Ternyata Ini Yang Membuat Kebakaran Los Angeles Sulit Ditanggulangi

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Sepintas, secara logika, harusnya kebakaran Los Angeles tak terlalu sulit dipadamkan. Bagaimana tidak, selama ini Amerika Serikat kerap dianggap sebagai salah satu kiblat dalam bidang infrastruktur publik dan teknologi. Baik SDM maupun teknologi dan sarana-prasarana, seharusnya sudah sangat siap ketika harus berhadapan dengan bencana seperti kebakaran Los Angeles.

Tak hanya pemerintahnya, kesadaran warganya terhadap keamanan pun sudah relatif lebih baik. Salah satu indikator yang paling kentara adalah, rumah-rumah di Amerika Serikat, sudah terbiasa memiliki hydrant (APAR -Alat Pemadam Kebakaran). Mereka juga umumnya pernah mengikuti pelatihan penggunaan APAR. Tentu, ini berbeda dengan rumah-rumah di Indonesia misalnya, yang belum terbiasa memiliki APAR.

Satu lagi, beberapa daerah di Los Angeles yang dilumat Si Jago Merah, itu berlokasi di bibir pantai, daerah yang sebenarnya tak jauh dari material yang bisa memadamkan api, yaitu air. Contoh Kota Pacific Palisades dan Ventura County, dua kota yang aksesnya langsung ke Samudera Pasific. Secara teknis, sumber air yang tak terbatas dalam jarak yang relatif dekat, seharusnya jadi pendukung untuk memadamkan kebakaran Los Angeles. Tapi faktanya, dua kota itu hangus!

Ya, faktanya Los Angeles masih membara hingga hari ini, Kamis (16/01/2025). Sudah lima hari, api masih saja merajalela, memerahkan lahan seluas 40.000 hektar lebih. Tak kurang dari 13 ribu bangunan hangus, dan menelan 24 korban jiwa. Kerugian yang diderita Amerika Serikat detik ini mencapai sekitar $275-300 milyar. Angka ini setara dengan sekitar Rp. 4500-5000 Triliun, jauh di atas jumlah total APBN Indonesia.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat kebakaran Los Angeles begitu sulit dipadamkan? Hasil wawancara dari NPR hari ini berusaha memberikan jawaban yang paling realistis atas pertanyaan tersebut. NPR adalah singkatan dari National Public Radio. Ini RRI-nya Amerika Serikat.

Kata NPR, faktor yang paling membuat api di Los Angeles sulit dikendalikan adalah karena faktor angin. Api menjadi sangat cepat karena angin yang tak biasa. Angin tersebut sangat kencang, sehingga membuat api mustahil dipadamkan. Selain kencang, arah angin ini juga tak berhenti menari, berkelok kesana kemari. Terkadang petugas dan mobil pemadam kebakaran sudah terkonsentrasi untuk menghalau api di satu sisi, karena angin mengarah ke sisi tersebut. Tapi tiba-tiba, anginnya berputar ke arah lain. Tentu saja, mobilisasi petugas dan sarana prasarana tidak akan secepat angin. (Lintas Priangan)

🏆 Tebak Final 2026 • Masih dibuka

Kuis Piala Dunia 2026

Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

⏱️ Deadline: 2026-07-19 23:59:00 WIB 🛡️ Anti duplikat 📊 Ranking otomatis
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Gempa Filipina Makan Korban, 12 Meninggal dan Ratusan Luka

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Gempa Filipina yang mengguncang wilayah Mindanao pada Senin pagi, 8 Juni 2026, mulai memunculkan dampak serius. Laporan terbaru...

Supertega! 45 Domba Kurban Palestina Milik Penggembala di Tepi Barat Dicuri Pemukim Yahudi

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Kabar pilu datang dari Tepi Barat menjelang Idul Adha. Seorang penggembala Palestina harus menelan kenyataan pahit setelah...

Lisa BLACKPINK Isi Lagu Piala Dunia 2026, Labubu Ikut Curi Perhatian

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Nama Lisa BLACKPINK kembali menyeruak ke panggung global. Kali ini bukan hanya karena aksi panggung, gaya fesyen,...

Terbaru

Bupati Ciamis Lepas Kontingen POPWILDA dan PORSENITAS 2026, Titip Sportivitas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Jumat (19/6/2026), terasa...

Nofa Hermawati Dorong Literasi Keuangan Syariah Garut Lewat School of Syariah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mendorong penguatan literasi...

Mantan Warga Binaan Bantu Lapas Kelas IIB Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi kepedulian terhadap warga binaan kembali hadir...

Listrik Padam, Warga Ciamis Jatuh ke Sumur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peristiwa warga Ciamis jatuh ke sumur terjadi...

PTSL Kelurahan Ciamis: 229 Sertifikat Dibagikan Tahap Pertama

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 229 sertifikat tanah Program Pendaftaran Tanah...

Piala Dunia 2026

Quiz Tebak Final Piala Dunia 2026, Total Hadiah Jutaan Rupiah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa sejak...

Prediksi Amerika Serikat vs Australia: Duel Panas Pemburu Puncak Grup D

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Laga Amerika Serikat vs Australia akan menjadi...

Hasil Kanada vs Qatar 6-0: Dua Kartu Merah, Puncak Direbut

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Kanada menggila pada laga kedua Grup B...

Hasil Swiss vs Bosnia 4-1: Kutukan Imbang Pecah Usai Kartu Merah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Swiss vs Bosnia berakhir telak 4-1 untuk...

Hasil Ceko vs Afrika Selatan: Penalti Jadi Penyelamat, Ceko Gigit Jari!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Ceko vs Afrika Selatan di Grup A...

Daerah lainnya

Indikasi Kuat Penyelewengan Anggaran PLN Jawa Barat, Priangan Timur Terlibat?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sejumlah temuan dalam pengelolaan anggaran dan layanan PT...

Wanita Bandung Disekap 3 Tahun, Ditemukan Luka Berat dan Buta

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Kasus wanita Bandung disekap menjadi perhatian publik...

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Perspektif

Popular Categories