lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran lahan terjadi di kawasan sekitar TPK Cituur, Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (30/8/2026) siang. Kebakaran lahan Ciamis tersebut sempat mengancam meluas setelah api yang diduga berasal dari bekas pembakaran sampah di sekitar kebun milik masyarakat merembet ke vegetasi di sekitarnya hingga mencapai areal hutan Perhutani.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari lapangan, kebakaran diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Api kemudian menyebar pada area vegetasi dan lahan yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Informasi mengenai kebakaran lahan Ciamis tersebut diterima pihak Kecamatan Pamarican sekitar pukul 14.55 WIB dari Kepala Dusun Sukamaju, Andi Sunggis Irawan.
Mendapat laporan tersebut, pihak Kecamatan Pamarican bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus berkoordinasi dalam upaya pemadaman.
Api Diduga Berawal dari Bekas Pembakaran Sampah
Dugaan awal menyebutkan api berasal dari bekas pembakaran sampah yang berada di sekitar areal kebun milik masyarakat.
Api yang diduga belum sepenuhnya padam kemudian merembet ke vegetasi dan lahan di sekitarnya. Kondisi tersebut membuat api menjalar hingga ke kawasan hutan Perhutani yang berada di sekitar TPK Cituur.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi mengenai bekas pembakaran sampah masih merupakan temuan awal di lapangan dan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber api.
Petugas dan unsur terkait juga melakukan assessment serta pendataan terhadap kondisi lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
Tidak ada laporan mengenai warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Data sementara juga menunjukkan nihil keluarga yang terdampak secara langsung.
Tim Gabungan Bergerak Cegah Api Meluas
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kecamatan Pamarican, Pemerintah Desa Sukajadi, Tagana Kabupaten Ciamis, personel Babinsa dan Babinmas, hingga petugas Pemadam Kebakaran Pos WMK Banjarsari.
Relawan Ciamis Selatan serta masyarakat sekitar juga turut membantu proses pemadaman dan pengendalian api.
Tim gabungan bersama warga melakukan upaya pemadaman dengan fokus mencegah api menjalar lebih luas ke kawasan lainnya.
Lokasi kebakaran yang berada di area lahan dan vegetasi membuat pengendalian api menjadi penting untuk mencegah munculnya titik api baru, terutama ketika terdapat material kering yang mudah terbakar.
Setelah dilakukan penanganan secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kondisi terakhir di lokasi dilaporkan sudah aman dan tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material.
Warga Diminta Waspada Pembakaran Sampah
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat mengenai risiko pembakaran sampah di sekitar lahan terbuka, kebun maupun kawasan yang memiliki vegetasi kering.
Api yang semula berukuran kecil dapat dengan cepat merembet apabila bara atau sisa pembakaran tidak benar-benar dipastikan padam.
Terlebih ketika lokasi pembakaran berada berdekatan dengan lahan perkebunan atau kawasan hutan. Kondisi angin dan material vegetasi yang mudah terbakar dapat mempercepat penyebaran api.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak meninggalkan pembakaran sampah dalam kondisi masih menyisakan bara. Pengawasan juga diperlukan selama proses pembakaran berlangsung agar api tidak menjalar ke area lain.
Dalam kejadian kebakaran lahan di Pamarican Kabupaten Ciamis ini, petugas bersama unsur pemerintah dan masyarakat telah melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban jiwa maupun kebutuhan mendesak yang dilaporkan. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut dari pihak yang berwenang. (HS)







