lintaspriangan.com, HIBURAN. The Odyssey langsung mengguncang box office pada akhir pekan pembukaannya. Film epik terbaru Christopher Nolan itu meraup US$17,6 juta atau sekitar Rp287 miliar dari penayangan preview di Amerika Utara, Kamis, 16 Juli 2026. Pencapaian tersebut menjadi hasil preview film terbesar sepanjang 2026 sejauh ini, sekaligus membuka jalan bagi petualangan Odysseus untuk menguasai bioskop pada akhir pekan 17–19 Juli 2026.
The Odyssey Lampaui Preview Toy Story 5
Data The Numbers menunjukkan The Odyssey mengantongi US$17,6 juta dari penayangan awal. Angka tersebut tipis melampaui Toy Story 5 yang sebelumnya memegang hasil preview tertinggi 2026 dengan US$17,5 juta.
Selisihnya memang hanya US$100 ribu. Namun, pesan yang dikirim kepada Hollywood jauh lebih besar: penonton masih bersedia datang ke bioskop untuk sebuah film epik yang tidak bertumpu pada formula pahlawan super atau kelanjutan waralaba lama.
Hasil preview tersebut juga melampaui pembukaan awal Oppenheimer. Film Nolan yang dirilis pada 2023 itu memperoleh US$10,5 juta dari preview sebelum mengakhiri akhir pekan debutnya dengan US$82,4 juta di Amerika Utara.
Berdasarkan daya tarik penonton dan pola perbandingan antara preview dengan akhir pekan pembukaan, model The Numbers memperkirakan pendapatan debut The Odyssey dapat berada di sekitar US$120 juta. Bahkan, jika momentumnya bertahan, film ini berpeluang mendekati US$125 juta.
Angka itu masih berupa proyeksi, bukan hasil final. Namun, start US$17,6 juta telah menempatkan film tersebut di jalur untuk mencetak pembukaan terbesar Christopher Nolan di luar film waralaba.
Film ini diedarkan Universal Pictures di 3.919 bioskop Amerika Utara. Jumlah tersebut lebih banyak sekitar 300 lokasi dibandingkan jangkauan pembukaan Oppenheimer.
Film IMAX Penuh dengan Deretan Bintang Besar
Daya tarik The Odyssey bukan hanya berasal dari nama Christopher Nolan. Film ini membawa kisah klasik karya Homer ke layar lebar dengan skala produksi raksasa dan deretan aktor yang jarang berkumpul dalam satu proyek.
Matt Damon memerankan Odysseus, Raja Ithaca yang berusaha pulang setelah Perang Troya. Perjalanannya berubah menjadi pertarungan panjang melawan badai, monster, dewa, dan berbagai godaan yang menguji kesetiaan serta keinginannya kembali kepada keluarga.
Damon didampingi Tom Holland, Anne Hathaway, Zendaya, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o dan Charlize Theron. Kombinasi pemain tersebut membuat film Christopher Nolan ini menjangkau beberapa kelompok penonton sekaligus, mulai dari penggemar drama prestise hingga basis penggemar bintang film populer.
Daya pikat lainnya terletak pada teknologi produksinya. Universal Pictures menyatakan film yang resmi dirilis pada 17 Juli 2026 itu direkam sepenuhnya menggunakan kamera film IMAX.
Dengan demikian, The Odyssey menjadi film panjang pertama yang seluruh gambarnya diambil menggunakan kamera IMAX 70mm. Nolan tidak sekadar menggunakan format tersebut untuk beberapa adegan besar, tetapi menjadikannya bahasa visual utama sepanjang film.
Pilihan itu mendorong perburuan tiket di bioskop yang mampu menayangkan format IMAX 70mm. Sejumlah pertunjukan bahkan telah habis terjual jauh sebelum hari pemutaran. Sebagian penonton rela bepergian ke kota lain demi menyaksikan film tersebut dalam format yang dianggap paling mendekati visi Nolan.
Ujian Besar Baru Dimulai
Keberhasilan preview belum otomatis menjamin box office The Odyssey akan bertahan dalam jangka panjang. Film berdurasi panjang dan berakar pada karya sastra klasik itu tetap harus menghadapi ujian dari respons penonton umum, persaingan layar, serta kemampuan mempertahankan jumlah penonton setelah akhir pekan perdana.
Namun, tanda-tanda awalnya sulit diabaikan. Antusiasme terhadap film telah muncul sejak tiket sejumlah pertunjukan IMAX dijual satu tahun sebelum perilisan. Hasil US$17,6 juta kemudian mengonfirmasi bahwa rasa penasaran tersebut benar-benar berubah menjadi pembelian tiket.
Posisi Nolan setelah keberhasilan Oppenheimer ikut memperbesar kepercayaan penonton. Ia kini menjadi salah satu dari sedikit sutradara yang namanya dapat diperlakukan seperti sebuah waralaba. Penonton tidak hanya membeli tiket untuk Matt Damon atau kisah Odysseus, tetapi juga untuk pengalaman sinema yang dijanjikan Christopher Nolan.
Apabila proyeksi US$120 juta tercapai, The Odyssey akan membuktikan bahwa film berbasis mitologi berusia ribuan tahun masih dapat menjadi tontonan modern dengan daya tarik komersial besar.
Perjalanan Odysseus di box office memang baru dimulai. Namun, dengan preview terbesar 2026, ribuan layar, teknologi IMAX penuh dan rombongan bintang papan atas, film ini sudah berlayar membawa muatan yang sangat berharga: perhatian dunia. ( SS/AS )
