Mencekam! Siswa SD di Pangandaran Dibacok Lansia saat Belajar di Kelas

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Suasana belajar yang seharusnya tenang mendadak berubah mencekam. Seorang siswa sekolah dasar menjadi korban serangan brutal di dalam ruang kelas, memicu kepanikan di lingkungan sekolah.

Peristiwa siswa SD di Pangandaran dibacok ini terjadi pada Jumat (17/4/2026). Korban diketahui bernama Maulana Hafiz (12), siswa kelas VI yang saat itu tengah berada di dalam kelas bersama teman-temannya.

Tanpa tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, seorang pria lanjut usia berinisial AS tiba-tiba masuk ke area sekolah. Ia diduga masuk tanpa izin, lalu langsung menuju ruang kelas tempat korban berada.

Situasi berubah dalam hitungan detik. Pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang langsung menyerang korban. Aksi pembacokan siswa SD di Pangandaran itu membuat suasana kelas panik, siswa lain berhamburan menyelamatkan diri.

Korban mengalami luka bacok serius akibat serangan tersebut. Ia segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga kini, kondisi korban masih dalam penanganan tenaga medis dan terus dipantau secara ketat.

Kasus anak SD dibacok di sekolah ini langsung ditangani aparat kepolisian. Berdasarkan informasi dari Polsek Padaherang, saat ini pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi secara utuh. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pihak sekolah dan warga sekitar.

Peristiwa pembacokan di lingkungan pendidikan ini memicu kekhawatiran publik. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak justru menjadi lokasi terjadinya kekerasan.

Sejumlah pihak menilai perlu adanya peningkatan pengawasan di lingkungan sekolah, termasuk pengamanan akses keluar-masuk area pendidikan. Langkah ini dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Sementara itu, pihak keluarga korban tidak dapat menyembunyikan kesedihannya. Hasan, ayah korban, mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa anaknya.

“Saya sangat sedih. Sekolah itu tempat anak belajar, harusnya aman,” katanya.

Hingga kini, Satreskrim Polres Pangandaran melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih melakukan pendalaman. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi lansia bacok siswa SD tersebut.

Dari hasil penyelidikan awal, insiden siswa SD di Pangandaran dibacok ini diduga dipicu persoalan sebelumnya antara korban dan pelaku. Pelaku disebut merasa tersinggung setelah diduga mendapat ejekan dalam peristiwa yang terjadi di luar lingkungan sekolah.

Peristiwa ini terjadi di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kepala Kesbangpol Ciamis: Ormas Mengajarkan Bangsa Ini Arti Persatuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

Data Stunting Ciamis Berbeda, Pemkab Sebut Survei 20,23 Persen dan Pendataan Daerah 4,4 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Data stunting Ciamis menjadi perhatian Pemerintah...

Polisi Dalami Dugaan Perundungan SMAN 3 Tasikmalaya, Enam Siswa Senior Diduga Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi mendalami dugaan perundungan SMAN 3...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.– Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories