lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinding rumah warga di Dusun Kaso, Desa Bojongmalang, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Minggu (30/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.12 WIB saat penghuni rumah tengah beristirahat dan beraktivitas di dalam rumah.
Berdasarkan laporan Tagana Kabupaten Ciamis, rumah tersebut dihuni oleh Bapak Iing dan Bapak Solehudin. Saat kejadian, salah satu penghuni sedang beristirahat, sementara anggota keluarga lainnya berada di dapur untuk menanak nasi.
Tiba-tiba terdengar suara keras yang berasal dari bagian rumah. Setelah diperiksa, diketahui dinding kamar mengalami kerusakan dan ambruk.
Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dua KK Terdampak
Akibat kejadian tersebut, dua kepala keluarga dengan total enam jiwa terdampak. Satu orang warga dilaporkan harus mengungsi.
Bagian rumah yang mengalami kerusakan adalah dinding bangunan kamar. Berdasarkan pendataan awal, kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Pasca kejadian, warga bersama unsur terkait melakukan evakuasi peralatan yang berada di dalam ruangan serta membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk.
Warga Membutuhkan Sejumlah Bantuan
Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, sejumlah logistik dilaporkan dibutuhkan, di antaranya terpal, sembako, kasur dan selimut.
Saat ini kondisi di lokasi dilaporkan sudah terkendali. Penanganan dan pendataan dilakukan bersama oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat kewilayahan serta masyarakat setempat.
Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain Pemerintah Kecamatan Cimaragas, Pemerintah Desa Bojongmalang, Babinmas, Babinsa, masyarakat Dusun Kaso, Baznas dan Tagana Kabupaten Ciamis.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh Kepala Dusun Kaso dan kemudian dilaporkan oleh Tagana Kabupaten Ciamis.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa dinding rumah ambruk tersebut. Namun, perhatian dan bantuan tetap dibutuhkan untuk membantu warga terdampak memenuhi kebutuhan sementara hingga kondisi rumah dapat ditangani lebih lanjut. (HS)







