Home Priangan Timur Berita Tasikmalaya Makodim 0612 Tasikmalaya Jadi Lokasi Simulasi Kebakaran

Makodim 0612 Tasikmalaya Jadi Lokasi Simulasi Kebakaran

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Markas Kodim (Makodim) 0612/Tasikmalaya mendadak berubah menjadi arena simulasi penanggulangan kebakaran, Rabu (6/5/2026).

Puluhan prajurit TNI turun ke lapangan mengikuti pelatihan pemadaman api bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini dipantau langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., didampingi Pasiops Kapten Cba Lulus R. serta Batih Ops Peltu Sugiyanto.

Latihan berlangsung intens dengan kombinasi materi teori dan praktik lapangan.Instruktur dari Damkar memperkenalkan berbagai peralatan pemadaman, mulai dari selang, nozel, hingga armada mobil pemadam.

Prajurit juga diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti helm, baju tahan api, dan sepatu boot.Memasuki sesi praktik, sirene mobil damkar meraung menandai dimulainya simulasi.

Prajurit dituntut sigap melakukan teknik gulung selang cepat, mengatur tekanan air, hingga simulasi mobilisasi menggunakan kendaraan pemadam dalam kondisi darurat.

Tim Damkar yang dipimpin Aam Gunawan bersama enam personel lainnya membagi peran secara terstruktur.

Komandan regu bertugas mengambil keputusan cepat, operator memastikan suplai air tetap stabil, sementara helper menjaga posisi selang agar tetap terkendali saat proses pemadaman berlangsung.

Simulasi dibuat menyerupai kondisi nyata, mulai dari penerimaan laporan kebakaran, kesiapan personel, penggunaan APD, penggelaran selang, hingga komunikasi di lapangan dalam situasi penuh tekanan.

“Pemadaman kebakaran tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan ketenangan, keberanian, serta kerja sama tim yang solid,” ujar salah satu instruktur di sela kegiatan.

Baca Juga : Bupati Pangandaran Tekankan Peran Perempuan di Jejak Kartini

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan, pelatihan ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan prajurit teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ancaman kebakaran bisa terjadi kapan saja. Prajurit harus siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat. Beberapa detik bisa menjadi penentu antara keselamatan dan bencana,” katanya.

Melalui pelatihan ini, prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan militer, tetapi juga sigap dalam penanganan kondisi darurat, termasuk kebakaran, sebagai bagian dari tugas kemanusiaan. (NID)