lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar terus mendorong peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara melalui penguatan pemahaman finansial dan jaminan ketaspenan.
Langkah itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Ketaspenan dan Literasi Keuangan Program Peningkatan Kesejahteraan ASN yang digelar di Aula Somahna Bagja Dibuana, Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd., dan diikuti sebanyak 357 peserta yang terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Tahun Anggaran 2024 serta PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Banjar.
Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kota Banjar, Branch Manager PT Taspen Tasikmalaya, serta para kepala perangkat daerah.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman ASN terkait hak, manfaat ketaspenan, hingga pengelolaan keuangan pribadi secara lebih terencana.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjar menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi ASN sebagai bekal dalam membangun kestabilan ekonomi keluarga, baik saat aktif bekerja maupun memasuki masa pensiun.
“ASN harus memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan. Ini penting agar kesejahteraan dapat terjaga, bukan hanya saat masih bertugas, tetapi juga ketika memasuki masa purna bakti,” ujar Supriana.
Ia mengatakan, program literasi keuangan dan pemahaman ketaspenan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, terutama bagi PPPK yang kini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.
Menurutnya, kesejahteraan pegawai tidak hanya diukur dari penghasilan, tetapi juga dari kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan memiliki perencanaan jangka panjang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin ASN memahami manfaat perlindungan ketaspenan sekaligus mampu membangun pola pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Baca Juga : Pemkot Banjar Luncurkan Berehan Tabungan Kurban ASN
Selain memberikan pemahaman mengenai layanan ketaspenan, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi terkait literasi keuangan guna meningkatkan kesadaran ASN terhadap pentingnya perencanaan finansial, pengelolaan penghasilan, hingga kesiapan menghadapi masa depan.
Supriana berharap kegiatan itu dapat menjadi bekal bagi ASN, khususnya PPPK, dalam membangun kemandirian finansial sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga. (NID)
