lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Belanda vs Swedia berakhir di luar dugaan. Belanda menghajar Swedia dengan skor telak 5-1 dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat Belanda naik ke puncak klasemen Grup F dengan 4 poin dari 2 pertandingan. Swedia yang sebelumnya memimpin grup setelah menang besar atas Tunisia harus turun ke posisi kedua dengan 3 poin.
Pertandingan ini disaksikan 68.777 penonton di stadion berkapasitas 72.220 orang. Laga dipimpin wasit Michael Oliver dari Inggris.
Belanda tampil sangat tajam sejak awal. Brian Brobbey menjadi pembuka pesta gol lewat dua gol cepat pada babak pertama. Cody Gakpo kemudian ikut menggila dengan dua gol dan satu umpan gol. Crysencio Summerville menutup kemenangan Belanda lewat gol kelima pada menit akhir.
Swedia hanya mampu membalas satu gol melalui Anthony Elanga pada menit ke-59. Gol itu sempat memperkecil kedudukan menjadi 4-1, tetapi tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.
Brobbey Buka Pesta Gol Belanda
Belanda langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ke-3, Swedia sempat mencoba mengancam melalui Viktor Gyökeres, tetapi serangan itu lebih dulu terhenti karena offside.
Dua menit kemudian, Belanda benar-benar menghukum Swedia. Cody Gakpo mengirim bola kepada Brian Brobbey yang berdiri bebas di depan gawang. Brobbey tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Belanda unggul 1-0 pada menit ke-5.
Gol cepat itu menjadi titik awal runtuhnya pertahanan Swedia. Pada menit ke-17, Brobbey kembali mencetak gol. Kali ini ia menyambut umpan Denzel Dumfries dan menuntaskannya dengan tenang ke sudut bawah gawang.
Skor 2-0 untuk Belanda bertahan hingga babak pertama selesai. Swedia sebenarnya mencoba memberi tekanan, tetapi serangan mereka belum cukup tajam untuk membongkar pertahanan Belanda.
Bart Verbruggen juga punya peran penting. Pada menit ke-7, ia menggagalkan peluang Viktor Gyökeres dari jarak dekat. Penyelamatan itu menjaga Belanda tetap unggul dan membuat Swedia gagal mendapatkan momentum balasan cepat.
Gakpo Menggila, Swedia Makin Tenggelam
Memasuki babak kedua, Belanda tidak mengendur. Baru dua menit setelah turun minum, Cody Gakpo mencetak gol ketiga Belanda pada menit ke-47. Gol itu lahir setelah ia mendapat umpan dari Denzel Dumfries.
Belanda semakin menjauh pada menit ke-54. Gakpo kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Crysencio Summerville. Tembakan kerasnya masuk ke sudut kiri bawah gawang dan membuat kedudukan berubah menjadi 4-0.
Swedia baru bisa membalas pada menit ke-59. Alexander Isak mengirim bola kepada Anthony Elanga yang bergerak dalam posisi bagus. Elanga melepaskan tembakan dari batas kotak penalti dan sukses menjebol gawang Belanda. Skor menjadi 4-1.
Gol itu sempat memberi sedikit napas bagi Swedia. Namun Belanda tidak panik. Ronald Koeman melakukan pergantian pemain untuk menjaga tenaga dan irama permainan. Frenkie de Jong digantikan Teun Koopmeiners, sementara Tijjani Reijnders digantikan Guus Til.
Pada menit ke-89, Belanda menutup pesta gol. Memphis Depay memberi umpan kepada Crysencio Summerville. Summerville kemudian melepaskan tembakan dari batas kotak penalti dan mencetak gol ke sudut kiri bawah gawang. Skor menjadi 5-1 dan bertahan hingga laga selesai.
Swedia Lebih Banyak Menembak, Belanda Lebih Mematikan
Menariknya, Swedia sebenarnya mencatat total tembakan lebih banyak. Swedia membuat 15 tembakan, sedangkan Belanda hanya 10 tembakan. Namun, Belanda jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Tembakan ke arah gawang kedua tim sama-sama 7. Bedanya, Belanda lebih tajam saat berada di depan gawang. Dari 7 tembakan tepat sasaran, 5 menjadi gol. Ini menunjukkan betapa dinginnya penyelesaian akhir Belanda.
Data peluang besar juga menunjukkan keunggulan Belanda. Belanda mencatat 3 peluang besar, sedangkan Swedia hanya 1. Angka kualitas peluang Belanda juga lebih tinggi, yakni 2,48 berbanding 0,94 milik Swedia.
Penguasaan bola berjalan cukup seimbang. Belanda memegang bola 52 persen, sedangkan Swedia 48 persen. Dari sisi operan, Belanda mencatat 397 umpan sukses dari 450 percobaan, sementara Swedia mencatat 351 umpan sukses dari 410 percobaan.
Swedia unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan 4 berbanding 2 milik Belanda. Namun keunggulan itu tidak banyak membantu karena Belanda lebih tajam dalam serangan terbuka.
Dari sisi disiplin, Swedia mendapat 3 kartu kuning. Belanda tidak menerima kartu kuning. Salah satu kartu kuning Swedia diterima Gabriel Gudmundsson pada menit ke-53 setelah menjatuhkan pemain lawan.
Belanda Rebut Puncak Grup F
Kemenangan 5-1 ini mengubah peta persaingan Grup F. Belanda kini memimpin klasemen dengan 4 poin dari 2 pertandingan dan catatan gol 7-3.
Swedia tetap berada di posisi kedua dengan 3 poin dari 2 pertandingan. Namun, kekalahan besar ini membuat catatan gol mereka menjadi 6-6. Padahal sebelumnya Swedia tampak sangat kuat setelah menang 5-1 atas Tunisia.
Jepang berada di posisi ketiga dengan 1 poin dari 1 pertandingan dan catatan gol 2-2. Tunisia masih di posisi keempat dengan 0 poin dari 1 pertandingan dan catatan gol 1-5.
Bagi Belanda, kemenangan ini menjadi jawaban besar setelah sebelumnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang. Mereka bukan hanya menang, tetapi juga menunjukkan bahwa lini serang mereka bisa meledak saat mendapat ruang.
Bagi Swedia, kekalahan ini menjadi pukulan keras. Mereka datang sebagai pemuncak grup, tetapi justru pulang dengan kebobolan lima gol. Swedia masih punya peluang bersaing, tetapi pertahanan mereka jelas menjadi pekerjaan rumah besar.
Hasil Belanda vs Swedia ini juga menegaskan satu hal penting: Belanda tidak hanya unggul nama besar. Mereka tampil lebih kejam saat peluang datang. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

