Tongkang Nautica 22 Belum Dievakuasi, Gelombang 2 Meter Hambat Penanganan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Tongkang Nautica 22 yang terdampar di pesisir Kabupaten Pangandaran belum selesai dievakuasi menjelang Minggu, 30 Agustus 2026. Penanganan batu bara di sekitar kapal masih menyesuaikan kondisi laut, sementara BPBD Pangandaran pada Sabtu, 29 Agustus mencatat ketinggian gelombang sekitar 2 meter dan kecepatan arus 1,7 knot.

Foto udara yang direkam pada Jumat, 28 Agustus juga masih memperlihatkan Nautica 22 berada di pesisir Pangandaran. Kapal milik PT Trans Logistik Perkasa tersebut membawa muatan 8.109 ton batu bara ketika mengalami insiden pada Juni lalu.

Evakuasi Tongkang Nautica 22 Menunggu Kondisi Laut

Tim lapangan masih mempertimbangkan tinggi gelombang, arus, dan kondisi pasang surut sebelum melakukan pekerjaan di sekitar Tongkang Nautica 22.

- Advertisement -

Koordinator Lapangan PT Lion Marine Salvage Teguh Boby Alamsyah menjelaskan keselamatan pekerja menjadi pertimbangan dalam menentukan waktu evakuasi. Tim membutuhkan kondisi air surut dan gelombang lebih kecil agar dapat menjangkau lokasi kapal dengan lebih aman.

Penanganan batu bara untuk sementara dilakukan menggunakan perahu dan jaring. Berdasarkan laporan lapangan yang dipublikasikan 28 Agustus, pengangkatan material yang mengendap di sekitar tongkang masih menghasilkan jumlah terbatas karena kondisi gelombang dan arus.

Tim juga mempertimbangkan keberadaan terumbu karang di sekitar lokasi. Pelaksana lapangan menyatakan proses pengangkatan batu bara dan badan kapal diupayakan tidak menambah kerusakan terhadap ekosistem laut.

BPBD Kabupaten Pangandaran dalam laporan pukul 06.00 WIB, Sabtu, mencatat gelombang berada pada kategori sedang dengan ketinggian sekitar 2 meter. Saat itu tidak terdapat peringatan dini cuaca dalam laporan harian tersebut.

Nautica 22 Terdampar Sejak Juni

ANTARA Foto mencatat Tongkang Nautica 22 masih berada di Pantai Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, pada 28 Agustus. Berdasarkan keterangan foto tersebut, kapal telah terdampar sejak 18 Juni 2026 dan hingga pengambilan gambar belum berhasil dievakuasi.

Laporan lapangan lain menyebut kegiatan evakuasi dilakukan dari kawasan perairan di sekitar Pantai Cibenda serta perbatasan Batuhiu-Karangtirta. Perbedaan penyebutan lokasi tersebut berkaitan dengan area pesisir yang digunakan untuk akses dan penanganan kapal.

Sebagian muatan batu bara sebelumnya dilaporkan tumpah ke perairan. Namun, data terbaru yang tersedia belum memberikan angka terverifikasi mengenai berapa ton material yang telah berhasil diangkat maupun jumlah yang masih tersisa.

Karena itu, angka 8.109 ton merujuk pada muatan yang dibawa kapal saat insiden, bukan jumlah batu bara yang dipastikan masih berada di laut saat ini.

Proses penanganan Tongkang Nautica 22 masih akan bergantung pada kondisi gelombang dan pasang surut. Hingga laporan terakhir yang tersedia, belum ada jadwal terverifikasi mengenai kapan badan tongkang dapat sepenuhnya dipindahkan dari pesisir Pangandaran. (NS/AS)

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Nanang Permana Dorong Petani Muda Ciamis Berinovasi, Semangka Berpotensi Hasilkan Rp60 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Budidaya semangka yang dikembangkan petani muda...

Petani Muda Ciamis Sulap Lahan Kering Jadi Kebun Semangka, Potensi Panen 3 Ton

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Lahan kering yang selama ini...

Tabligh Akbar HSN 2026 di Ciamis Hadirkan Ustaz Abdul Somad dan Das’ad Latif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dua penceramah nasional, Prof. KH. Abdul...

Khitanan Massal Tasikmalaya Digelar di RSUD Dewi Sartika, BAZNAS Bantu 25 Peserta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kegiatan khitanan massal Tasikmalaya berlangsung di...

Bantuan Pendidikan Tasikmalaya Capai Rp603 Juta, 739 Mahasiswa dan Santri Jadi Penerima

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Badan Amil...

JAWA BARAT

Majalengka Creative Festival 2026 Masuki Hari Terakhir, UMKM hingga Karya Digital Dipamerkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Majalengka Creative Festival 2026 dijadwalkan memasuki...

Festival Nyawang Bulan Bandung Digelar 24 Oktober 2026, Hadirkan Kuliner Tradisional dan Kesenian Sunda

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Nyawang Bulan Bandung edisi Oktober...

Pawai Jampana Bandung 2026 Digelar Hari Ini, Libatkan 30 Kecamatan dengan Rute 1,3 Kilometer

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pawai Jampana Bandung dijadwalkan berlangsung pada...

Kebakaran Gunung Ciremai Belum Padam Total, Petugas Buat Sekat Bakar dan Siapkan Pemadaman Udara

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Kebakaran Gunung Ciremai di kawasan Taman...

Tangisan Anak Surili di Tengah Karhutla Ciremai, Petugas Selamatkan Primata Langka

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Di tengah kebakaran hutan dan...

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

Olahraga

Kategori Populer