lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Spanyol samai rekor Italia setelah memperpanjang catatan tidak terkalahkan menjadi 37 pertandingan. Rekor tersebut dipastikan melalui kemenangan 2-0 atas Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB.
Satu pertandingan lagi kini memisahkan La Roja dari sejarah baru. Jika tidak kalah dalam final Piala Dunia 2026, Spanyol akan melewati rekor Italia dan menjadi pemilik tunggal rangkaian tidak terkalahkan terpanjang dalam sepak bola internasional putra.
Rekor Italia Kini Berdiri Bersama Spanyol
Italia mencatatkan 37 pertandingan tanpa kekalahan sejak Oktober 2018 hingga Oktober 2021. Rangkaian tersebut tercipta di bawah asuhan Roberto Mancini dan turut mengantarkan Gli Azzurri menjuarai Piala Eropa 2020.
Ironisnya, tim yang menghentikan rekor Italia saat itu adalah Spanyol. La Roja mengalahkan Italia 2-1 pada semifinal UEFA Nations League, 6 Oktober 2021.
Lima tahun kemudian, Spanyol justru menyamai catatan yang pernah mereka hentikan sendiri.
Rangkaian tidak terkalahkan pasukan Luis de la Fuente dimulai setelah kekalahan terakhir yang dialami pada Maret 2024. Sejak saat itu, Spanyol tidak tersentuh kekalahan dalam pertandingan persahabatan, Piala Eropa, UEFA Nations League hingga Piala Dunia 2026.
Perjalanan tersebut mencakup keberhasilan menjuarai Piala Eropa 2024. Spanyol melewati seluruh pertandingan di turnamen itu dengan kemenangan, termasuk menyingkirkan Jerman, Prancis dan Inggris pada fase gugur.
Konsistensi berlanjut di Piala Dunia 2026. Spanyol mampu mengatasi perubahan lawan, tekanan pertandingan gugur dan kondisi pertandingan berbeda tanpa kehilangan identitas permainan.
Kemenangan atas Prancis menjadi penegasan terbaru. Mikel Oyarzabal membuka keunggulan melalui tendangan penalti pada menit ke-22. Pedro Porro kemudian memastikan kemenangan 2-0 lewat gol pada menit ke-58.
Prancis datang ke semifinal dengan catatan sempurna berupa enam kemenangan dan 16 gol. Namun, lini serang yang diperkuat Kylian Mbappe, Ousmane Dembele dan Michael Olise tidak mampu membongkar pertahanan Spanyol.
Berdasarkan laporan Reuters, Prancis bahkan tidak menghasilkan tembakan tepat sasaran hingga pertandingan melewati menit ke-80.
Kemenangan itu membuat Spanyol samai rekor Italia sekaligus mengantarkan La Roja ke final Piala Dunia pertama sejak menjadi juara pada 2010.
Pertahanan Menjadi Fondasi Rekor Spanyol
Catatan 37 laga tanpa kalah bukan hanya dibangun melalui penguasaan bola. Di Piala Dunia 2026, kekuatan terbesar Spanyol justru terlihat dari kemampuan mereka menjaga gawang.
Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, Spanyol mencatat enam nirbobol. Gawang Unai Simon baru kebobolan satu kali sepanjang turnamen.
Pertahanan tersebut bukan semata-mata hasil kerja empat pemain belakang. Tekanan dimulai dari lini depan, dilanjutkan dengan penguasaan lini tengah oleh Rodri dan Fabian Ruiz. Ketika bola hilang, para pemain segera menutup ruang sebelum lawan sempat membangun serangan.
Pola itu terlihat saat menghadapi Prancis. Spanyol terus menciptakan keunggulan jumlah pemain di lini tengah. Rodri dan Fabian Ruiz dapat mengatur tempo, sedangkan para penyerang Prancis dipaksa turun lebih jauh untuk mendapatkan bola.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menilai kekuatan timnya terletak pada persatuan, kerendahan hati dan kesediaan setiap pemain menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi.
Kini, Spanyol memiliki kesempatan memecahkan rekor pada pertandingan terbesar. Final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Lawan Spanyol ditentukan melalui semifinal Inggris melawan Argentina di Atlanta Stadium, Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Ada satu catatan menarik dalam perhitungan rekor tidak terkalahkan. Jika pertandingan final berakhir imbang hingga perpanjangan waktu, kemudian Spanyol kalah melalui adu penalti, hasil tersebut secara statistik tetap dicatat sebagai seri. Artinya, rekor tidak terkalahkan dapat berlanjut meskipun trofi terlepas.
Namun, La Roja tentu tidak datang ke final hanya untuk mengejar angka. Rekor menjadi indah ketika berjalan berdampingan dengan trofi.
Enam belas tahun setelah Andres Iniesta membawa Spanyol menjadi juara dunia, generasi baru kini berada di depan pintu yang sama. Bedanya, mereka datang sambil membawa 37 pertandingan tanpa kekalahan.
Spanyol samai rekor Italia di semifinal. Pada final nanti, mereka berkesempatan meninggalkan Italia di belakang dan berdiri sendirian di puncak sejarah ( SS/AS )
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
