lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Program Satu Desa Satu Sarjana Kabupaten Garut kembali dibuka untuk tahun anggaran 2026. Pendaftaran calon penerima dimulai pada Rabu, 15 Juli 2026, melalui pemerintah desa atau kelurahan masing-masing. Kesempatan ini terutama ditujukan bagi masyarakat dari wilayah yang belum memperoleh kuota pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Garut memprioritaskan 109 desa dan kelurahan yang belum memiliki penerima beasiswa. Dari total 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut, sebanyak 333 wilayah telah memiliki mahasiswa penerima manfaat pada 2025. Formasi yang belum terisi itulah yang kembali dibuka untuk calon mahasiswa tahun akademik 2026/2027.
Pendaftaran Dilakukan Melalui Desa dan Kelurahan
Sebelum pendaftaran dimulai, pemerintah desa dan kelurahan dijadwalkan mengumumkan program pada 13–14 Juli 2026. Masyarakat yang berminat dapat mulai menyerahkan berkas pada 15 Juli. Masa pendaftaran berlangsung hingga 20 Juli 2026.
Apabila jumlah pendaftar belum memenuhi kebutuhan, pemerintah menyiapkan perpanjangan pendaftaran pada 21–22 Juli. Seleksi administrasi, wawancara, dan pengumuman hasil di tingkat desa atau kelurahan kemudian dilaksanakan pada 23–25 Juli.
Calon penerima yang merasa keberatan terhadap hasil seleksi diberi kesempatan menyampaikan sanggahan pada 27 Juli. Setelah itu, nama peserta yang lolos akan diusulkan ke tingkat kabupaten pada 28–31 Juli 2026.
Tim Teknis Kabupaten dijadwalkan melakukan validasi pada 3–5 Agustus. Hasil akhirnya akan ditetapkan dan diusulkan masuk dalam Keputusan Bupati Garut pada 6 Agustus 2026. Jadwal tersebut memperlihatkan bahwa seluruh proses berlangsung cukup singkat. Calon pendaftar sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk menyiapkan dokumen. Berkas memang tidak punya kaki, tetapi sering mendadak menghilang ketika sedang dibutuhkan.
Pelaksanaan program mengacu pada Peraturan Bupati Garut Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pemberian Bantuan Pendidikan Tinggi bagi Masyarakat. Aturan tersebut mencakup tata cara pemberian dan penyaluran bantuan, pertanggungjawaban, pemantauan penerima, kerja sama dengan perguruan tinggi, hingga mekanisme pembatalan dan pengembalian bantuan.
Calon Pendaftar Diminta Segera Mengecek Persyaratan
Pada pelaksanaan sebelumnya, Program Satu Desa Satu Sarjana menyasar lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dari keluarga kurang mampu. Penerima memperoleh bantuan biaya pendidikan sebesar Rp4 juta setiap semester dengan jangka waktu maksimal delapan semester.
Persyaratan pada 2025 antara lain lulusan maksimal dua tahun sebelumnya, memiliki nilai rata-rata sekurang-kurangnya 75, berasal dari keluarga kurang mampu, serta tidak sedang menerima beasiswa lain. Calon penerima juga harus merupakan warga desa atau kelurahan tempat pendaftaran dan bersedia menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemkab Garut.
Meski demikian, calon mahasiswa tetap perlu memeriksa pengumuman resmi yang diterbitkan pemerintah desa atau kelurahan pada 13–14 Juli. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan persyaratan, format surat, daftar kampus, program studi, serta dokumen pendukung yang berlaku khusus pada seleksi 2026.
Program ini tidak hanya menawarkan bantuan biaya kuliah. Sasaran jangka panjangnya adalah menghadirkan sumber daya manusia berpendidikan tinggi di setiap desa. Tantangan tersebut masih besar. Bupati Garut sebelumnya menyebut persentase penduduk Garut yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana baru berada di kisaran tiga persen.
Karena itu, pembukaan beasiswa bagi 109 desa dan kelurahan menjadi peluang yang tidak seharusnya terlewat. Masyarakat dapat mulai berkoordinasi dengan aparat desa, menyiapkan dokumen kependudukan, ijazah, nilai akademik, dan bukti kondisi ekonomi keluarga sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Ikuti Lintas Priangan di Google News dan Channel WhatsApp untuk memperoleh informasi terbaru mengenai pendidikan, beasiswa, dan perkembangan Kabupaten Garut. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
