Hasil Uzbekistan vs Kolombia 1-3: Mimpi Uzbek Dihancurkan dalam Lima Menit

lintaspriangan.comBERITA OLAHRAGA.   Hasil Uzbekistan vs Kolombia berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Kolombia pada laga Grup K Piala Dunia 2026, Kamis (18/06/2026) pukul 09.00 WIB.

Kolombia memang datang sebagai tim yang lebih diunggulkan. Namun, laga ini tidak berjalan lurus seperti angka ranking FIFA. Uzbekistan sempat membuat pertandingan hidup setelah menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Sayangnya, harapan itu hanya bertahan lima menit.

Kolombia membuka keunggulan lewat Daniel Munoz pada menit ke-40. Uzbekistan membalas melalui Abbosbek Fayzullaev pada menit ke-60. Akan tetapi, Luis Diaz langsung membawa Kolombia unggul lagi pada menit ke-65, sebelum Jaminton Campaz menutup laga dengan gol pada menit 90+9.

Kemenangan ini membuat Kolombia langsung memimpin klasemen Grup K dengan tiga poin. Sementara Uzbekistan harus puas berada di posisi keempat, meski penampilan mereka tidak sepenuhnya buruk.

Uzbekistan Bangkit, Diaz Langsung Memukul Balik

Kolombia lebih dulu mengambil kendali pertandingan. Dengan penguasaan bola yang lebih rapi, tim Amerika Selatan itu sabar menekan Uzbekistan dari berbagai sisi.

Pada menit ke-40, Kolombia akhirnya membuka skor. Luis Diaz mengirim bola ke dalam kotak penalti. Daniel Munoz menyambut peluang itu dan menuntaskannya menjadi gol. Kolombia unggul 1-0 hingga babak pertama selesai.

Uzbekistan mencoba mengubah arah pertandingan pada awal babak kedua. Dua pergantian dilakukan langsung pada menit ke-46. Dostonbek Khamdamov masuk menggantikan Oston Urunov, sementara Farrukh Sayfiev menggantikan Sherzod Nasrullaev.

Keputusan itu memberi energi baru. Uzbekistan mulai berani keluar dari tekanan dan mendapatkan momen besar pada menit ke-60.

Berawal dari situasi berbahaya di depan gawang Kolombia, Abbosbek Fayzullaev mendapatkan bola rebound di mulut gawang. Ia menuntaskannya dengan sundulan dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu membuat laga terasa berubah. Uzbekistan seperti menemukan napas baru. Kolombia yang semula nyaman mulai mendapat peringatan keras bahwa lawannya tidak datang untuk sekadar numpang lewat.

Namun, momen kebangkitan itu tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Luis Diaz menghancurkan harapan Uzbekistan.

Pada menit ke-65, Diaz menerima umpan Gustavo Puerta. Dengan ketenangan khas pemain besar, ia menuntaskan peluang di dalam kotak penalti dan membawa Kolombia kembali unggul 2-1.

Di sinilah titik balik pertandingan terjadi. Uzbekistan baru saja hidup, tetapi Kolombia langsung memadamkan apinya. Ibarat kompor baru menyala, gasnya langsung dicabut.

Statistik Bicara, Kolombia Lebih Tajam

Setelah gol Diaz, Kolombia kembali memegang kendali. Uzbekistan masih berusaha mengejar, tetapi ruang yang mereka miliki semakin sempit.

Kolombia kemudian menutup laga melalui Jaminton Campaz pada menit 90+9. Cucho Hernandez mengirim crossing ke depan gawang. Campaz melompat dan menyundul bola dari jarak dekat. Kiper Uzbekistan, Utkir Yusupov, tidak mampu menghentikan bola. Skor berubah menjadi 3-1.

Gol ketiga itu sekaligus menegaskan keunggulan kualitas Kolombia. Bukan hanya pemain utama yang berbahaya, pemain pengganti mereka juga mampu memberi dampak langsung.

Data pertandingan menunjukkan Kolombia memang lebih dominan. Mereka mencatat 61 persen penguasaan bola, sedangkan Uzbekistan hanya 39 persen.

Dari sisi peluang, Kolombia melepaskan 15 tembakan, sementara Uzbekistan mencatat 8 tembakan. Kolombia juga unggul dalam tembakan ke arah gawang, 4 berbanding 2.

Perbedaan paling terasa ada pada kesempatan besar. Kolombia mencatat 4 peluang besar, sedangkan Uzbekistan hanya 1. Kolombia juga jauh lebih sering masuk ke area berbahaya dengan 27 sentuhan di kotak penalti lawan, sementara Uzbekistan hanya mencatat 5 sentuhan di kotak penalti Kolombia.

Meski begitu, Uzbekistan tetap punya catatan yang layak dihargai. Nilai gol yang diekspektasikan atau xG mereka mencapai 1,16, tidak terlalu jauh dari Kolombia yang mencatat 1,61. Artinya, Uzbekistan bukan tanpa peluang. Mereka hanya kalah tajam pada momen penting.

Kolombia juga lebih rapi dalam distribusi bola. Mereka mencatat akurasi operan 86 persen dari 446 umpan sukses dalam 521 percobaan. Uzbekistan mencatat akurasi 76 persen dari 242 umpan sukses dalam 318 percobaan.

Hasil ini membuat Kolombia memuncaki Grup K dengan tiga poin dan selisih gol 3-1. DR Kongo dan Portugal berada di posisi kedua dan ketiga setelah bermain imbang 1-1. Uzbekistan menempati posisi keempat tanpa poin.

Bagi Kolombia, kemenangan ini menjadi start ideal. Mereka menunjukkan ketajaman, kedalaman skuad, dan kemampuan merespons tekanan setelah kebobolan.

Bagi Uzbekistan, kekalahan ini pahit, tetapi tidak kosong. Mereka sempat melawan, sempat menyamakan skor, dan sempat membuat pertandingan kembali terbuka. Masalahnya, di panggung sebesar Piala Dunia, lima menit saja bisa mengubah harapan menjadi hukuman.

Kolombia menang karena lebih matang. Uzbekistan kalah, tetapi memberi bukti bahwa mereka bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. (AS)

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Prediksi Swiss vs Bosnia: Swiss Dibayangi Kutukan Imbang Bosnia

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Swiss vs Bosnia menjadi salah satu laga menarik di Grup B Piala Dunia 2026. Swiss datang...

Hasil Inggris vs Kroasia: Sempat Diimbangi 2-2, Inggris Ngamuk!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.   Hasil Inggris vs Kroasia pada laga fase grup Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan...

Portugal vs Kongo: Unggul Cepat, Selanjutnya Portugal Tersendat

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Laga Portugal vs Kongo di babak pertama Piala Dunia 2026 berakhir di luar dugaan. Tim unggulan Portugal...

Terbaru

Usai Jumatan Besok, Masjid di Kota Tasikmalaya Ini Bagikan Jajanan Gratis!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar menarik datang untuk warga Kota Tasikmalaya,...

Ratusan Warga Priangan Timur Hanyut di “A Tribute Nicky Astria” Capulet Band

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kerinduan terhadap lagu-lagu legendaris Nicky Astria kembali...

Dugaan Penipuan Oknum Polres Garut, Warga Tasik Jadi Korban

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Dugaan penipuan yang menyeret oknum Polres Garut...

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Ciamis Raih Ijazah Paket C

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana haru dan bangga terasa di Aula...

Bootcamp Wiramuda Hebat Garut: 40 Pemuda Terpilih Digembleng Jadi Pengusaha Muda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 40 pemuda terpilih dari berbagai latar belakang...

Piala Dunia 2026

Prediksi Swiss vs Bosnia: Swiss Dibayangi Kutukan Imbang Bosnia

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Swiss vs Bosnia menjadi salah satu...

Hasil Inggris vs Kroasia: Sempat Diimbangi 2-2, Inggris Ngamuk!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.   Hasil Inggris vs Kroasia pada laga fase...

Portugal vs Kongo: Unggul Cepat, Selanjutnya Portugal Tersendat

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Laga Portugal vs Kongo di babak pertama...

Prediksi Ghana vs Panama: Ghana Terluka, Panama Memburu Sejarah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Ghana vs Panama pada laga Grup...

Prediksi Uzbekistan vs Kolombia: Debutan Tanpa Beban, Favorit Waspada

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Uzbekistan vs Kolombia tidak cukup dibaca...

Daerah lainnya

Wanita Bandung Disekap 3 Tahun, Ditemukan Luka Berat dan Buta

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Kasus wanita Bandung disekap menjadi perhatian publik...

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Ditanya Indikasi Korupsi, Kesbangpol Cirebon Berdalih Ini Ranah APIP

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol...

Perspektif

Popular Categories