, saya hampir yakin yang bersangkutan bakal kerepotan. Makanya, para ASN terutama pejabatnya harus lebih dewasa, para penyelenggara juga harus lebih dewasa, jangan jadi biang kerok yang membuat PSU Tasikmalaya diulang lagi, selain kasihan warga Tasikmalaya, saya kira ASN yang bersangkutan juga kasihan kan. Nggak ada kok yang nolong dia kalau kasus ini berlanjut. Masih untung kalau cuma hukuman disiplin, kalau pidana bagaimana? Habis itu karir dia, kasihan diri sendiri lah. Mending bersikap dan bertindak sesuai aturan,” pungkas Diki. (Lintas Priangan).

🏆 Tebak Final 2026 • Masih dibuka

Kuis Piala Dunia 2026

Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

⏱️ Deadline: 2026-07-19 23:59:00 WIB 🛡️ Anti duplikat 📊 Ranking otomatis
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Fastletic Tasikmalaya Juara Umum Kejurkot PBSI Kapolres Cup 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Fastletic Tasikmalaya resmi keluar sebagai juara umum Kejuaraan Kota PBSI Kota Tasikmalaya Piala Kapolres Cup 2026 yang...

Pemuda Blitar Tenggelam di Sungai Ciwulan Tasikmalaya, Ditemukan Jelang Magrib

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemuda Blitar Tenggelam di Sungai Ciwulan Tasikmalaya pada Sabtu (27/6/2026). Korban bernama Yushak Ababil Shabililah, 21 tahun,...

Seorang Perempuan Hilang di Tasikmalaya, Keluarga Minta Bantuan Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Informasi mengenai perempuan hilang di Tasikmalaya tengah disebarkan pihak keluarga untuk memperluas pencarian. Perempuan tersebut bernama Kiki...

Terbaru

HUT Bhayangkara Ciamis Meriah, Ribuan Warga Padati Alun-Alun

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan HUT Bhayangkara Ciamis berlangsung meriah dan penuh...

PB Sanjaya Badminton Club Kota Banjar Perkuat Pembinaan Atlet Muda

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR – PB Sanjaya Badminton Club Kota...

Santunan Anak Yatim IPHI Kota Banjar Warnai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

BANJAR – Santunan Anak Yatim IPHI Kota Banjar menjadi...

Arus Lalu Lintas Banjar Akhir Pekan Aman, Knalpot Brong Ditindak

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Arus lalu lintas Banjar akhir pekan...

Fastletic Tasikmalaya Juara Umum Kejurkot PBSI Kapolres Cup 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Fastletic Tasikmalaya resmi keluar sebagai juara umum...

Piala Dunia 2026

Prediksi Skor Afrika Selatan Vs Kanada: Akankah Tuan Rumah Redam Tim Kuda Hitam?

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Prediksi Skor Afrika Selatan Vs...

Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim Lolos, Jadwal Duel, dan Tim Kejutan

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Babak 32 Besar Piala Dunia...

Hasil Aljazair vs Austria: Imbang Dramatis, Nasib Ditentukan Klasemen

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Aljazair vs Austria pada...

Hasil Jordan vs Argentina: Albiceleste Tak Terbendung

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Jordan vs Argentina pada...

Hasil Kongo Vs Uzbekistan: Comeback Dramatis! Kongo Menolak Menyerah

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Kongo Vs Uzbekistan pada...

Daerah lainnya

KDM Desak PLN Bereskan Pemadaman Jabar, UMKM Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  KDM desak PLN segera menuntaskan persoalan...

Dari LHP BPK ke Hotel Prodeo: Jangan Sepelekan Temuan Auditor

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Laporan Hasil Pemeriksaan atau LHP BPK kerap...

Carut Marut Tata Kelola Aset Pemkot Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tata kelola aset Pemerintah Kota Bandung menyisakan tanda...

Indikasi Kuat Penyelewengan Anggaran PLN Jawa Barat, Priangan Timur Terlibat?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sejumlah temuan dalam pengelolaan anggaran dan layanan PT...

Perspektif

Popular Categories