lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Operasi pencarian korban Jembatan Cirahong kembali dilanjutkan hari ini dengan skema operasi yang lebih luas. Tim SAR gabungan diterjunkan untuk menyisir aliran Sungai Citanduy, terutama dari kawasan Cirahong hingga titik-titik genangan yang berpotensi menjadi jalur terbawanya korban.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, S.T., M.Si., mengatakan operasi pencarian hari ini melibatkan sejumlah unsur gabungan. Skema pencarian disusun dengan membagi tim ke beberapa titik, menggunakan perahu LCR, perahu rafting, serta perlengkapan operasi SAR lainnya.
Ani Supiani Beberkan Skema Pencarian Korban Jembatan Cirahong
Ani Supiani menjelaskan, operasi hari ini tidak hanya dilakukan di satu titik. Tim dibagi untuk memperluas jangkauan pencarian, terutama di sepanjang aliran sungai yang dinilai memiliki potensi menjadi lintasan arus.
Menurutnya, unsur yang diberangkatkan dari BPBD Ciamis meliputi Fauzi Rahmat bersama tim BPBD, Yunus, Dani, Panji, Eza, Fahmi, serta Yayan Ariel sebagai pengemudi. Tim bergerak menggunakan kendaraan operasional jenis Panther dengan membawa sejumlah peralatan pendukung.
โPeralatan yang dibawa di antaranya perahu lipat, mesin perahu, APD, kantong jenazah, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk operasi pencarian,โ ujar Ani Supiani.
Ia menuturkan, pencarian korban Jembatan Cirahong hari ini dilakukan dengan membagi tim ke dalam beberapa unsur. Dua perahu LCR disiapkan untuk mendukung operasi di area genangan, masing-masing dari BPBD Ciamis dan Tagana Ciamis.
Perahu tersebut difungsikan sebagai tim penjemput dari ujung genangan dekat Leuwi Putat, kawasan belakang Lembah Mediana. Titik ini menjadi salah satu area penting karena kondisi aliran sungai dan genangan memerlukan penyisiran lebih cermat.
Selain itu, pencarian juga dilakukan menggunakan perahu rafting dari kawasan Cirahong hingga Leuwi Putat. Unsur yang terlibat dalam jalur ini antara lain Tagana Ciamis dan Tagana Kabupaten Tasikmalaya.
Skema tersebut memperlihatkan bahwa operasi SAR di Jembatan Cirahong dilakukan secara berlapis. Tim tidak hanya menunggu di satu titik, tetapi bergerak menyusuri aliran sungai sesuai pembagian wilayah pencarian.
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Citanduy
Dalam operasi ini, Tim SAR gabungan Ciamis juga diperkuat oleh sejumlah unsur dari luar wilayah Ciamis. Ani Supiani menyebutkan, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, BPBD Kota Tasikmalaya, dan Basarnas Tasikmalaya ikut terlibat dalam pencarian.
Keterlibatan lintas daerah ini penting karena Sungai Citanduy memiliki bentang aliran yang cukup luas dan melintasi beberapa wilayah. Karena itu, penyisiran Sungai Citanduy memerlukan koordinasi antarlembaga agar pencarian dapat berjalan lebih efektif.
โTim pencarian dibagi sesuai kebutuhan di lapangan. Ada yang menggunakan LCR, ada yang menggunakan perahu rafting, dan ada unsur yang bersiaga untuk mendukung proses evakuasi apabila korban ditemukan,โ kata Ani.
Menurut Ani, perahu LCR BPBD Ciamis disiapkan untuk menjangkau area yang sulit diakses dari darat. Sementara perahu rafting digunakan untuk menyusuri jalur arus dari Cirahong ke arah Leuwi Putat.
Ia menegaskan, seluruh unsur yang terlibat tetap mengutamakan keselamatan personel. Kondisi sungai, arus, kedalaman, serta kemungkinan hambatan di lapangan menjadi perhatian utama dalam setiap pergerakan tim.
Dalam operasi ini, Basarnas Tasikmalaya ikut melakukan pencarian bersama BPBD dan Tagana. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses penyisiran, terutama di titik-titik yang dinilai rawan luput dari pemantauan.
Hingga operasi hari ini dilanjutkan, pencarian korban Jembatan Cirahong masih menjadi perhatian serius petugas gabungan. Tim terus bergerak mengikuti rencana operasi yang telah disusun, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Ani Supiani meminta masyarakat turut mendoakan kelancaran operasi pencarian. Ia juga mengimbau warga yang berada di sekitar bantaran Sungai Citanduy agar segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda yang berkaitan dengan korban.
โKami mohon doa dari masyarakat. Mudah-mudahan operasi hari ini berjalan lancar dan korban segera ditemukan,โ ujarnya.
Operasi gabungan ini menjadi ikhtiar lanjutan setelah peristiwa yang terjadi di kawasan Jembatan Cirahong. Dengan perluasan area pencarian, pengerahan perahu, serta keterlibatan berbagai unsur, proses pencarian diharapkan dapat menjangkau titik-titik yang sebelumnya belum tersisir secara maksimal. (AI/AS)
Baca Berita Ciamis lainnya di Google News





















