KPK Petakan Risiko Korupsi Pemda, Anggaran hingga Aset Masuk Radar

lintaspriangan.comBERITA NASIONAL. Pemerintah daerah bersiap membuka data. Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi membentuk tim gabungan untuk melakukan pemetaan risiko korupsi pemda di seluruh Indonesia.

Bukan hanya kepala daerah yang menjadi sasaran pembinaan. Pimpinan DPRD, sekretaris daerah, pengelola keuangan, aset, pengadaan barang dan jasa hingga pejabat dinas pekerjaan umum, pendidikan, dan kesehatan juga akan dikumpulkan.

Program tersebut akan dilaksanakan melalui kunjungan ke 10 klaster wilayah mulai pekan depan. Klaster Jawa Timur dan Bali dijadwalkan menjadi wilayah pertama yang didatangi.

Jawa Barat masuk Klaster Jawa Bagian Barat bersama DKI Jakarta dan Banten. Namun, jadwal pelaksanaan untuk klaster tersebut belum diumumkan.

Anggaran Tidak Efisien Ikut Diinventarisasi

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Kemendagri dan KPK tidak hanya akan memberikan pembekalan mengenai pencegahan korupsi.

Tim gabungan juga akan memetakan risiko masing-masing daerah, mengevaluasi tata kelola, dan menyusun rencana aksi perbaikan dengan target penyelesaian yang terukur.

Kemendagri bahkan akan memonitor, mendeteksi, dan menginventarisasi anggaran pemerintah daerah yang dinilai tidak efisien agar dapat diperbaiki.

Pernyataan tersebut menjadikan kegiatan ini lebih dari sekadar seminar antikorupsi. Data anggaran, proyek, aset, pengadaan, pelayanan publik, dan pengelolaan pegawai berpotensi menjadi bahan penilaian.

“Kita sangat menekankan agar rekan-rekan kepala daerah belajar dari pengalaman yang sudah ada,” kata Tito dalam konferensi pers bersama Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurut Tito, kasus yang telah ditindak aparat penegak hukum harus menjadi peringatan nyata bagi kepala daerah dan jajarannya untuk memperkuat integritas.

Kepala Daerah hingga Pengelola Proyek Dikumpulkan

Sasaran kegiatan Kemendagri dan KPK mencakup:

  • Kepala dan wakil kepala daerah;
  • Pimpinan DPRD;
  • Sekretaris daerah;
  • Pejabat bidang pekerjaan umum;
  • Pejabat bidang pendidikan dan kesehatan;
  • Pengelola keuangan dan aset;
  • Pengelola pengadaan barang dan jasa;
  • Pejabat manajemen ASN; dan
  • Pengelola pelayanan publik.

Setiap klaster akan memperoleh pembekalan selama dua hari. Pelaksanaannya direncanakan menggunakan kantor gubernur atau kantor dinas di provinsi yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

Sebanyak 10 klaster tersebut meliputi Sumatera bagian utara, tengah, dan selatan; Jawa bagian barat dan tengah; Jawa Timur–Bali; Nusa Tenggara; Kalimantan; Sulawesi; serta Maluku.

Pembagian itu mencakup seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Delapan Titik Rawan Korupsi Pemda

Pemetaan risiko korupsi pemda akan melengkapi instrumen pencegahan yang telah dijalankan melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention atau MCSP.

Instrumen tersebut sebelumnya dikenal sebagai Monitoring Center for Prevention. KPK menggunakan MCSP untuk mengukur efektivitas sistem pencegahan korupsi pada pemerintah daerah.

Delapan area yang menjadi perhatian meliputi:

  1. Perencanaan pembangunan;
  2. Penganggaran APBD;
  3. Pengadaan barang dan jasa;
  4. Pelayanan publik;
  5. Pengawasan oleh APIP atau inspektorat;
  6. Manajemen ASN;
  7. Pengelolaan barang milik daerah; dan
  8. Optimalisasi pajak daerah.

Kemendagri juga menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, pengawasan digital APBD, dan pemantauan rutin terhadap kepala daerah.

Dengan demikian, penilaian tidak hanya bertumpu pada laporan administratif yang disampaikan pemerintah daerah. Sejumlah sistem memungkinkan pola anggaran, proses pengadaan, pengelolaan aset, dan capaian pencegahan dibandingkan serta dievaluasi.

Skor Rendah Bukan Sekadar Angka

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan umumnya berasal dari wilayah dengan skor MCSP dan Survei Penilaian Integritas yang rendah atau rentan.

“Skor ini bukan sekadar angka, melainkan indikasi masih adanya perilaku koruptif atau penyalahgunaan wewenang,” kata Setyo.

Pernyataan tersebut tidak berarti pemerintah daerah dengan skor rendah otomatis sedang diselidiki atau terlibat tindak pidana. Skor tersebut berfungsi sebagai indikator kerentanan yang perlu segera diperbaiki.

Namun, bagi pemerintah daerah, indikator itu tidak dapat lagi diperlakukan sekadar sebagai perlombaan mengunggah dokumen. Nilai yang terlihat baik harus didukung praktik tata kelola yang benar-benar bebas dari konflik kepentingan, manipulasi pengadaan, jual beli jabatan, penyalahgunaan aset, dan kebocoran pendapatan.

Jawa Barat Berada dalam Satu Klaster Pengawasan

Masuknya Jawa Barat dalam Klaster Jawa Bagian Barat membuat seluruh pemerintah kabupaten dan kota di provinsi tersebut menjadi bagian dari agenda pemetaan.

Kepala daerah, DPRD, sekda, inspektorat, badan pengelola keuangan dan aset, serta dinas yang menguasai anggaran besar perlu mempersiapkan data dan rencana perbaikan.

Kegiatan tersebut memang berada dalam ranah pencegahan, bukan operasi penindakan. Namun, titik rawan yang ditemukan dapat menjadi peringatan sebelum persoalan tata kelola berkembang menjadi perkara hukum.

Pesannya sederhana: sebelum KPK mengetuk pintu melalui penindakan, Kemendagri dan KPK kini lebih dahulu memeriksa apakah sistem pencegahan di daerah benar-benar bekerja—atau hanya terlihat rapi di atas kertas. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Turbo Disebut Opsional, Ratusan Driver Maxim Tasikmalaya Tetap Minta Dihapus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim...

KPK Geledah Rumah Guru SMA di Tasikmalaya, Diduga Jadi Pengepul Maba Unsoed

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di...

Sidang Perdana Anggota DPRD Banjar, Terdakwa Bantah Penipuan dan Penggelapan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perkara dugaan penipuan dan penggelapan dana...

FORKAB Garut 2026 Dijadwalkan Dibuka Hari Ini, Enam Olahraga Tradisional Dimainkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. FORKAB Garut 2026 dijadwalkan dibuka di GOR...

Operasi Katarak Digelar di RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya 12 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) menjadwalkan operasi...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories