lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kebakaran Kedungwaringin berubah menjadi situasi darurat ketika api membesar di antara tumpukan kayu palet yang mudah terbakar. Kobaran api tidak hanya menghanguskan sejumlah lapak, tetapi juga merembet ke bangunan semi permanen milik warga di sekitarnya.
Insiden yang terjadi di Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu, 15 Juli 2026 sore itu turut melumpuhkan arus kendaraan di Jalan Pantura. Kepadatan terjadi dari kedua arah saat petugas berjuang mendekati lokasi kebakaran yang berada di tepi jalur utama tersebut.
Api Merembet, Delapan Armada Damkar Dikerahkan
Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, menjelaskan bahwa petugas awalnya mengerahkan empat unit mobil pemadam. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat bantuan tambahan harus segera didatangkan.
Armada tambahan berasal dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemkab Bekasi, serta dukungan dari TNI. Total sekitar delapan unit mobil pemadam akhirnya diterjunkan untuk menangani kebakaran Kedungwaringin tersebut.
Tumpukan palet kayu menjadi tantangan besar bagi petugas. Material yang kering dan mudah terbakar membuat api cepat menjalar dari satu titik ke titik lain, termasuk menuju sejumlah rumah semi permanen milik warga.
Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam hingga kobaran utama berhasil dipadamkan. Setelah api terkendali, armada pemadam tetap disiagakan untuk menyisir titik panas dan mencegah munculnya api susulan.
Jumlah pasti lapak maupun bangunan warga yang terdampak belum diumumkan. Petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui luas area terbakar dan kerugian yang ditimbulkan.
Pantura Macet Total
Dampak kebakaran tidak berhenti di kawasan lapak palet. Arus lalu lintas di Jalan Pantura Bekasi sempat mengalami kemacetan parah karena kendaraan menumpuk dari kedua arah.
Lokasi kebakaran yang berada di tepi jalan membuat ruang gerak armada pemadam semakin terbatas. Perjalanan mobil damkar menuju titik api juga terhambat oleh kepadatan kendaraan dan banyaknya warga serta pengendara yang memperlambat laju untuk melihat kebakaran.
Kemacetan tersebut menjadi tantangan tambahan bagi petugas karena setiap menit sangat menentukan dalam mencegah api menjalar lebih luas. Pengendara yang melintasi kawasan Kedungwaringin pun diimbau memberikan ruang bagi kendaraan darurat dan tidak berhenti di sekitar lokasi.
Hingga sekitar pukul 20.15 WIB, sejumlah mobil pemadam masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan. Pada waktu tersebut, arus lalu lintas Pantura Bekasi dilaporkan mulai berangsur normal.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Kedungwaringin ini. Sementara itu, penyebab munculnya api belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
