lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kejuaraan Renang Garut bertajuk Juara Ngojay Kadua Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kawasan SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (20/6/2026).
Ajang olahraga air tersebut mempertemukan atlet antar klub, sekolah, ekstrakurikuler, hingga privat se-Kabupaten Garut dan peserta undangan. Kejuaraan ini menjadi ruang penting bagi pembinaan atlet renang muda, sekaligus bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi berprestasi dari daerah.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga yang digelar secara teratur, berjenjang, dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk membangun ekosistem pembinaan atlet sejak usia dini.
“Tadi kita lihat ini pelaksanaan sudah yang kedua, ini juga berjenjang. Tadi juga ada kelas 4 tahun sampai dengan 17 tahun dan tentunya harus berkesinambungan. Saya berharap ini terus, bukan hanya kedua, tapi bisa tiga, empat, lima sampai selanjutnya,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Bupati Garut Dorong Pembibitan Atlet Muda
Abdusy Syakur menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut memiliki perhatian terhadap proses pembibitan atlet muda. Dukungan terhadap kompetisi seperti Juara Ngojay Kadua 2026 dinilai penting agar anak-anak Garut memiliki ruang untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, dan daya saing sejak dini.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak lahir secara tiba-tiba. Atlet membutuhkan proses panjang, mulai dari latihan, kompetisi, evaluasi, hingga pendampingan yang konsisten. Karena itu, kejuaraan renang seperti ini perlu terus dikembangkan agar menjadi agenda berkelanjutan.
Bupati Garut berharap para atlet muda yang tampil dalam Kejuaraan Renang Garut ini tidak hanya menjadikan lomba sebagai ajang mengejar medali. Lebih dari itu, kompetisi harus menjadi tempat belajar disiplin, ketangguhan, keberanian, dan kegigihan.
Ia menilai, olahraga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak. Melalui olahraga, anak-anak belajar menghadapi tekanan, menerima hasil pertandingan, menghargai lawan, dan terus memperbaiki diri.
“Tidak kalah penting adalah bagaimana kita mendorong anak-anak kita untuk memiliki daya saing, ketangguhan, dan kegigihan yang akan dipelajari secara otomatis kalau mereka olahraga,” tambahnya.
Selain berdampak pada pembinaan atlet, Bupati juga melihat penyelenggaraan kejuaraan olahraga massal dapat memberi efek positif bagi ekonomi daerah. Kehadiran peserta, pelatih, orang tua, dan pendamping dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya.
545 Atlet Ikuti 1.554 Nomor Pertandingan
Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Jafar Rohman, menerangkan bahwa Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua Tahun 2026 mendapat sambutan sangat antusias dari peserta. Tercatat sebanyak 545 atlet ambil bagian dalam ajang tersebut.
Para peserta mengikuti 1.554 nomor pertandingan. Kejuaraan ini mempertandingkan kategori anak usia kelahiran tahun 2013 hingga 2019, serta kelompok usia lain sebagaimana jenjang pertandingan yang telah disiapkan panitia.
Besarnya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga renang di Kabupaten Garut terus tumbuh. Kondisi ini menjadi modal penting bagi pembinaan olahraga daerah, terutama untuk mencari bibit atlet potensial sejak usia dini.
GOR Akuatik Talaga Bodas di kawasan SOR RAA Adiwijaya pun menjadi pusat perhatian. Fasilitas olahraga tersebut menjadi arena bagi ratusan atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan air.
Kejuaraan Renang Garut ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan biasa. Dengan pembinaan yang konsisten, dukungan pemerintah, peran klub, sekolah, pelatih, dan orang tua, ajang seperti Juara Ngojay Kadua 2026 bisa menjadi pintu lahirnya atlet renang Garut yang mampu bersaing di tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan internasional.
Bagi Garut, kolam renang hari itu bukan sekadar tempat adu cepat. Di sana, anak-anak belajar bahwa prestasi tidak datang dari sulap. Ia lahir dari latihan, keberanian, dan napas panjang. Ya, napas panjang sangat penting, apalagi kalau sedang lomba renang. (AI/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

