Relawan Perempuan Prima Berkah Deklarasi untuk Atasi Stunting di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Merespons permasalahan stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kota Tasikmalaya, Relawan Perempuan Prima Berkah (PPB) resmi dideklarasikan di Hotel Santika, Tasikmalaya.

Organisasi yang dipimpin oleh Hj. Tine Yuniati ini bergerak cepat setelah acara deklarasi, dengan menggelar rapat perdana bersama jajaran pengurus di Hotel Mandalawangi.

Dalam rapat tersebut hadir pengusaha nasional di sektor transportasi, H. Amir Mahpud, yang juga bertindak sebagai Dewan Pembina organisasi ini.

Amir Mahpud, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, mengungkapkan betapa pentingnya peran organisasi ini dalam membantu pemerintah, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting di Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur hingga Jawa Barat secara umum.

Dalam sambutannya, H. Amir Mahpud menyatakan bahwa kehadiran relawan ini dapat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan permasalahan stunting.

“Organisasi ini memiliki peran vital dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kesehatan ibu dan anak,” ucapnya.

Ia berharap Relawan PPB bisa menjadi motor penggerak utama dalam menurunkan angka stunting di Kota Tasikmalaya, sembari berjanji untuk memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas relawan tersebut.

Amir Mahpud menegaskan bahwa pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 hanya akan berhasil jika kesehatan ibu hamil, bayi, dan anak-anak terpenuhi dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa kecukupan gizi menjadi faktor utama dalam mencegah stunting, dan tanpa perhatian serius terhadap hal ini, masa depan generasi penerus bangsa bisa terancam.

“Visi Indonesia Emas Tahun 2045 hanya akan tercapai jika ibu hamil dan anak-anak kita terpenuhi kecukupan gizinya dan terhindar dari stunting,” katanya dengan tegas.

Sementara itu, Hj. Tine Yuniati, Ketua Relawan PPB, mengungkapkan motivasinya dalam membentuk organisasi ini. Ia menyatakan bahwa salah satu perhatian utama relawan adalah tingginya angka stunting di wilayah Tasikmalaya.

Menurutnya, ini menjadi alasan utama mengapa relawan dibentuk, agar bisa berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting.

“Kami nanti akan menyusun program bantuan makanan bergizi gratis bagi masyarakat yang terdata memiliki risiko terkena stunting, terutama bagi ibu hamil. Harapannya, agar ibu dan bayinya bisa terhindar dari stunting,” jelas Hj. Tine.

Ia menambahkan bahwa relawan ini akan bekerja berdasarkan data akurat dari dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, serta berkolaborasi dengan kader posyandu di setiap kelurahan.

Tine berharap bahwa langkah sederhana ini bisa membawa berkah dan menjadi kontribusi positif bagi masyarakat. “Semoga langkah kecil kami ini membawa berkah dan menjadi amal kebaikan bagi semua yang peduli terhadap kesehatan masyarakat,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Masalah stunting sendiri menjadi salah satu fokus kebijakan kesehatan di Indonesia, terutama dalam mewujudkan tujuan jangka panjang seperti Visi Indonesia Emas 2045. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, dari masa kehamilan hingga usia dua tahun.

BACA JUGA: Pilkades PAW Desa Banjarsari Memasuki Tahapan Pengundian No Urut

Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan kognitif pada anak serta membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit.

Melalui deklarasi dan langkah-langkah konkret Relawan Perempuan Prima Berkah, diharapkan angka stunting di Tasikmalaya dapat ditekan, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan bebas dari masalah stunting. (AW/lintaspriangan.com)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories