Napi di Lapas Aceh Tenggara Kabur Masal!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Senin, 10 Maret 2025, media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang menampilkan puluhan narapidana melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara. Peristiwa ini terjadi menjelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 18.00 WIB, dan segera menjadi viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram dan YouTube.

Dalam video yang beredar, terlihat jelas sejumlah narapidana berlari keluar dari kompleks lapas menuju jalan raya. Beberapa di antaranya tampak tidak mengenakan baju, hanya memakai celana pendek. Situasi di depan lapas saat itu ramai oleh masyarakat dan pengguna jalan yang tengah beraktivitas menjelang berbuka puasa. Teriakan warga yang panik terdengar jelas dalam rekaman tersebut, dengan seseorang berseru, “Tahanan kabur, tahanan Lapas Kelas II B Kutacane kabur semua,” sambil merekam kejadian tersebut.

Video tersebut memiliki durasi sekitar 1 hingga 2 menit dan menampilkan suasana kacau di sekitar lapas. Beberapa petugas berpakaian preman terlihat berusaha mengejar para tahanan yang melarikan diri. Beberapa narapidana berhasil ditangkap kembali dan digiring masuk ke dalam lapas. Namun, sejumlah lainnya berhasil melarikan diri dan menghilang di keramaian.

Kejadian ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Beberapa pengguna media sosial memberikan komentar bernada humor, seperti, “Positif aja mungkin mereka lagi cari angin sekalian beli makan buat buka puasa,” dan “Mumpung yang jaga kos lagi cari takjil, kabur dulu.” citeturn0search1 Namun, di balik komentar tersebut, terdapat kekhawatiran masyarakat terkait keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, para narapidana memanfaatkan kelengahan petugas lapas yang tengah bersiap untuk berbuka puasa. Mereka berhasil melarikan diri dengan melompati pagar depan lapas dan berlari ke arah keramaian warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah pasti narapidana yang berhasil kabur dan upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Video kejadian ini tersebar luas di berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan YouTube. Akun-akun berita lokal dan nasional turut membagikan rekaman tersebut, sehingga menambah luasnya jangkauan informasi ini. Beberapa akun Instagram yang membagikan video tersebut antara lain @newsrbaceh, @tkpmedan, dan @berita_aceh. Sementara itu, di YouTube, video dengan judul “Tahanan Lapas Kutacane Aceh Ramai-Ramai Kabur” menampilkan detik-detik para narapidana melarikan diri.

Peristiwa kaburnya narapidana secara massal ini menambah daftar panjang insiden serupa yang pernah terjadi di Indonesia. Kejadian seperti ini menyoroti perlunya evaluasi terhadap sistem keamanan dan pengawasan di lembaga pemasyarakatan, terutama saat momen-momen tertentu seperti menjelang waktu berbuka puasa.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menangkap kembali narapidana yang melarikan diri dan meningkatkan keamanan di lapas agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Selain itu, transparansi informasi dari pihak terkait sangat diharapkan untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat dan menenangkan kekhawatiran publik.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas II B Kutacane maupun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terkait insiden ini. Media dan masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai upaya pencarian dan penangkapan kembali narapidana yang kabur, serta langkah-langkah yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan waspada, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui informasi mengenai keberadaan narapidana yang melarikan diri. Kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menangani situasi seperti ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Sementara itu, pihak berwenang diharapkan segera memberikan informasi resmi terkait jumlah narapidana yang kabur, identitas mereka, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil untuk menangani situasi ini. Transparansi informasi akan membantu meredakan kekhawatiran masyarakat dan mencegah penyebaran rumor atau informasi yang tidak akurat.

Peristiwa kaburnya narapidana di Lapas Kelas II B Kutacane ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait pentingnya peningkatan sistem keamanan dan pengawasan di lembaga pemasyarakatan. Diharapkan, dengan evaluasi dan perbaikan yang tepat, kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan baik.

Berikut adalah video yang menampilkan detik-detik kaburnya narapidana dari Lapas Kutacane yang viral di media sosial:

Polres Ciamis Perketat Kamtibmas, 152 Knalpot Bising dan 36,67 Gram Sabu...

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penertiban gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Ciamis terus dilakukan kepolisian. Sepanjang Agustus 2026, Polres Ciamis mengamankan ratusan knalpot...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Cegah Anggota Terjerat Judi Online, HP Personel Polres Tasikmalaya Diperiksa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Telepon seluler (HP) milik personel Polres...

Polres Ciamis Perketat Kamtibmas, 152 Knalpot Bising dan 36,67 Gram Sabu Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penertiban gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat...

Desa Pawindan Jadi Kampung Zakat ke-15 di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis,...

Dinding Rumah Ambruk di Cimaragas Ciamis, Dua KK Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinding rumah warga di Dusun Kaso,...

Siswi SMK PASUNDAN Padaherang Belum Pulang Sejak Sabtu, Keluarga Minta Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Siti Rahayu hilang, Seorang siswi berusia...

JAWA BARAT

10 Kelompok Anak Muda Mulai Aksi Kurangi Sampah Makanan Bandung 31 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 10 kelompok anak muda mulai menjalankan...

Museum Mini Suyadi Tutup Hari Ini, Jejak Pak Raden Dipamerkan di Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Museum Mini Suyadi memasuki hari terakhir penyelenggaraan di...

Bandung Open Tournament Masuki Hari Terakhir, Lebih dari 2.000 Pesilat Ambil Bagian

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Open Tournament 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan...

45 Pemuda Eksplorasi Biodiversitas di Hutan Penelitian Dramaga Bogor

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Sebanyak 45 pemuda mengikuti eksplorasi keanekaragaman hayati...

Festival Pecunan Majalengka Tutup Rangkaian 30 Agustus, Rawat Aliran Air Jadi Tema

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Festival Pecunan Majalengka memasuki hari terakhir pada...

Angin Kencang Jawa Barat Berpotensi Terjadi hingga 2 September, BMKG Minta Warga Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Angin kencang Jawa Barat berpotensi terjadi...

Ledakan Gas Bekasi: Ayah dan Anak Meninggal, Empat Korban Masih Dirawat

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ledakan gas Bekasi yang diduga dipicu kebocoran gas...

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dokumen Pengadaan Disita

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KPK Geledah Disdik Bogor, lembaga Komisi...

Olahraga

Popular Categories