lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Jerman vs Pantai Gading berakhir dramatis dengan skor 2-1 dalam lanjutan Grup E Piala Dunia 2026 di BMO Field, Toronto, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB. Jerman sempat tertinggal lebih dulu, sebelum Deniz Undav muncul sebagai pahlawan kemenangan.
Dahsyatnya Undav menjadi cerita utama laga ini. Penyerang Jerman itu baru masuk pada menit ke-60, tetapi langsung mengubah arah pertandingan. Hanya dengan tiga tembakan, ia mencetak dua gol dan membawa Tim Panzer membalikkan keadaan atas Pantai Gading.
Pantai Gading atau Ivory Coast lebih dulu mengejutkan Jerman pada babak pertama. Franck Kessie membawa wakil Afrika tersebut unggul 1-0 pada menit ke-30. Gol itu membuat Jerman berada dalam tekanan besar setelah sebelumnya tampil sangat garang saat menghancurkan Curacao 7-1 pada laga pertama.
Namun, laga kedua Grup E ini benar-benar berbeda. Pantai Gading tampil lebih disiplin, lebih berani, dan mampu membuat Jerman tidak mudah membongkar pertahanan. Kemenangan besar Jerman di laga sebelumnya tidak terulang. Bahkan, Panzer harus menunggu hingga babak kedua untuk menemukan jalan pulang dari situasi tertinggal.
Undav Masuk Menit 60, Langsung Mengubah Laga
Pelatih Jerman melakukan perubahan penting pada menit ke-60. Deniz Undav masuk menggantikan Jamal Musiala. Pada saat yang hampir bersamaan, Jerman juga menyegarkan tenaga melalui masuknya Jamie Leweling dan Nadiem Amiri.
Keputusan itu terbukti menjadi titik balik pertandingan. Delapan menit setelah masuk lapangan, Undav langsung mencetak gol penyama kedudukan. Pada menit ke-68, ia menyambut umpan silang dari Nadiem Amiri di dalam kotak penalti.
Undav mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang rapi, lalu melepaskan tembakan akurat ke arah atas dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-1. Jerman yang sebelumnya terlihat kesulitan mulai mendapatkan kembali tenaga dan kepercayaan diri.
Gol pertama Undav bukan sekadar penyama kedudukan. Gol itu mengubah tekanan psikologis di lapangan. Pantai Gading yang sempat nyaman dengan keunggulan harus kembali bertahan lebih dalam, sementara Jerman semakin berani menekan.
Drama belum berhenti di sana. Saat pertandingan seperti akan berakhir imbang, Undav kembali muncul pada masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+4, ia membuka ruang kosong di kotak penalti untuk menerima operan Felix Nmecha.
Dengan penyelesaian rendah, Undav mengirim bola masuk ke gawang Pantai Gading. Jerman berbalik unggul 2-1. Gol itu menjadi gol kemenangan sekaligus memastikan tiga poin penting bagi Tim Panzer.
Wasit kemudian meniup peluit akhir pada menit ke-90+8. Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Jerman.
Hanya 3 Tembakan, 2 Gol Jadi Bukti Ketajaman Undav
Statistik individu Undav membuat kemenangan Jerman terasa lebih istimewa. Ia hanya bermain sekitar 30 menit waktu normal, tetapi memberi dampak yang sangat besar.
Undav mencatat tiga total tembakan. Semua tembakan itu mengarah ke gawang. Dari tiga tembakan tepat sasaran tersebut, dua di antaranya berubah menjadi gol. Angka ini menunjukkan efektivitas penyelesaian akhir yang luar biasa.
Catatan expected goals atau xG Undav berada di angka 0,93. Sederhananya, dari kualitas peluang yang ia dapatkan, secara statistik ia diperkirakan mencetak hampir satu gol. Namun, Undav justru mampu mencetak dua gol.
Lebih menarik lagi, xG on target atau kualitas tembakan tepat sasaran Undav mencapai 1,14. Artinya, tembakan-tembakannya bukan hanya mengarah ke gawang, tetapi juga cukup berbahaya untuk menyulitkan kiper.
Undav juga hanya mencatat dua sentuhan di kotak penalti lawan. Namun, dari sedikit sentuhan itu, ia mampu menghasilkan dua gol. Ini menjadi gambaran betapa klinisnya penyerang Stuttgart tersebut.
Dalam laga sebesar Piala Dunia, efisiensi seperti ini sangat mahal. Tidak semua penyerang bisa langsung panas setelah masuk dari bangku cadangan. Undav justru seperti pemain yang baru masuk lapangan, tetapi sudah membaca naskah akhir pertandingan.
Kemenangan ini membuat Jerman semakin kokoh di Grup E. Setelah menang 7-1 atas Curacao pada laga pertama dan mengalahkan Pantai Gading 2-1, Jerman mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan.
Hasil Jerman vs Pantai Gading juga membawa Tim Panzer memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ini menjadi sinyal penting bahwa Jerman tidak hanya tajam saat menghadapi lawan yang lebih lemah, tetapi juga mampu bertahan secara mental ketika ditekan lawan kuat.
Bagi Pantai Gading, kekalahan ini terasa menyakitkan. Mereka sempat berada di jalur kemenangan setelah gol Kessie pada babak pertama. Namun, kegagalan meredam Undav pada babak kedua membuat seluruh kerja keras mereka runtuh di menit akhir.
Meski kalah, Pantai Gading tetap menunjukkan bahwa mereka bukan lawan mudah. Setelah sebelumnya menang atas Ekuador, wakil Afrika itu kembali tampil kompetitif saat menghadapi Jerman. Mereka bahkan nyaris mencuri poin jika tidak ada dua momen tajam dari Undav.
Pada akhirnya, hasil Jerman vs Pantai Gading 2-1 menjadi panggung sempurna bagi Deniz Undav. Ia masuk sebagai pemain pengganti, mencetak dua gol, dan membuat tiga tembakan menjadi cerita besar.
Jerman menang. Pantai Gading tertunduk. Undav pulang sebagai pahlawan. Kadang dalam sepak bola, seseorang tidak perlu banyak bicara dan banyak peluang. Cukup tiga tembakan, dua gol, lalu satu stadion dibuat paham: penyerang tajam memang tidak butuh banyak undangan. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

