Eks Sekjen MPR Diduga Kutip ‘Uang Assalamualaikum’, KPK Ungkap Modusnya

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Praktik dugaan korupsi di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI kembali menjadi sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus yang diduga digunakan eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR berinisial MC dalam mengendalikan proyek pengadaan barang dan jasa. Tak hanya memanfaatkan kewenangan jabatannya, tersangka juga diduga meminta komitmen fee kepada para rekanan dengan istilah yang tak lazim, yakni “Uang Assalamualaikum”.

Istilah tersebut muncul dalam penjelasan resmi KPK terkait konstruksi perkara yang kini tengah disidik. Penyidik menduga praktik tersebut menjadi salah satu pintu masuk aliran dana dari proyek-proyek pengadaan yang berlangsung selama beberapa tahun.

KPK Ungkap Dugaan Modus Fee Proyek

Menurut KPK, perkara ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR RI pada periode 2016 hingga 2023.

Dalam konstruksi perkara yang dipaparkan penyidik, MC diduga memanfaatkan posisinya sebagai Pengguna Anggaran dengan merangkap jabatan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dengan kewenangan tersebut, tersangka diduga memiliki kendali besar terhadap proses pengadaan berbagai paket pekerjaan.

KPK juga menduga MC menggunakan seorang kepercayaannya yang berinisial Z untuk meminta komitmen fee kepada calon rekanan sebelum proyek dijalankan.

Besaran fee yang diminta disebut mencapai sekitar 10 persen dari nilai proyek dan dikenal dengan istilah “Uang Hangus” atau “Uang Assalamualaikum”.

Dugaan Gratifikasi Mencapai Rp30 Miliar

Selain dugaan penerimaan komitmen fee proyek yang menurut KPK mencapai sekitar Rp7 miliar, penyidik juga mengungkap adanya dugaan penerimaan gratifikasi dengan nilai yang jauh lebih besar yang melibatkan eks sekjen MPR tersebut.

Dalam penjelasan resminya, KPK menyebut nilai dugaan gratifikasi tersebut mencapai sekitar Rp30 miliar.

Dana tersebut diduga disamarkan melalui berbagai cara, mulai dari penggunaan akun trading, rekening atas nama pihak lain (nominee), hingga mekanisme transaksi lainnya yang kini masih didalami penyidik.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan seluruh dugaan tersebut masih merupakan bagian dari proses penyidikan. Penyidik masih terus menelusuri aliran dana, mengumpulkan alat bukti, serta membuka kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

Kasus ini menambah daftar penyidikan dugaan korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa yang ditangani KPK. Lembaga antirasuah itu memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap secara utuh konstruksi perkara dan pertanggungjawaban hukum para pihak yang diduga terlibat. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Kunjung Perpustakaan, Tasikmalaya Buka Bimtek Naskah Lokal 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati Senin,...

Pendaftaran Magang Jepang Tasikmalaya Ditutup 14 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM...

Domba Garut Dikembangkan Jadi Penggerak Ekonomi, 631 Ternak Ikuti Dua Kompetisi

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 631 ternak mengikuti dua kompetisi Domba...

Karhutla Ciamis Capai 34 Kejadian, Terbanyak Kedua di Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Karhutla Ciamis tercatat mencapai 34 kejadian sepanjang...

Kekeringan Priangan Timur, Tiga Daerah Masuk Lima Besar Distribusi Air Bersih Jabar

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Kekeringan Priangan Timur menempatkan Kabupaten Pangandaran, Kabupaten...

JAWA BARAT

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

Olahraga

Popular Categories