Diki SWAKKA: “Terkait Pungli Jembatan Cirahong, Gubernur Jangan Asbun!”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polemik pungli Jembatan Cirahong terus bergulir dan kini memunculkan kritik tajam terhadap pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kritik tersebut disampaikan oleh Diki Samani, Bidang Advokasi Komunitas Media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif).

Diki menilai, pernyataan gubernur yang langsung mengarah pada ancaman pidana perlu dikaji lebih dalam dengan melihat kondisi riil di lapangan. Ia menegaskan bahwa persoalan pungli Jembatan Cirahong tidak bisa dilihat secara hitam putih tanpa memahami situasi teknis di lokasi.

“Betul, jembatan itu gratis. Tapi perlu dipahami, Jembatan Cirahong itu dua arah, sementara lebarnya hanya cukup untuk satu kendaraan roda empat. Kalau tidak ada yang mengatur, pasti semrawut, bahkan berpotensi konflik antar pengendara,” ujar Diki.

- Advertisement -

Menurutnya, keberadaan warga yang membantu mengatur lalu lintas selama ini justru memiliki fungsi penting, terutama di jam-jam sibuk. Tanpa pengaturan, arus kendaraan dari dua arah bisa saling berebut, memicu kemacetan panjang hingga potensi kecelakaan.

Diki juga menyoroti keras pernyataan yang bernuansa ancaman pidana dalam kasus pungli Jembatan Cirahong. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin seharusnya mengedepankan pendekatan yang bijak dan tidak mudah melontarkan ancaman kepada masyarakat.

“Tolong lah, jadi pimpinan itu jangan dikit-dikit ngancam rakyat. Cek dulu ke lapangan, lihat realitasnya seperti apa. Jangan sampai pernyataan itu justru menyakiti hati rakyat. Ingat, gubernur itu dipilih oleh rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Diki berbagi pengalaman pribadinya saat melintas di Jembatan Cirahong. Ia mengaku cukup sering bolak-balik dari Ciamis ke Tasikmalaya melalui jalur tersebut. Dari pengalamannya, tidak pernah ada paksaan dalam praktik yang kini disebut sebagai pungli Jembatan Cirahong.

“Belasan kali saya lewat, sering juga tidak kasih uang karena memang tidak ada receh. Tidak pernah dikejar, tidak pernah dibentak. Cukup bilang, ‘kang hapunten teu aya receh’, selesai,” ungkapnya.

Pernyataan ini menjadi perspektif lain di tengah derasnya opini publik yang cenderung menyimpulkan adanya pungutan liar. Diki menilai, perlu ada kehati-hatian dalam memberi label “pungli”, terutama jika di lapangan tidak ditemukan unsur pemaksaan.

Namun demikian, ia juga tidak menutup mata bahwa praktik meminta uang di ruang publik tetap berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Karena itu, Diki mendorong pemerintah untuk melihat persoalan ini secara lebih komprehensif, bukan sekadar menindak tanpa solusi.

Menurutnya, akar persoalan pungli Jembatan Cirahong justru terletak pada kurangnya sistem pendukung dalam pengelolaan fasilitas publik. Ia mempertanyakan apakah pembangunan infrastruktur selama ini sudah benar-benar dirancang secara menyeluruh.

“Pemerintah itu harus mikir. Kalau bikin fasilitas publik, apakah cukup hanya bangun fisiknya saja? Atau harus ada support system-nya juga, seperti pengaturan lalu lintas, petugas resmi, dan sistem yang jelas?” kata Diki.

Ia menegaskan, tanpa sistem yang baik, ruang kosong di lapangan akan diisi oleh inisiatif warga. Dalam konteks Jembatan Cirahong, inisiatif tersebut bisa berubah menjadi polemik seperti yang terjadi saat ini.

Berita terkait isu Pungli Jembatan Cirahong:

Kasus pungli Jembatan Cirahong pun kini berkembang bukan hanya soal ada atau tidaknya pungutan, tetapi juga menyangkut cara pandang terhadap masyarakat dan kebijakan publik. Diki mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru menghakimi tanpa memahami akar masalah.

“Kalau memang mau beres, ya benahi sistemnya. Jangan hanya menyalahkan warga,” pungkasnya.

Polemik ini menjadi cermin bahwa dalam setiap kebijakan publik, pendekatan yang adil dan berbasis realitas lapangan sangat dibutuhkan. Tanpa itu, solusi yang diambil justru berpotensi menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Selama 2 Tahun di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dugaan pencabulan terhadap anak di bawah...

Warga Ciamis Gelar Nobar PSGC di GGT, Dukungan untuk Laskar Singacala Berlanjut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kegiatan nonton bareng atau nobar PSGC...

Puskesmas Ciawi Tasikmalaya Buka Layanan Pengaduan, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Lewat WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Puskesmas Ciawi Tasikmalaya menyediakan sejumlah saluran...

Psikolog Ingatkan Bahaya Toxic Parenting, Orang Tua Diajak Terapkan Pola Asuh Positif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pola asuh orang tua berperan penting...

PKB Ciamis Bidik 7 Kursi Pemilu 2029, Pengurus Diminta Turun ke Masyarakat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

JAWA BARAT

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Olahraga

Kategori Populer