lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar terus mendorong penguatan literasi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan ekonomi, tetapi juga menyentuh nilai sosial dan spiritual masyarakat.
Salah satunya melalui program Tabungan Berbagi Hewan Qurban (BEREHAN) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).Program tersebut disosialisasikan dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd. di Ruang Rapat Gunung Sangkur, Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Rabu (6/5/2026)
Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, mulai dari OJK Provinsi Jawa Barat, BJB Pusat, Biro Perekonomian Jawa Barat, hingga Peternak Muda Jawa Barat.Para peserta mendapatkan pemahaman terkait pengelolaan keuangan, layanan perbankan, hingga kesiapan sektor peternakan dalam mendukung kebutuhan hewan kurban.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjar menyebut program BEREHAN sebagai langkah inovatif yang mampu membantu ASN mempersiapkan ibadah kurban secara lebih terencana dan berkelanjutan.
Menurutnya, pola menabung untuk kurban menjadi solusi agar masyarakat, khususnya ASN, dapat mempersiapkan kebutuhan ibadah tanpa harus terbebani secara finansial menjelang Hari Raya Iduladha.
“Program ini bukan hanya soal menabung untuk membeli hewan kurban, tetapi juga membangun budaya perencanaan keuangan yang sehat di lingkungan ASN. Di sisi lain, semangat berbagi dan kepedulian sosial juga ikut diperkuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif serta mudah dijangkau masyarakat.
“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat karena memberikan manfaat nyata, baik dari sisi edukasi finansial maupun penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca juga : MayDay 2026 di Pangandaran Jalin Hubungan Industrial Harmonis
Selain mendorong kesadaran finansial, program BEREHAN juga diharapkan mampu mendukung perputaran ekonomi lokal, terutama sektor peternakan di Jawa Barat yang menjadi bagian dari rantai penyediaan hewan kurban.
Supriana berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan minat ASN untuk mulai menerapkan kebiasaan menabung secara rutin, sekaligus menumbuhkan budaya berbagi yang lebih kuat di tengah masyarakat. (NID)
