Rumah Ambruk Akibat Gempa Cilacap di Pamarican Ciamis, Satu Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah peristiwa malang menimpa warga di Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, rumah ambruk akibat gempa hingga mengalami kerusakan dan tidak lagi layak dihuni dampak dari gempa bumi 5,4 magnitudo yang mengguncang wilayah Cilacap dan sekitarnya, pada Jumat (4/9/2026) siang.

Rumah milik Iyan yang dihuni satu keluarga dengan tiga jiwa itu mengalami kerusakan pada bagian teras depan yang roboh. Selain itu, dinding dapur bagian belakang juga dilaporkan mengalami retakan.

Peristiwa rumah ambruk usai gempa tersebut terjadi sekitar pukul 12.04 WIB. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kondisi bangunan sebelumnya memang sudah lapuk. Kondisi itu diperparah oleh pergerakan tanah yang disebut pernah terjadi di kawasan tersebut sekitar 10 tahun lalu.

Teras Rumah Roboh Saat Gempa Mengguncang

Gempa bumi berkekuatan 5,4 magnitudo yang disebut berpusat dari wilayah Cilacap, Jawa Tengah, menjadi pemicu kerusakan pada rumah tersebut.

Saat kejadian, bagian teras rumah tiba-tiba roboh. Kondisi bangunan yang sebelumnya sudah lapuk membuat rumah tersebut dinilai semakin berisiko untuk ditempati.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang terjadi membuat penghuni harus meninggalkan rumah untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan susulan.

Satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa kemudian mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Rumah Dinilai Tidak Layak Dihuni

Dari hasil penanganan awal, kondisi rumah dinyatakan tidak dapat dihuni sementara. Kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya pergerakan atau kerusakan susulan menjadi pertimbangan utama warga untuk mengungsi.

Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Selain teras yang roboh, bagian dinding dapur mengalami retak. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena struktur rumah sebelumnya sudah berada dalam kondisi lapuk.

Petugas bersama pemerintah desa dan unsur terkait kemudian melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan serta memastikan keselamatan penghuni.

Warga Butuh Terpal dan Sembako

Untuk memenuhi kebutuhan sementara keluarga terdampak, sejumlah bantuan dinilai masih diperlukan.

Di antaranya terpal, sembako dan family kit.

Penanganan di lokasi melibatkan Pemerintah Kecamatan Pamarican, Pemerintah Desa Sukajadi, Tagana Kabupaten Ciamis, Babinkamtibmas, Babinsa, relawan serta masyarakat sekitar.

Langkah awal difokuskan pada asesmen kondisi rumah dan memastikan keluarga terdampak berada di lokasi yang lebih aman.

Sementara itu, warga yang rumahnya mengalami kerusakan masih mengungsi di rumah kerabat hingga kondisi dinilai cukup aman untuk kembali.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa bangunan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan atau berada dalam kondisi lapuk dapat menjadi lebih rentan ketika terjadi gempa. Karena itu, pemeriksaan kondisi struktur rumah menjadi penting, terutama bagi bangunan yang sebelumnya telah mengalami keretakan maupun terdampak pergerakan tanah.

Untuk saat ini, keluarga Iyan memilih tetap mengungsi demi menghindari risiko apabila terjadi kerusakan lanjutan pada rumah yang telah dinyatakan tidak layak dihuni tersebut. (HS)


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Wamenkes Dorong Program CKG Ciamis, Deteksi Dini Penyakit Berat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia...

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories