lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom Tasikmalaya yang ditemukan di sebuah bangunan kosong di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Perkembangan terbaru yang dipublikasikan Polri pada Sabtu, 12 September 2026, menyebut dua pria telah diperiksa terkait temuan tersebut.
Kedua pria diperiksa Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk mengetahui keterkaitan mereka dengan benda mencurigakan yang ditemukan di bangunan yang dikenal warga sebagai Engsun, Kampung Sumelap RT 01/RW 05, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang.
Dua Pria Diperiksa Polisi
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela menyatakan pemeriksaan terhadap dua pria tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendalaman perkara. Polisi belum mengungkap identitas keduanya maupun memastikan keterlibatan mereka dalam penyimpanan benda tersebut.
Karena itu, status kedua pria dalam pengusutan benda diduga bom Tasikmalaya tidak dapat disimpulkan sebagai pelaku atau tersangka. Kepolisian sejauh ini menyebut mereka telah diperiksa untuk menggali asal-usul benda dan kemungkinan keterkaitannya dengan temuan di lokasi.
Benda mencurigakan tersebut sebelumnya ditemukan pada Kamis, 10 September 2026. Aparat kemudian mengamankan kawasan sekitar bangunan dan memasang garis polisi.
Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat selanjutnya melakukan tindakan menggunakan disruptor pada Kamis malam. Penanganan itu dilakukan dengan pendampingan jajaran Polres Tasikmalaya Kota.
Polisi tetap melakukan pendalaman setelah benda tersebut ditangani. Garis polisi juga masih dipasang di sekitar lokasi penemuan untuk kepentingan penyelidikan berdasarkan keterangan yang dipublikasikan Polri.
Asal-usul Benda Masih Didalami
Fokus penyelidikan berikutnya adalah mengetahui siapa yang menempatkan atau menyimpan benda mencurigakan tersebut serta bagaimana benda itu bisa berada di bangunan kosong Engsun.
Hingga perkembangan yang dipublikasikan pada 12 September, kepolisian belum mengumumkan kesimpulan mengenai identitas dua pria yang diperiksa ataupun rangkaian lengkap peristiwa di balik temuan itu. Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan fakta yang berkaitan dengan benda diduga bom Tasikmalaya tersebut.
Belum adanya pengumuman mengenai keterlibatan dua pria itu menjadi penting karena pemeriksaan seseorang tidak otomatis menunjukkan status sebagai tersangka. Penyidik masih harus mendalami keterangan dan bukti yang ditemukan dalam proses penanganan perkara.
Temuan di Engsun pertama kali ditangani sebagai benda mencurigakan sehingga petugas mengambil langkah pengamanan dan melibatkan Tim Jibom. Perkembangan penyelidikan selanjutnya akan menentukan asal-usul benda tersebut serta pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban apabila ditemukan unsur pidana. (NS/AS)







