lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Taraju, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta.
Kegiatan yang mengusung tema “Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Toleransi dan Persatuan Masyarakat” itu juga dihadiri unsur Muspika Kecamatan Taraju, pengurus FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, serta peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota ranting FKPPI se-Dapil 7 Kabupaten Tasikmalaya. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir acara. Selain mendengarkan pemaparan materi, peserta juga aktif mengikuti sesi diskusi bersama para narasumber.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat. Materi disampaikan oleh pihak Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya dan Ketua FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Saputra.
Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Andri Permadi, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Asep Darisman, M.M., mengatakan kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam memperkuat harmonisasi sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu terus diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan rasa persatuan. Ini penting agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas lingkungan,” ujar Andri Permadi.
Ia menambahkan, Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong pelaksanaan kegiatan edukatif yang melibatkan organisasi kemasyarakatan secara langsung. Langkah tersebut dinilai efektif dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga stabilitas sosial.
Menurut Andri, tantangan kehidupan sosial saat ini semakin kompleks sehingga masyarakat harus memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat. Dengan begitu, masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memecah persatuan.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sosialnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Saputra, menyampaikan bahwa semangat persatuan harus terus dijaga bersama. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak boleh menjadi penyebab munculnya perpecahan di tengah masyarakat.
“Wawasan kebangsaan harus terus diperkuh. Masyarakat harus tetap solid dan menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh anggota FKPPI untuk terus menjaga nilai gotong royong serta mempererat hubungan sosial antarsesama. Menurutnya, persatuan masyarakat menjadi salah satu modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kegiatan berlangsung dalam bentuk penyampaian materi dan diskusi interaktif antara narasumber dengan peserta. Dalam sesi diskusi, peserta terlihat aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan mengenai tantangan menjaga persatuan di tengah perkembangan sosial saat ini.
Beberapa peserta juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Mereka menilai pembinaan wawasan kebangsaan sangat penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antaranggota FKPPI.
Kolaborasi antara Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya dan FKPPI Kabupaten Tasikmalaya dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya menjaga persatuan dan stabilitas sosial.
Melalui kegiatan tersebut, pengurus dan anggota ranting FKPPI di Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu terus menjaga keharmonisan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjadi contoh dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat. (AS)
