Gurihnya Korupsi Perjadin, Baru Berhenti Kalau Dijeruji

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Ada jenis anggaran yang sejak lama tidak pernah kehilangan peminat. Namanya perjalanan dinas. Dari pusat sampai daerah, dari masa ke masa, pos ini selalu hadir sebagai menu favorit. Bukan karena rasanya bergizi, tapi karena gurihnya kebangetan.

Faktanya sudah tua. Tiga belas tahun lalu, Menteri Keuangan RI secara terbuka menyatakan kebocoran anggaran perjalanan dinas bisa mencapai 30–40 persen. Pernyataan itu bukan bisik-bisik, melainkan disampaikan terang-terangan di ruang publik. Artinya, sejak saat itu negara sebenarnya sudah tahu: ada masalah serius. Tidak percaya? Silahkan baca di sini.

Namun, seperti drama berseri yang terlalu laris, episodenya terus berlanjut. Tahun berganti, kabinet berganti, regulasi berganti. Tapi ceritanya tetap sama. Setiap tahun selalu ada kasus korupsi perjalanan dinas. Selalu ada korupsi, selalu ada pemeriksaan saksi, selalu ada manipulasi kuitansi, dan selalu ada perjalanan yang sebenarnya cuma halusinasi.

Bahkan minggu ini, setelah 13 tahun silam pernyataan menteri keuangan, cerita korupsi perjalanan dinas masih berjalan. Kasus dugaan korupsi perjalanan dinas di DPRD Sulawesi Barat baru saja naik ke tahap penyidikan. Sementara itu, di Bengkulu, jaksa penuntut umum memeriksa belasan saksi dalam perkara serupa di DPRD setempat. Ini bukan arsip lama yang dipanaskan ulang. Ini kabar segar, dan sayangnya, terlalu familiar.

Yang menarik, perjalanan dinas ini baru benar-benar sulit berhenti, kecuali pelakunya sudah masuk jeruji. Sebelum itu, ia terus melaju, lengkap dengan tiket, hotel, uang harian, dan laporan yang kelihatannya sibuk, tapi sering kali miskin manfaat.

Lalu bagaimana dengan daerah?

Ambil contoh yang aman saja: Kota Tasikmalaya. Anggaran perjalanan dinasnya tak bisa disebut kecil. Begitu pun dengan daerah tetangganya. Angkanya mencapai puluhan milyar! Mau tahu berapa angka detilnya? Tunggu kabar Lintas Priangan berikutnya.

Yang pasti, untuk Kota Tasikmalaya, angka tersebut bahkan sangat besar, mengingat kota ini hanya punya 10 kecamatan dan wilayah yang relatif kecil. Penyerapan anggarannya pun nyaris sempurna. Hampir tak bersisa. Rapi. Indah. Membanggakan di atas kertas, 96%!

Tentu saja, bisa jadi semuanya baik-baik saja. Bisa jadi setiap perjalanan dinas Pemkot Tasikmalaya ini memang penting, strategis, dan berdampak langsung pada pelayanan publik. Bisa jadi Kota Tasikmalaya memang sangat rajin bekerja, lebih rajin dari daerah yang kecamatannya tiga sampai empat kali lipat lebih banyak.

Atau…
mungkin memang karena tidak ada yang suka korupsi. Bukan mustahil juga, kan?

Kemungkinan lain juga patut dipertimbangkan, meski agak sensitif. Mungkin, sekali lagi mungkin ya, belum ada hasrat serius aparat penegak hukum untuk membongkar urusan yang satu ini. Bukan karena sulit. Justru sebaliknya, terlalu mudah. Pola, skema, dan modus korupsi perjalanan dinas sudah berulang kali dibongkar di daerah lain. Tinggal dipelajari, disesuaikan, lalu diuji.

Korupsi perjalanan dinas bukan ilmu roket. Ia tidak membutuhkan teknologi tinggi. Cukup keberanian, kemauan, dan sedikit waktu membaca berkas.

Dan faktanya, selama tidak ada jeruji yang menunggu, perjalanan dinas akan terus terasa wajar dengan anggaran puluhan milyar. Selama tidak ada penyidikan, angka-angka besar akan tetap dianggap prestasi. Dan selama publik hanya diajak mengagumi penyerapan anggaran, bukan mempertanyakan manfaatnya, kegurihan itu akan terus terjaga.

Editorial ini bukan vonis. Ini pengingat. Bahwa sejarah sudah memberi peringatan sejak lama. Bahwa fakta berulang tiap tahun. Dan bahwa korupsi perjalanan dinas bukan berhenti karena sadar, melainkan karena tak punya pilihan lain selain berhenti.

Biasanya, setelah pintu jeruji tertutup.

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

BPK Temukan Iuran Kesehatan Ciamis Salah Sasaran, Unsur Korupsi Patut Dikaji

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan iuran jaminan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis membuka ruang kajian...

CSR Ciamis Disentil Bupati, Memangnya Wajib Mengalir ke Daerah Sendiri?

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. CSR Ciamis kembali jadi bahan perbincangan setelah Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyentil kepedulian perusahaan yang berusaha di daerah,...

Tower di Banjar Ambruk dan Telan Korban Jiwa, Ini 3 Alasan Pemkot Harus Bertanggung Jawab

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Tower Pemkot Banjar ambruk dan menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia saat membongkar tower triangle di Kompleks...

Konten Premium

Indikasi Korupsi di Majalengka: Ada Mark-up Miliaran, Bagi-Bagi Fee, Pengawas Terlibat!

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Sebuah pengadaan menggunakan uang publik di Kabupaten Majalengka...

20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi PADes: Aturan dan Cara Pengawasan

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Bayangkan Koperasi Desa Merah Putih di sebuah desa...

Penyalahgunaan Dapur MBG: Panduan Warga Mengawasi SPPG dan Melaporkan Kejanggalan

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Dari mencocokkan alamat dapur dan sekolah penerima hingga...

Nekat! Pemda di Priatim Ini Menyalahgunakan Anggaran Miliaran Rupiah Secara Berulang

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Badan Pemeriksa Keuangan menemukan dana bertujuan khusus...

Bandara Husein Kembali Dibuka: Panduan Lengkap Akses, Rute, dan Transportasi

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Bandara Husein kembali dibuka membawa kabar...

Terbaru

Alun-alun Ciamis Jadi Tribun Raksasa, Nobar Final Piala Dunia 2026 Digelar Gratis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen ketika trofi Piala Dunia diangkat...

Gratis! Ini 2 Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 Garut yang Bisa Jadi Pilihan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Momen ketika trofi Piala Dunia diangkat...

4 Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Tasikmalaya Malam Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Jangan biarkan gol penentu juara hanya disambut...

Wisatawan Hilang di Pantai Pangandaran Memasuki Hari Ketiga

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Wisatawan hilang di Pantai Pangandaran, Mohamad...

Nobar Prancis vs Inggris Hidupkan Tasikmalaya dan Garut Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Nobar Prancis vs Inggris menghidupkan sejumlah...

Piala Dunia 2026

Juara Piala Dunia 2026 Tak Hanya Mendapat Trofi, tetapi Juga Cincin

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Argentina atau Spanyol tidak hanya akan...

Final Piala Dunia Dijaga dari Udara: Mengapa Pesawat Dilarang Melintas?

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Final Piala Dunia 2026 tidak hanya...

Final Piala Dunia 2026 Terancam Asap Kebakaran, Argentina vs Spanyol Bisa Ditunda?

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Pertarungan Lionel Messi melawan Lamine Yamal...

Dua Penerbangan Khusus Argentina ke New York Ludes Terjual

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Penerbangan khusus Argentina menuju New York ludes...

Petisi Usir Argentina Tembus 16 Juta Tanda Tangan, FIFA Akhirnya Buka Suara?

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Gelombang protes terhadap Timnas Argentina...

Daerah lainnya

Pemkab Kuningan Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Kuningan, Teras Pendopo Dibuka untuk Umum

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Momen ketika trofi Piala Dunia diangkat...

Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Majalengka

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Malam di pusat Kabupaten Majalengka akan...

Jangan Sampai Ketinggalan! Nobar Final Piala Dunia 2026 Sumedang Digelar di Dyggo Coffee

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Momen ketika trofi Piala Dunia diangkat...

Warga Indramayu Merapat! Nobar Final Piala Dunia 2026 Indramayu Digelar Lewat Videotron Raksasa

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Momen ketika trofi Piala Dunia diangkat...

Perspektif

Popular Categories