lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penguasaan bahasa asing dinilai menjadi salah satu kunci menghadapi persaingan global. Berangkat dari semangat tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara resmi melepas 10 pelajar tingkat SMA yang akan mengikuti Ciamis Global English Program (CGEP) Holiday Pare Kampung Inggris 2026 di Pendopo Bupati Ciamis, Senin (21/7/2026).
Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para peserta, tetapi juga membentuk generasi muda Ciamis yang percaya diri, berwawasan internasional, dan siap bersaing di era global.
Belajar Intensif di Kampung Inggris Pare
Sebanyak 10 pelajar dari berbagai SMA di Kabupaten Ciamis akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris selama dua pekan di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Selama berada di Pare, para peserta akan menjalani pembelajaran intensif yang difokuskan pada kemampuan komunikasi, sekaligus memperoleh pengalaman belajar di salah satu pusat pendidikan bahasa Inggris terbesar di Indonesia.
Program Ciamis Global English Program (CGEP) merupakan inisiatif PC PMII Ciamis melalui PMII Speaking Center yang berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Ciamis serta lembaga kursus di Kampung Inggris Pare.
Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga sosial, dan dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis.
Bupati Herdiat Apresiasi Inisiatif PMII
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi kepada PC PMII Ciamis yang telah menggagas program tersebut.
Menurutnya, kesempatan belajar langsung di Kampung Inggris menjadi pengalaman berharga yang diharapkan mampu membuka wawasan para pelajar sekaligus meningkatkan daya saing mereka.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMII yang telah menginisiasi program luar biasa ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan manfaat bagi semakin banyak pelajar di Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat.
Bahasa Inggris Butuh Keberanian untuk Dipraktikkan
Bupati Herdiat mengingatkan bahwa menguasai bahasa Inggris tidak bisa dicapai secara instan.
Selain memperkaya kosakata, menurutnya peserta juga harus memiliki keberanian untuk terus berlatih berbicara agar kemampuan komunikasi berkembang secara optimal.
“Belajar bahasa Inggris membutuhkan waktu dan kesungguhan. Banyak orang memiliki perbendaharaan kata yang cukup, tetapi belum berani menggunakannya dalam percakapan. Padahal keberanian untuk berbicara merupakan kunci agar kemampuan bahasa terus berkembang,” jelasnya.
Ia berharap para peserta memanfaatkan kesempatan belajar di Pare sebaik mungkin sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan setelah kembali ke Ciamis.
Diminta Jaga Nama Baik Kabupaten Ciamis
Selain meningkatkan kemampuan akademik, Herdiat juga mengingatkan para peserta agar menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti program.
Menurutnya, para pelajar tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi Kabupaten Ciamis.
“Saya titip agar kalian menjaga marwah Kabupaten Ciamis. Tunjukkan akhlak yang baik, disiplin, dan hindari hal-hal yang dapat mencoreng nama daerah. Jadilah duta Ciamis yang membanggakan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Herdiat mendoakan seluruh peserta diberikan kesehatan dan kelancaran selama mengikuti pelatihan.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh di Kampung Inggris Pare nantinya dapat menginspirasi pelajar lain sekaligus melahirkan generasi muda Ciamis yang unggul, percaya diri, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (HS)
